MY POSSESSIVE LOVE

MY POSSESSIVE LOVE
Ngabisin Liburan



Saat ini Marsha dan Alfan sedang makan siang di rumah makan padang yang tidak jauh dari rumahnya. Al dan istrinya memakan makan siang mereka dengan sedikit malas. Al masih kesal dengan perkataan tantenya. Sementara Marsha berusaha menyembunyikan rasa sakitnya dengan berusaha tersenyum di hadapan suaminya.


"Al ayo dong makan, katanya mau makan disini! "ucap Marsha sambil menatap suaminya yang terlihat tak berselera pada makanan di hadapannya.


" Oya kan bentar lagi masuk kuliah, kita jalan-jalan yu kemana gitu sambil ngabisin stik liburannya! "lanjutnya antusias. Al menoleh pad sang istri yang terlihat antusias, ia pun tersenyum.


" Ok... Kita jalan kemana enaknya, yank! "jawab Al. Mereka tampak berpikir tempat mana yg akan mereka kunjungi. Sebenarnya Marsha kangen suasana pantai tapi ia enggan mengungkapkn karena lokasinya yang memang jauh.


" Yank gimana kalo ke villa papah aza yang waktu itu? "ucap Al antusias, yang membuat Marsha membuyarkan lamunannya.


" Hah! "reflek Marsha yang malah mendapat sentilan di hidung dari suaminya.


" Malah ngelamun! "omel Al. Marsha yang ketauan malah terkekeh geli melihat suaminya mengomel.


" Iya, iya, maaf! "jawab Marsha sambil mengelus hidung mancungnya yang kena sentil.


" Hari ini aza, yu kita berangkatnya, lumayan kan 3 hari yank disana! "ajak Al sambil beranjak dan diikuti istrinya, lalu mereka membayar tagihannya dan langsung pulang.


Ketika sampai di rumah mereka disambut oleh sang tante dengan muka dibuat seramah mungkin.


" Eh keponakan tante udah pulang! "ucapnya sambil merangkulkan tangannya ke bahu Al. Marsha yang mengikuti suaminya dari belakang hanya tersenyum dan mengangguk, sementara Al langsungenepis tangan sang tante tanpa menjawab sepatah kata pun. Al langsung menarik tanga sang istri dan membawanya ke lantai atas.


"Ayo, yank, cepetan kita beresin baju kita buat bekal kita disana! "ucapnya lembut. Mereka pun masuk ke kamarnya dan mulai mengepak pakaian yang akan dibawa untuk acara dadakan ini. Al dan Marsha juga mengganti baju mereka dengan pakaian yang lebih santai tak lupa mereka mengenakan jaket, karena mereka pasti akan sampai malam hari.


Saat mereka berjalan turun ke bawah dengan satu koper ditarik Al, mamah dan papah Al terlihat heran.


"Kalian mau kemana? "tanya sang papah sambil mengerutkan keningnya heran.


" Kita mau liburan di villa, pah, boleh kan? "ucap Al.


" Tapi bukan karena omongan tante kamu kan Al? "tanya sang mamah khawatir. Marsha dan Al menggeleng.


" Bukan mah, kita kan bentar lagi masuk kuliah, pasti mulai sibuk, jadi kita mau ngabisin waktu libur kita di villa, terus Marsha juga suka pantai mah! "jelas Al panjang lebar. Mamah dan papah pun mengangguk setuju.


" Ya udah kalian hati-hati, baik-baik disana ya, jaga istri kamu, buat bekal disana papah udah transfer ke rekening kamu! "ucap sang papah.


" Anggap aja kalian lagi honeymoon ya, biar mamah cepet gendong cucu! "ucap sang mamah sambil terkekeh.


" Siaaap mah! "jawab Al antusias, sementara Marsha menunduk menyembunyikan pipinya yang mulai merah. Sementara papah juga terkekeh melihat tingakah putra semata wayangnya.


" Ya udah kalo gitu kita pamit ya mah, pah! "ucap Al sambil mencium tangan kedua orang tuanya begitu juga Marsha. Saat Al bersalaman dengan sang papah, ia berbisik.


" awas mainnya yang lembut, Al! "bisik sang papah yang membuat Al terkekeh." siap, pah! "jawabnya.


Waktu perjalanan yang cukup lama membuat Marsha mengantuk, hingga ia ketiduran di mobil,tapi Al tak membangunkan istrinya ia terus melajukan mobilnya agar cepat sampai. Untungnya jalanan agak lenggang jadi perjalanan mereka lancar.


