MY POSSESSIVE LOVE

MY POSSESSIVE LOVE
Pingitan



Tak terasa tinggal seminggu lagi menuju hari H pernikahan Alfan Wijaya dan Marsha Adelia. Sekarang mereka harus melakukan ritual pingitan dimana si calon manten ngga boleh ketemu.



"Mah, masa sih Al ngga boleh ketemu Shasha? "rajuknya manja pada sang mamah.



" Ngga boleh Al itu udah tradisi kita, apalgi jaman dulu katanya sampe 40hari tuh ngga boleh ketemu, ni mah timbang singguan doang, terus kamu ngga boleh pergi kemana-mana titik. "tegas sang mamah.



" Busyeet,, sampai 40 hari! "teriak Al kaget. Sang mamah hanya terkekeh melihat tingkah sang anak. Alfan akhirnya menjatuhkan dirinya di sofa dengan malas.




Di rumah Marsha...



" Sha kamu sekarang perawatan gih, luluran gitu biar ntar pas nikah bercahaya! "ucap sang mamah sambil memberikan satu voucher perawatan di salon Mutiara.



" Ngga salah nih mah? Salon ini kan mihil bingits...! "jawab Marsha melongo.



"Iya,, itu dikasih mertua kamu, katanya kamu kamu harus perawatan disana, pelayanannya bagus, terus alat yang dipake juga bagus-bagus. Oya hari ini ya!" lanjut sang mamah sambil beranjak mengambil buah di kulkas.



Marsha hendak beranjak dari duduknya dan hendaak mengganti pakaian di kamarnya.


Saat melangkahkan kakinya ke tangga tiba-tiba mamah berucap



"Oya, kamu dianter Rangga aza, soalnya kamu lagi masa pingitan jadi ngga boleh ketemu dulu sama Al. "teriaknya.


Marsha hanya mengangguk dn tersenyum lebar.



" Akhirnya gue bisa bebas dari cowo gila, sebelum gue jadi bininya"gumamnya.



Tak berapa lama Marsha diantar sama Rangga pake motor Bang Jay, karena sudah 2 minggu Bang Jay dan Kak Tara nginep di rumah mamahnya, selain membantu persiapan pernikahan adiknya, kak Tara juga yang lagi ngidam ngga mau ditinggal sendirian saat sang abang kerja.



Sekitar 20 menitan perjalanan akhirnya Marsha sampai di salon Mutiara yang terlihat megah dengan gedung 2 lantai.


Saat masuk ke salon tersebut Marsha dan Rangga disambut ramah oleh para pegawai disana, apalagi saat Marsha memberikan voucher ke salah satu pegawai bagian resepsionis.



"Oh ini ya, calon mantunya bu Wijaya, mari ikut saya! "ucapnya ramah. Marsha diajak ke sebuah ruangan dan disuruh untuk mengganti pakaian yang telah disediakan, sementara Rangga menunggunya di ruang tunggu sambil memainkan ponselnya.


Marsha dilayani dengan baik, dengan semua fasilitas yang ada di salon tersebut, bahkan semuanya baru selesai setelah 2 jam.



Rangga sampai tertidur di kursi tunggu, dan terbangun saat sang kakak menepuk lengannya membangunkan.



"Woy, Ga, banguuun! "ucap sng kakak sedikit teriak.



" Hmhmm... "gumam Rangga sambil mengucek matanya, dilihatnya sang kakak yang terlihat lebih segar dan fresh telah duduk disampingnya.



" Udah,, kak? "ucap Rangga dengan suara serak khas bangun tidur.



" Udah ayo buruan pulang! "ucap sang kakak.



" Iya bentar ngapa ngumpulin nyawa dulu! "omel sang adik sambil duduk dan mengusap kepalanya.



Akhirnya mereka pulang, dan pamit pada pegawai yang tadi melayani Marsha dengan baik dan ramah.



" Oya mbak, ini titipan dari bu Wijaya, jadi itu buat perawatan di rumah, pake terus ya mbak sampai hari H, dijamin kinclong deh pokoknya!ucapnya sambil tersenyum ramah.



Marsha pun berterimakasih dan langsung pamit.



"Kak ngebaso dulu deh, gue laper! "ucap Rangga saat memakai helmnya.



" Hayu, gue traktir deh! "ucap Marsha. Mereka pu bergegas pergi ke kedai bakso yang terkenal enak di kota itu.



