
Tak terasa tinggal beberapa bulan lagi Marsha akan menghadapi sidang dan wisuda.
Hari ini, hari pertama Marsha UAS, juga hari terakhir pengumpulan tugas yang bejibun.
Al menunggu sang istri di dalam mobil, sambil sesekali membunyikan klaksonnya untuk memanggil sang istri. Marsha saat itu masih berkutat dengan beberap makalah di tangannya sambil menuruni tangga.
Sebelum beranjak keluar Marsha pamit dulu pada kedua orangtuanya dan langsung menghampiri mobil suaminya yang berisik dengan klaksonnya.
"Berisiik,, Al! "omel Marsha sambil menunggu dibukakan pintu oleh suaminya karena kedua tangannya memegang beberapa makalah. Al pun keluar sambil tersenyum melihat istrinya cemberut,lalu membukakan pintu untuknya.
" Berisik tau Al, bukannya bantuin malah bikin rusuh pagi-pagi! "omel Marsha sambil sedikit membanting makalahnya ke belakang mobil.
" Iya, iya jan ngambek dong masih pagi ini, yank! "jawab Al sambil terkekeh.
Al pun melajukan mobilnya menuju kampus sang istri. Tidak ada percakapan diantara mereka sampai akhirnya Marsha memecah keheningan.
" Oya, Al setelah UAS ini aku bakalan KKN, tapi ga tau bakal dapet daerah mana? "ucap Marsha sambil melihat ponselnya ada notif wa disana.
" Bagus dong, biar cepet lulus, yank! "ujar Al sambil mengusap lembut rambut sang istri.
" Iya juga sih, kamu juga biar ga kecapean tiap hari antar jemput aku! "lanjut Marsha.
" Ga papa lah, yank, itu udah kewajiban aku, lagian kantor aku juga kan searah dengan kampus kamu. "bantah Al.
" Oya, satu lagi yank, awas kalo kamu ntar pas KKN tebar pesona! "ancamnya.
" Diiih, apaan dulu juga aku ga tebar pesona, tapi buktinya kamu ngejar-ngejar aku! "celoteh Marsha sambil memalingkan wajahnya ke jendela mobil.
Al pun tertawa mendengar ocehan sang istri, sampai ia mengingat pertama kali ia bertemu dengan istrinya.
" Iya, juga ya kamu dulu tuh cuek, jutek, galak lagi, tapi anehnya aku malah cinta sama kamu, cinta banget malah. "ucap Al sambil menggenggam tangan istrinya, dengan sebelah tangannya.
" Nah itu tahu, terus aku tebar pesonanya dari mana sama kamu?"tanya Marsha penasaran.
Al kembali terkekeh, lalu melepaskan genggaman tangannya dan kembali memegang stir.
"Ya, karena kamu jutek, galak itu yank, jadi aku penasaran, biasanya kalo cewe lain langsung nempel, kamu malah mau jauh dari aku! "ucap Al.
" Abis dulu kamu bikin aku kesel, pertama kali ketemu, kamu nabrak aku, terus ga nolongin lagi malah liatin doang! "ucap Marsha mengingat masa lalunya.
" Iya, iya maaf dulu aku beneran terpesona sama kamu, yank! "ucap Al sambil mendekatkan bibirnya ke kuping sang istri, yang kebetulan saat ini sedang lampu merah.
" Diih, tuh kan kamu, padahal kamu aku marah-marahin! "gerutu Marsha.
" Gini ya sayang, biasanya kalo cewe yang berpapasan sama senior tuh minta kenalan, apalagi sampe tabrakan kek kita dulu, pasti dah ngejar-ngejar, nah kamu bukannya ngejar malah pen dikejar! "cerocos Al sambi terkekeh.
" Aah itu mah seniornya aza yang so kegantengan!"seru Marsha cuek, yang membuat Al makin gemas dibuatnya.
Tak terasa perdebatan mereka sudah mengantarkan mereka di gerbang kamoys Marsha.
"Eh, udah nyampe ya, aku masuk dulu ya, doain biar lancar ujiannya, soalnya juga gampang! "ucap Marsha sambil mencium tangan suaminya. Al pun mengusap kepala istrinya, lalu menjawab" iya", dan sebelum melepas tangan istrinya ia menyempatkan mencium bibir istrinya sekilas.
"Iiih,,, kebiasaan! "omel Marsha sambil beranjak keluar dan tak lupa membawa makalah yang tadi untuk dikumpulkan hari ini. Marsha pun keluar menuju kelasnya, ia sudah ditunggu oleh sahabatnya.
Ujian pun berjalan dengan lancar, apa yang diajarkan Al semua nya ada dalam soal, sehingga Marsha bisa mengerjakan lebih cepat dari yang lain.
Di sisi lain Al dan Aya sedang mengadakan meeting di restoran tak jauh dari kantornya, ini keinginan klien untuk meeting di restoran.
Aya merupakan sekretaris yang cerdas dan cekatan sehingga meeting hari ini berjalan lancar sesuai harapan. Kerja sama antar 2 perusahan terjalin dengan baik.
Marsha sedang berada di kantin bersama sahabatnya, mereka sedang makan siang setelah seharian penat berkutat dengan soal-soal ujian hari ini. Mereka pulang sekitar jam 1 siang jadi setelah makan siang ini mereka langsung pulang.
