Mr. Cha, wait me!

Mr. Cha, wait me!
cincin berlian merah dari langit



di dalam sebuh kota yang padat pendududk. di sebuah jalan di tengah kota ada seorang gadis yang terlihat sedang tidak bersemangat, berjalan dengan lemas dan selalu menunduk. banyak oramg lalu lalang di jalan itu dan hampir semua memperhatikan dia. tapi setelah dia tiba di bangku panjang sebuah taman, dia duduk dan banyak menggerutu di sana.


" sial banget hari ini, kerja baru seminggu udah dipecat aja. padahal g nglakuin kesalahan apapun. huhuhuuuu."


dia hanya menunduk dan merengek.


tiba - tiba dari atas ada sebuah benda jatuh yang berkilauan dan jatuhnya tepat ditangan gadis itu.


" auw, siapa nih yang nimpuk?" sambil clingak clinguk mencari-cari orang di sekitarnya. " nggak ada orang kayaknya." kemudaian dia memperhatikan tangannya yang kesakitan tadi.


" apaan nih di tangan gue, silau banget?"


" kayak berlian tapi punya siapa ya. di sini gak ada orang kecuali gue. dibawa aja deh, besok baru cari pemiliknya." pergi meninggalkan taman untuk pulang. dengan masih menggerutu di sepanjang jalan.


sesampainya dirumah dia langsung mandi dan melaksanakan kewajibannya. dengan piama yang longgar dan sweter kesayangannya dan tak lupa pula jilbab yang hampir tidak pernah lepas dari kepalanya.


" mending sekarang aku tidur, dan lupain semua masalah. oke. assalamualaikum diriku."


dalam tidur gadis itu memimpikan hal yang sangat aneh. bertemu dengan keluarga yang kurang harmonis. tapi bukan orang dari negaranya melainkan dari negara lain.


dia adalah NAFISYA ABRAHAM. seorang gadis cantik yang hidup sendiri tanpa adanya orang tua. juga tanpa teman. kehidupan dia yang selalu dipenuhi dengan masalah membuat dia semakin kuat meskipun kadang harus menggerutu tidak jelas. tapi dia adalah wanita yang kuat. menjadi yatim piatu bukanlah hal yang mudah untuk seorang FISYA. dia kehilangan ayah dan ibunya saat dia baru lulus SMA. dalam sebuah kecelakaan yang mengerikan itu yang merenggut kedua orang tua Fisya. Fisya harus berjuang untuk bisa menghidupi dirinya sendiri. dan akan membuat orang tuanya bangga disana.


dalam mimpinya Fisya melihat seorang anak kecil yang sedang duduk sendiri dengan wajah yang muram. Fisya mendekati anak tersebut dan mulai bertanya sesuatu.


" hai adik kecil kenapa kamu bersedih?"


" kenapa anak itu lari ya?ya sudahlah, mungkin dia mau pulang."


Fisya mulai memperhatikan sekitanya.


" eh, ini dimana ya, kok aku belum pernah lihat taman ini. dan tulisan di papan itu kayak bukan tulisan Indonesia. tempat apa ini ya? dimana ini?"


tiba- tiba Fisya melihat ada mobil yang sedang berjalan ke arahnya. mobil itu berhenti tepat didepan Fisya. ada seseorang bertopeng yang keluar dari mobil. dan memberikan sebuah surat buat Fisya. Fisya membuka surat itu dan membacanya.


*untuk kamu yang menerima cincin berlian merah itu. kamu harus dikirim ketempat yang jauh dari rumahmu untuk melakukan sebuah misi. misi itu adalah membuat anak kecil yang kamu temui tadi merasakan kehangatan dan kasih sayang seorang ibu. dan harus membuat keluarga anak itu menjadi harmonis. ada 3 syarat yang harus kamu jaga.


**1. kamu memiliki 3 nyawa untuk tetap bertahan di kehidupan anak itu.



kalu kamu kehilangan semua nyawa tersebut saat kamu belum selesai melaksanakan tugasmu maka kamu akan langsung menghilang. dan membuat anak tersebut semakin terpuruk.


kalau kamu berhasil melaksanakan tugasmu dan kemudian ke tiga nyawamu habis, maka akan ada salah satu dari anggota keluarga tersebut yang akan mengingat wajah dan pengorbananmu untuk keluarganya***.



"apa ini?..." mobil itu sudah hilang saat Fisya akan meminta penjelasan.