Marsha dan Rangga pun akhirmya menghabiskan hidangan di depan nya hingga Rangga kekenyangan. Lah mo ngga kekenyangan gimana orang dia makan 2 porsi.


Marsha pun membungkus untuk orang rumah.



Dirumah Alfan



Alfan sedang mengotak-ngatik ponselnya, ia kesulitan menghubungi kekasihnya dari tadi.



"Iih kamu kemana sih yank? "gumamnya sambil terus memandangi ponselnya. Dia merindukan gadis galaknya.



" Sehari aza ngga ketemu, tuh rasanya kaya setaun yank, palagi ini sampe seminggu. "ocehnya sambil melihat foto gadisnya yang dijadikan wallpaper hpnya.



Tak berapa lama datang Jak, Randi dan Devan sambil berteriak.




" Ciee calon manten diem2 bae! "ledek Jak sambil duduk disamping Al.



" Berisik lo, gue lagi pingitan ini! "jelas Al lesu.




" Gue ngga boleh ketemu cewe gue. "jelas Al dengan muka memelas.



" Syukuriiin!!! "teriak ketiga temannya. Al melempar bantal sofa ke semua temannya. Semuanya tertawa lepas melihat Al frustasi.



" Yaelah timbang seminggu doang, Al, kan bisa vidio call. "ucap Randi.



" Ntar juga tiap hari lo ketemu bahkan tidur juga bakalan bareng lo. "ledek Devan.



" Betul tuh, oya ntar malam pertama kabarin kita ya! "canda Jak yang malah mendapat toyoran di kening dari ketiga sohibnya.



Al sebenernya terhibur juga dengan kedatangan ketiga temen gesreknya. Bahkan ia lupa kalo wa nya udah dibales sama Marsha.



Kesayangan


Aku abis luluran, Al, lupa hpnya ketinggalan di kamar, tadi dianter Rangga kok. ✅



Al dan sohibnya terus berbincang sampai akhirnya suara perut Jak mendominasi.



"Ada makanan ga sih, gue laper nih! "oceh jak sambil mengusap perutnya yang keroncongan.



Al pun mengajak semua temannya ke meja makan, disana sudah tersedia makan malam yang menggugah selera.



" Kemana bokap, nyokap lo, Al? "tanya Devan heran.


Al hanya menggelengkan kepalanya. Dia memang ngga tau kemana kedua orang tuanya pergi.



" Udah cepetan makan! "ucap Al sambil menyendokan nasi ke piringnya. Mereka pun makan dengan tenang tanpa obrolan sedikit pun hanya suara sendok dan garfu yang kadang beradu dengan piring mereka.



Sekitar jam 10 malam, semua sahabat Al akhirnya pulang setelah puas menggoda calon manten yang katanya lagi dipingit.


Al pun sekarang sudah rebahan di kamarnya, ia melihat ponselnya dan membaca pesan dari gadisnya.



Alfan


Mf yank, tadi ada anak2 jadi aku lupa naro hp dmn? ✅



Kesayangan


Ga papa✅



Alfan


Kita ga boleh ketemu nih, yank, aku kangen banget sama kamu✅



Kesayangan


Namanya juga dipingit, ya ga ketemu lah, ntar juga ketemu lagi✅



Alfan


Emang kamu ga kangen apa sama aku? ✅



Kesayangan


Ga xixixxi, becanda denk kangen lah tapi kan udah harusnya gt, yank✅



Alfan


Awas ya nanti kalo ketemu, aku ga bakal lepasin kamu😘✅



Kesayangan


Dih, apaan sih, udah ah aku ngantuk


Good night✅



Alfan


Have a nice dream mmmmuuuuaaaach😘😘😘✅



Marsha menyimpan ponselnya di meja dekat ranjangnya, ia pun tarik selimut dan mulai terlelap. Karena setelah perawatan tadi badannya terasa relax dan rasa kantuk pun sudah datang sebelum Al membalas pesannya.


Sementara Al masih terjaga dan kepalanya dipenuhi oleh wajah gadisnya yang terus berputar-putar.



"I LOVE YOU MARSHA ADELIA!!!!! "teriaknya tertahan sambil menciumi foto gadisnya di ponselnya.


Al pu berusaha memejamkan matanya dan mulai tertidur dengan ponsel masih digenggam tangannya.




Bersambung.....


Bucin banget ya Babang Al...



Mana donk komen sama likenya... 🙈🙈