"Sha, lo ko kayanya gampang banget ngerjain soal-soal tadi, semuanya lo kerjain lebih cepat dari yang laen. "cerocos Sita sambil menyuapkan makanannya ke dalam mulutnya.
" Gue dibantu Al,belajar, Ta, walau kadang males karena belajar sama dia tuh kadang lama, ampe gue males, tapi kalo gue males-malesan soal belajar gue bisa diomelin abis-abisan ama dia. "jelas Marsha sambil meminum jus mangganya.
" Bagus dong, Sha, buktinya lo tadi ngerjainya gampang pan"timpal Resa yang duduk berdampingan dengan Diki sang kekasih.
"Iya juga sih, oya terus lo Ki gimana, masa kalah ama cewe lo! "sahut Arga yang dari tadi hanya menyimak.
" Gampang lah, kita kan sekarang sering belajar bareng, nah lo Arga cepetan deh punya cewe, biar tambah semangat hidup lo! "oceh Diki mulai menggoda Arga, yang dari awal masuk belum ketauan dia jalan sama cewek.
Semetara Ayu hanya terkekeh melihat tingkah sahabatnya. Setelah mereka menghabiskan makannya mereka tetap betah duduk-duduk di kantin, sambil nungguin Al yang akan menjemput Marsha.
Tak berapa lama Al menghampiri mereka, tanpa sepengetahuan Marsha yang membelakanginya.
"Hai, yank, gimana ujiannya lancar kan? "ucap Al tiba-tiba sambil duduk di samping sang istri.
" Eh, Al udah sampe, "ujar Marsha sambil sedikit terlonjak karena kaget.
Al hanya terkekeh sambil mengangguk, melihat ekspresi istrinya.
" Ya udah, udah selesai kan makannya, kita balik sekarang yuk! "ajak Al sambil berdiri. Marsha pun mengambil tasnya dan pamit sama sahabatnya untuk pulang duluan.
Saat mereka di dalam mobil, Al mengajak istrinya untuk ke kantornya dulu, karena ada beberapa pekerjaan yang harus diselesaikan sekarang. Marsha hanya mengangguk mengiyakan.
"Oya., Al maksih ya udah bantuin aku belajar, apa yang kamu ajarin semuanya ada dalam soal tadi, jadi aku bisa mengerjakan semuanya dengan baik. "ucap Marsha antusias.
" Iya, sayang makanya kalo aku nyuruh kamu buat belajar jangan males! "jawab Al sambil mengusak rambut istrinya.
" Kamu udah makan siang, Al? "tanya Marsha.
" Udah tadi bareng Aya sama klien juga sih. "godanya. Sementara Marsha hanya ber oh ria dan kembali fojus pada ponselnya, ada notif novel kesukaan nya sudah up.
Al pun kembali fokus megemudi, semntara Marsha asyik membaca novel sambil terkadang tertawa membaca novel tersebut.
Tanpa terasa mereka telah sampai di kantor Al, lalu mereka bergegas menuju ruangan Al yang ada di lantai paling atas.
Terlihat Aya sedang sibuk dengan laptopnya, Marsha pun menyapa dengan sedikit berteriak.
"Haaai Ayaaa..! "ucap Marsha sambil berdiri di depan meja Aya, sementara Al langsung masuk ke ruangannya.
" Iiih... Sha ngagetin tau! "omel Aya, sambil menggeser kursi di depannya ke samping kursinya dan menepuk kursi itu untuk Marsha duduk.
" Hehhe, abis serius amad sih! "ucap Marsha sambil terkekeh dan duduk di samping Aya.
" Iya,,, nih lagi sibuk, soalnya beberapa hari ke depan, banyak yang menawarkan kerja sama di perusahan laki lo, hebat dia lo, sha! "jelas Aya.
Marsha hanya tersenyum dan mengangguk.
" Semoga lancar dan sukses terus ya, terus yang betah ya kerja dimari, kasian laki gue! "ucap Marsha.
Mereka berbincang cukup lama, sampai suara panggilan dari suaminya terdengar.
" Ntar kita lanjut lagi ya, laki gue manggil, maaf udah ganggu kerja kamu! "ucap Marsha sambil cipika cipiki sama Aya.
Saat Marsha masuk ke ruangan Al, terlihat suaminya berdiri membelakanginya sambil menghadap jendela besar.
" Kenapa Al? "tanya Marsha sambil menghampiri sang suami dan berdiri di sampingnya. Al bukannya menjawab ia malah langsung memeluk tubuh istrinya dari belakang, dan melabuhkan wajahnya di bahu sang istri.
" Hari ini aku seneng banget, yank! "ucap Al sambil mengecup pipi istrinya.
" Kenapa? "tanya Marsha.
" Aku behasil membuat kontrak kerja sama dengan perusahaan yang aku ceritain semalem, yank! "jelasnya.
" Bagus dong kalo gitu, selamet ya Al semoga lancar terus, aku akan terus doain kamu! "ucap Marsha.
" Sebagai hadiahnya, aku ntar minta jatah ya, double! "bisik Al dengan suara parau.
" Iiiih..... Dasar! "
Bersambung....
Hai,, hai....
Happy Reading ya...
Mau nanya nih, cerita nya mau cepet end apa ga nih?
Jan lupa like sama komennya... 😘