
Al memperhatikan istrinya yang masih berdiri di samping ranjangnya, ia tahu istrinya sedikit ragu untuk rebahan. Sampai akhirnya ide jail Al muncul. Dengan tiba-tiba ia menarik istrinya hingga menubruk dada bidangnya.
"Aaaal...! "pekik Marsha sambil memukul dada suaminya. Ia berusaha untuk duduk tapi ditahan oleh Al hingga posisinya Marsha berada diatas Al.
" Kamu mau kemana heh? "ucap Al sambil terus memepererat pelukannya. Al terus menggoda istrinya dengan mengangkat kepalanya dan mendekatkannya pada wajah sang istri. Marsha otomatis menjauh.
" Aaal iih lepasin, engap tau! "omel Marsha.
" Alesan kamu mah biar aku lepasin kamu kan, ga akan! "ucap Al sambil menggulingkan tubuhnya, sekarang posisinya terbalik. Ya kalo udah kaya gitu tau lah selanjutnya.
Kafe Hati
Terlihat beberapa orang sedang menikmati makanan yang mereka pesan.
" Gue kangen beud sama Marsha, lagi ngapain ya dia? "ucap Sita. Ternyata mereka adalah geng ambyarnya Marsha.
" Coba di grup, kali aza sekarang mah nyangkut! "jawab Arga.
Mereka pun membuka ponsel masing2 dan mulai mengetikan sesuatu disana.
Marsha yang saat itu baru selesai mandi memdengar notif di hp nya.
Geng Ambyar
Sita : pengantin baru diem-diem bae.
Arga : iya nih betah amat di kamar kayanya.
Diki : ditunggu ceritanya bep.
Ayu : gue kangen tau sama lo, sha!
Marsha : hadir
Sita : shashaaaaaa.... Sombong banget sih lo!
Marsha : hp gue disita suami gue njirr
Arga : kayanya perang bratayudha berhasil nih
Dika : sapa yang menang, sha?
Marsha : lo kata gue tawuran ampe nanya pemenang
Sita : wkwkwk.... Eh Sha sakit ga?
Marsha : kata sapa sha, beuh pokonya mah.
Diki : Njiir berarti temen gue udah ga perawan
Marsha : sialan
Marsha pun terkekeh saat membaca semua chatan geng ambyar. Tanpa ia sadari Al sudah memperhatikannya sedari tadi.
"Kenapa Yank, senyum-senyum kaya gitu? "tanya Al yang reflek membuat Marsha kaget.
" Iih Al ngagetin tau! "omel Marsha sambil mengelus dadanya untung hpnya ga dilempar.
" Lagian kamu, senyum2 gitu abis chatan ama sapa ayo? "balas Al sambil merangkulkan tangannya ke leher Marsha. Marsha yang saat itu masih memakai jubah mandi, langsung berusaha menghindar dari suaminya. Ia lupa gara-gara keasyikan chat sama geng ambyar. Al yang sadar akan gerakan istrinya malah mengunci tubuh istrinya dan mengangkatnya ke pangkuannya.
"Al ih lepasin aku ganti baju dulu! "rengek Marsha.
" Ngga,,,, udah gini aza biar gampang! "kekehnya dengan muka jail. Al mulai menciumi punggung istrinya. Marsha terus berontak sampai akhirnya mereka terjatuh.
" Aaaaaaaaw..... Njiir pantat gue! "teriak Al. Sementara Marsha yang memang berada di pangkuan Al terjun dengan aman.
" Syukuriiin....!"teriak Marsha sambil langsung berlari mengambil baju dan 0ergi ke kamar mandi.
"Yank... Bantuin dulu ini! "teriak Al.
" Ogah...! "teriak Marsha dari kamar mandi. Karena rumah Al tergolong rumah mewah, jadi setiap kamar memiliki kamar mandi. Sekitar 15 menitan Marsha keluar dari kamar mandi dengan pakain santai, ia hanya mengenakan kaos biru dan celana jeans hitam.
" Cepetan mandi, jan manja deh! "ucap Marsha saat melihat suaminyaasih terduduk di lantai. Al hanya meringis dan bangun dari duduknya. Lalu berjalan menghampiri istrinya yang sedang duduk di meja rias. Marsha anteng saat menempelkan pelembab di wajahnya, tanpa ia ketahui Al sudah ancang-ancang disampingnya, lalu menciumi wajah istrinya dengan gemas.
"Aaaal...! "omel Marsha sambil menjauhkan wajah suaminya dari wajahnya.
