
"Mamah,kapan Mamah datang?"tanya William menghampiri sang ibu yang saat ini tengah menatap tajam padanya.
William menyalami wanita paruh baya itu dengan takzim lalu di ikuti oleh Viona.Meski Viona sendiri masih belum tahu siapa wanita paruh baya itu.
Namun dari nama panggilan yang disematkan oleh William,kemungkinan wanita paruh baya itu adalah wanita yang sudah melahirkan suaminya alias ibu mertuanya
"Bisa jelaskan,ada apa ini William?"jawab nyonya Anderson yang berbalik bertanya pada putranya itu.
"William akan menjelaskan semuanya Mah,Mamah tenang dulu ya."jawab William mencoba menenangkan sang Mamah saat melihat raut wajah sang ibu yang sudah tampak menahan amarahnya.
"By,aku bawa Wilona kekamar dulu ya,ayo sayang.Kita mandi dulu ya,habis itu kita makan bersama."ucap Viona meminta ijin pasa suaminya untuk membawa putri mereka agar tidak mendengarkan apa yang akan orang dewasa bicarakan.
"Iya sayang,"
"Pamit dulu ke Oma sayang,kalau Wilona mau mandi dulu."ucap William pada putrinya.
"Baik Ayah,Oma,Wilo pamit mandi dulu ya.Nanti kita main lagi kalau Wilo sudah selesai mandi dan makan malam."
"Iya sayang,nanti kita juga bobok sama sama ya,Oma akan menginap disini.Oma mau nemenin cucu Oma bermain sampai bobok,"
"Hore,,,Oma memang yang terbaik."seru gadis kecil itu dengan begitu riang nya.
"Pe_permisi,kami ijin kekamar dulu,"pamit Viona yang merasa begitu canggung.
"Hhmmm,"jawab wanita paruh baya itu tanpa mau melihat ke arahnya dan...
Deg....
Seketika jantung Viona berdetak tidak karuan saat mendapatkan respon kurang ramah dari wanita paruh baya itu.
Bukan hanya Viona,namun William juga merasakan hal yang sama.Melihat respon sang Mamah,William pun langsung menatap sang istri yang saat ini tengah berlalu pergi dengan wajah yang tampak sedih.
"Duduk dan jelaskan semuanya,"titah nyonya Anderson pada putranya itu.
"Siapa dia?"
"Namanya Viona,dia istriku dan ibu dari anakku Wilona,"
"Lalu bagaimana dengan Kanaya?apa yang terjadi pada hubungan kalian?kenapa tiba tiba ada wanita itu didalam hidup kamu?apa dia merayu kamu hingga kamu tega meninggalkan Kanaya yang jelas jelas sudah lama menjadi kekasihmu?"
"Tidak Mah,bukan seperti itu ceritanya."
"Lalu,apa yang terjadi?"
"Maafkan William Mah,William melakukan kesalahan pada Viona yang mengharuskan William harus bertanggung jawab padanya."
"Maksud kamu,apa?"
Setelah menghela nafas panjang,William pun mulai menceritakan kisah bagaimana dirinya harus berhubungan dengan gadis bernama Viona.
Bagaimana dulu dirinya yang telah banyak menorehkan luka dihati gadis itu namun dengan lapang dada Viona menerima William kembali.
Dan memberikan kesempatan untuk William bertanggung jawab sebagai suami dan ayah.
...****************...
Mohon maaf jika beberapa hari kedepan Author agak lambat update.Selain masih suasana awal Ramadhan,Author juga saat ini Othor tengah menemani anak anak liburan dikampung halaman.
Othor akan usahkan up namun jika Othor tidak sempat,mohon dimaklumi ya.Namun Othor akan selalu berusaha supaya bisa up minimal 1 bab/hari.
Othor akan kembali aktif dihari selasa nanti ya,semoga masih setia menunggu 🤗🤗🤗
Segenap keluarga besar Author Triyani,mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa bagi yang menjalankan nya dan semoga diberi kelancaran dalam menjalankan ibadah puasanya sampai di hari yang fitri nanti,Aamiin. 🤲🤲🤲