MY POSSESSIVE LOVE

MY POSSESSIVE LOVE
Curhat Ambyar



"Aaaaaaaa..." Marsha teriak saat ada binatang terbang ke tubuhnya di toilet kantor Al.


Al pun panik dan langsung menggedor pintu kamar mandi kantornya.


"Yank,,, kamu kenapa? "tanya Al panik sambil menggedor pintu kamar mandinya, saat ia mendorong handle pintunya ternyata tak terkunci. Al pun langsung masuk dan terlihat sang istri masih loncat-loncat sambil memegangi bajunya yang ditempeli kecoa.


" Aaaal iniii aku takuuut... Aaaa! "jerit Marsha saat melihat serangga itu berjalan ke arahnya. Al malah bengong dan menahan tawa saat melihat tingkah sang istri yang ternyata takut kecoa.


" Aaaaal,,, iiih malah bengong ini cepetan ambil! "teriak Marsha. Al pun mendekati sang istri dan mengambil kecoa itu dengan tangannya tanpa rasa jijik. Marsha langsung berlari keluar sambil bergidik ngeri.


Sementara Al masih terkekeh geli sambil mencuci tangannya dengan sabun. Setelah itu Al keluar sambil mengulum bibirnya yang masih ingin tertawa.


"Kenapa sih mukanya kek gitu? Itu yg tadi udah dibuang kan? "ucap Marsha sambil sembunyi di balik sofa.


Al pun tertawa saat melihat istrinya di balik sofa, lalu ia pun menghampiri sang istri sambil menyembunyikan tangannya ke belakang.


Marsha merasa curiga saat Al menyembunyikan tangannya, jangan-jangan kecoanya belum dibuang lagi, pikirnya yang membuat ia memundurkan langkahnya saat Al mendekat.


"Al jan macem-macem deh! "omel Marsha sambil terus memundurkan langkahnya. Al terkekeh dan saat Al merentangkan kedua tangannya ke depan, Marsha refleks berteriak karena ia mengira serangga itu ada ditangan suaminya.


Al pun tertawa sambil memeluk istrinya.


" Udah aku buang sayang! "ucapnya lembut walau masih terkekeh. Sementara Marsha memukul dada suaminya karena kesal.


" Aku baru tau kalo kamu yang galak kek hini takut sama serangga kecil kaya gitu! "ucap Al sambil menggandeng sang istri lalu berjalan ke arah pintu hendak keluar.


Marsha hanya mengerlingkan matanya jengah. Lalu mengambil tasnya dan pergi keluar bersama sang suami hendak pulang.


Saat ini mereka berada di dalam mobil.


" Yank, kita makan dulu yu! "ajak Al sambil tetap fokus mengemudi. Marsha pun mengiyakan karena memang perutnya sudah lapar.


" Kamu mau makan apa, yank? "tanya Al.


" Aku lagi pengen rendang ni, Al. "ucap Marsha sambil tetap menatap pada ponselnya.


" Oke! "ucap Al sambil mengelus rambut istrinya.


Akhirnya mereka sampai di rumah makan padang. Al pun langsung memesan apa yang diinginkan sang istri 2 porsi, karena ia memilih menu yang sama dengan sang istri.


Mereka makan malam bersama tanpa bersuara sampai akhirnya Al memecah keheningan.


"Yank, besok aku sama papah mau ke luar kota, ada hal yang harus diurus disana. "ucap Al sambil menatap sang istri serius. Marsha yang semula masih menunduk langsung menatap sang suami.


" Berapa lama emang, Al? "tanya Marsha sambil menyembunyikan rasa sedihnya. Entah kenapa akhir-akhir ini ia ingin selalu dekat dengan suaminya.


" Cuma 3 hari ko, yank, kamu mau nginep di rumah papah Rahadian apa di rumah? "tanya Al karena ia tahu sang istri sudah lama tidak berkunjung ke rumah orang tuanya setelah lahiran sang kakak.


" Emang boleh? "tanya Marsha antusias.


" Terus mamah sama sapa di rumah? "lanjutnya.


" Katanya kalo kamu mau nginep di rumah mamah kamu, mamah bakalan ikut sama kita, kalo kamu ga lagi banyak tugas aku juga sebenernya pengen ajak kamu, yank. "tutur Al sambil menggenggam tangan istrinya.