Akhirnya Al sampai di villa sang papah, ia pun membangunkan sang istri dengan mengecup bibir mungilnya. Marsha langsung mengerjap kaget saat ada benda kenyal menyentuh bibirnya.


" Udah sampai sayang, ayo turun! "ajaknya.


" Maaf ya aku ngantuk banget tadi! "ucap Marsha sambil membuka seatbeltnya.


" Ngga papa, yank! "jawab Al sambil mengusak rambut istrinya. Mereka pun turun dan saat sampai depan pintu villa, mereka disambut oleh sepasang suami istri paruh baya, yang sudah bertahun-tahun menjaga villanya.


" Den Al sama non Marsha udah datang, bibi udah siapin makan malemnya den! "ucap Bi Inah dengan sopan.


" terima kasih, Bi, saya mau beresin dulu ini deh ke kamar! "ucap Al sopan yang diangguki istrinya. Mereka pun memasuki kamar yang dulu Al isi, tapi Marsha ngga pernah tau.


" Eh, Al kamar itu kan yang dulu aku pake sama Sita kan? "tanya Marsha saat melhat kamar di sebrang kamarnya.


" Iya. "jawab Al acuh lalu membuka pintu kamarnya. Mereka pun masuk dan langsung membereskan kopernya. Sementara Al merebahkan tubuhnya yang lelah setelah mengemudi cukup lama.


" Sini, yank! "ucap Al sambil menepuk kasur disampingnya.


" emm..aku mandi dulu lah Al, badan aku lengket nih! "ucap Marsha sambil mundur dan berbalik ke arah kamar mandi. Al terkekeh melihat tingkah istrinya yang masih tetep aza malu kalo digoda kaya gitu. Sementara Marsha merutuki dirinya saat ia telah selesai mandi, handuk dan jubah mandinya tertinggal di luar, sementara di kamar mandi juga tidak ada handuk cadangan.


"Aal...! "panggil Marsha hati-hati. Al yang sedang memainkan ponselnya bangkit dan menghampiri pintu kamar mandi. Marsha kembali memanggilnya, Al sengaja diam saja saat istrinya memanggil - manggil namanya.


" Apa Al keluar ya atau dia tidur? "gumam Marsha dibalik pintu yang terdengar oleh Al. Al terkekeh pelan mendengar gumaman sang istri, lalu tiba-tiba pintu kamar mandi terbuka sedikit, Marsha mengeluarkan kepalanya, untuk melihat sekeliling. Sementara Al bersembunyi di balik tembok sebelah pintu. Saat Marsha mengendap dan melangkahkan satu kakinya yang telanjang, Al benar-benar menahan nafasnya, karena ia baru kali melihat tubuh istrinya secara jelas, Marsha berjalan tanpa sehelai benang pun, ia mengira suaminya ada diluar padahal ia sedang memandang istrinya dari belakang dengan takjub.


Marsha pun berhasil membawa handuk dan memakainya, saat ia membalikan tubuhnya, tampak suaminya sedang tersenyum mesum padanya sambil berjalan maju mendekati sang istri.


"Al.. Ngapain disini? "pekik Marsha sambil mengeratkan handuknya. Al bukannya menjawab, ia malah langsung memeluk dan menciumi sang istri dengan hasrat yang menggebu.


" Kamu mau menggodaku ya, yank! "bisiknya parau saat Al sudah memerangkap istrinya di bawah tubuhnya.


" Ngga iih, kamu mah, aku tadi panggil-panggil kenapa ngga jawab, aku cuma mau minta tolong ambilin handuk! "jelas Marsha sambil menahan dada sang suami.


" Kita kesini kan sambil honeymoon, yank, udah sekarang aza! "bisik Al lagi.


" Tapi--"ucapan Marsha langsung terpotong, karena Al langsung melahap bibir mungil istrinya,dengan lembut dan penuh hasrat.


Akhirnya mereka kembali mandi dan baru setelah itu makan malam, karena kegiatan mereka cukup menguras tenaga.


Sekarang mereka berada di ruang tivi, mereka menonton tayangan yang cukup menghibur, bahkan bibi Inah dan Mang Diman pun ikut bergabung bersama mereka. Al dan Marsha tidak pernah menjaga jarak dengan siapa pun, semua yang bekerja di rumahnya adalah keluarganya.


"Besok kita jalan-jalan ke pantai ya, Al! "ucap Marsha antusias.


" Boleh yank, kemana pun kamu mau aku turutin, asal jatah aku malam ini tambah ya! "bisiknya yang mendapat cubitan langsung dari sang istri.


Bersambung....


Happy reading..... 😘