" cepetan mandi iih bau tau! "omel Marsha.
" iya bawel..!"jawab Al sambil mengacak rambut istrinya yang sudah tersisir rapi. Al pun berlalu ke kamar mandi. Sementara Marsha merapikan kembali rambutnya yang acak-acakan, kemudian ia pun turun ke bawah untuk menemui mertuanya, yang sedang sibuk di dapur.
Al yang baru beres mandi, kaget saat sang istri tidak ada di rumahnya.
"Yank.. Yank... Kamu dimana? "teriaknya sambil menuruni tangga setelah ia mengganti bajunya dengan warna yang sama dengan sang istri.
" Yaelah Al, istri kamu ga kemana-mana takut amat! "jawab sang mamah yang masih asyik memasak, sementara Marsha merapikan meja makan dan menyajikan makanan yang sudah selesai. Al pun tersenyum dan mencium pipi mamahnya, setelah itu menghampiri istrinya dan melakukan hal yang sama.
" Kalo udah beres kita jalan-jalan bentar yuk! "ucap Al sambil duduk di kursi meja makan memperhatikan istrinya yang sibuk dengan piring-piring berisi makanan.
" kemana? "jawab Marsha.
" Ada deh...pokoknya pasti kamu suka! "jawab Al.
" Oke! "
Tak berapa lama acara masak memasak pun beres. Al dan Marsha pamit pada mamah dan papahnya.
Al melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang. Sekitar 15 menitan mereka sampai di sebuah pasar malam. Ada banyak stand makanan, baju, bahkan permainan juga banyak.
Mereka bergandengan tangan sambil menyusuri setiap stand yang ada, bahkan makanan disini terlihat enak-enak.
"Yank kamu mau main ga? "tanya Al pada sang istri.
" ngga ah,,, kita kesana aza yu! "ajak Marsha sambil menunjuk ke sebuah stand eskrim. Al pun mengangguk dan mengikuti sang istri.
" kamu mau rasa apa, yank? "tanya Marsha.
" samain aza sama kamu! "jawabnya.
" Yaudah, bang eskrim coklatnya 2 ya! "ucap Marsha. Mereka pun menunggu di sebuah bangku yang sudah disediakan disana.
" Yank,,,! "panggil Al.
" Hm! "gumam Marsha.
" Kamu mau honeymoon kemana? "lanjut Al. Yang membuat Marsha menoleh.
" Honeymoon? "
"iya sayang!" jawab Al.
"Tapi kan kita bentar lagi masuk kuliah Al! "jawab Marsha ragu.
" iya sambil ngabisin masa aktif liburan lah, yank! "balasnya.
Marsha pun berpikir sejenak hingga suara abang eskrim memanggilnya.
" Mbak ini eskrimnya! "
" oh ya makasih! "ucap Marsha sambil memberikan satu eskrim untuk suaminya. Al berdiri dan membayar eskrimnya.
Mereka pun asyik melahap eskrim di genggaman masing-masing sampai lupa dengan topik honeymoon yang mereka bahas. Setelah eskrim mereka habis mereka kembali bejalan-jalan menyusuri semua yang ada di pasar malam itu.
"Al aku pen beli makanan itu! "ucap Marsha antusias saat melihat jajanan warna merah dengan tulisan JAJANAN SETAN.
" Ngapain sih yank, noh baca jajanan setan kita itu orang bukan setan! "omel Al sambil bergidik melihat makanan penuh cabe yang sudah pasti pedes banget.
" Iiih bukan maksudnya itu, jajanan pedes, yank! "jawab Marsha.
" Ngga boleh..! "ucap Al tegas sambil menarik istrinya ke tempat lain.
" Iih dasar ngeselin! "omel Marsha sambil mengerucutkan bibirnya.
" Udah deh, yank, jan makan pedes mulu, lagian di rumah kan masih banyak yang tadi kamu beli di minimarket! "jelas Al.
" Iya.. Iya...! "jawab Marsha males. Al pun merangkul istrinya dan mengajaknya ke tempat permainan bom bom car.
" Yu main! "rayunya. Al pun membeli 2 tiket dan mereka pun bermain bom bom car yang kadang Marsha sengaja menabrak ke arah Al. Tak terasa waktu sudah mulai gelap, Al pun mengajak istrinya pulang.
Saat akan memasuki mobil, tiba tiba ada yang berteriak memanggil.
" Alfaaan....! "
Bersambung....
Hai hai boleh dong komennya yang banyakan, biar up nya bisa cepetan juga xixiix