" Ya udah kalo gitu, aku nginep di rumah mamah aza dulu, selain jarak ke kampus lebih deket, aku juga kangen sama baby Naura, Al! "ucap Marsha antusias.


" Ya udah, udah beres juga kan makannya, sekarang kita pulang, aku pengen maka kamu! "bisik Al yang mendapat tabokan dari sang istri.


" Malam, mah, pah! "ucap keduanya saat sampai di ruang keluarga.


" Eh kalin baru pulang, makan duku gih, mamah sama papah baru aja beres. "ucap sang mamah sambil tetap melipat baju dan memasukannya ke koper.


" Kami udah makan, pah mah, kalo gitu Al sama Marsha ke atas dulu ya mah! "ucap Al sambil menggandeng sang istri.


Saat sampai di kamar mereka Al langsung menciumi sang istri, hingga membuat Marsha kelabakan.


" Aal, iih ngapain sih, baru juga sampe, cape, mana badan masih lengket gini, aku mau mandi dulu! "gerutu Marsha sambil melepaskan pelukan suaminya. Marsha pun menyimpan tasnya dan mengambil jubah mandi dan handuknya lalu berlalu ke kamar mandi, tapi ternyata Al juga melakukan hal yang sama dan mengikuti sang istri ke kamar mandi.


" Aal... Ngapain! "omel Marsha setengah berteriak karena ia sudah melepas semua pakaiannya. Al pun tak menghiraukan omelan sang istri ia melakukan hal yang sama dan langsung mandi, tapi setelah itu ia mengganggu sang istri sampai membuat Marsha kesal.


" Aku minta jatah malam ini, yank, kan bakal ga ketemu 3 hari lo emang ga kangen gitu! "bisiknya sambil terus memeluk sang istri di dalam bath tub.


" Iih dasar mesuum! "omel Marsha tapi akhirnya mereka melakukannya juga dan dialnjut di kamar mereka.


Keesokan pagi


Al dan sang papah juga mamah sudah bersiap dengan koper mereka masing-masing. Sementara Marsha hanya membawa tas kuliahnya, karena di rumahnyaasih ada baju ganti.


Mereka pun berangkat bersama dan mengantar Marsha dulu ke kampus. Setelah sampai gerbang kampus Marsha pamit dan berpesan pada mereka untuk berhati-hati. Marsha pun mencium tangan mereka satu per satu dan pamit ke kampus.


Al dan orangtuanya berangkat ke luar kota bersama untuk mengurus urusan pekerjaan disana.


"Al, Marsha belum ada tanda-tanda kehamilan gitu? "tanya sang mamah memecah keheningan di dalam mobil.


" Al masih usaha mah! "ucap al santai yang membuat sang papah terkekeh.


" Jangan terlalu diporsir kasian istri kamu, Al, apalagi sekarang ia sibuk banget kuliahnya. "ucap sang papa sambil menepuk pundak semata wayangnya.


Al hanya tersenyum, ia jadi mengingat kejadia n semalam saat menggoda istrinya.


Mereka menempuh jarak sekitar 3 jam untuk sampai ke tujuan.


Di kampus Marsha sudah janjian buat pulang bareng Sita dan yang lain,yang kebetulan mereka juga ada tugas kelompok yang harus dikerjakan besok, sehingga Sita, Resa, dan Ayu memutuskan untuk menginap di rumah Marsha.


Marsha sebelumnya sudah memberitahu orang rumah kalo ia akan datang hari ini dan menginap di sana.


Sekitar jam 4 sore akhirnya mereka bisa pulang dan langsung menuju ke rumah Marsha.


"Eh,, si Diki kenapa sih ko sekarang jadi kalem kaya gitu, biasanya dia pan rusuh? "tanya Marsha saat mereka di dalam di angkot.


" Iya, tau tuh biasanya rame sekarang malah manis kaya gitu ga pantes pokoknya! "timpal Sita.


Sementara Resa dan Ayu hanya saling pandang dan menyikut lengan.


" Lo pada kenapa sih? "tanya Sita.


" Kiriii! "ucap Marsha.


Bersambung....


Hai..hai....aku datang jan bosen ya sama babang Al sama Marsha


Jan lupa like sama komennya... 😘 😘 😘