Love After Divorce

Love After Divorce
Delapan Puluh Lima



"Kalau memang dia istri Dokter,kenapa selama ini Dokter selalu terlihat sendiri?bahkan Dokter tidak pernah mengatakan jika Dokter sudah menikah,"seru seseorang yang tentu saja kini menjadi pusat perhatian semua orang yang ada disana.


Termasuk suami istri itu sendiri,namun Viona menanggapi semua ini dengan senyum nyanyang khas.


"Maaf ya,selama ini saya bertugas diluar daerah dan didesa terpencil.Agak susah sinyal jadi mohon di maklumi jika selama ini Dokter William selalu terlihat sendiri."jelas Viona tetap menampilkan senyum manisnya.


"Lagi pula,aku tidak menjelaskan nya karena memang tidak ada yang bertanya?aku juga bukan orang yang tidak punya pekerjaan hingga bisa menjelaskan secara detail bagaimana statusku."sambung William hingga membuat Tia,gadis yang tadi bersuara itu semakin dibuat kesal hingga pergi begitu saja sambil mencebik.


"Baiklah,gunakan waktu istirahat kalian dengan baik.Kami pergi dulu ya,"lanjut William menggandeng oujaan hatinya itu beranjak dari sana.


"Baik Dokter,"jawab para dokter koas dan juga suster secara bersamaan.


Kedua pasutri itu pun meninggalkan tempat yang masih menyisakan keterkajutan mereka mendapati fakta kalau dokter yang selama ini mereka kita masih sendiri itu ternyata sudah memiliki istri dan anak.


🌸🌸🌸


"Sepertinya kamu memiliki banyak penggemar By,"ucap Viona saat keduanya tengah duduk disalah satu meja yang ada dikantin rumah sakit.


"Jangan bilang kalau istriku ini sedang cemburu?duh bisa bisapengen cepat pulang loh kalau benar begitu,"goda William membuat wajah Viona merona.


"Apa sih,nggak jelas."cebik Viona memalingkan wajahnya yang kini sudah memerah.


"Cieee,yang merona.Gemes banget sih."ucap William mencubit kedua pipi Viona dengan gemasnya.


"Dokter Vivi?"


Seketika pergerakan William pun terhenti saat mendengar seseorang tengah menyapa Viona.


"Dokter Dimas?"seru keduanya secara bersamaan.


Lalu dengan kompak keduanya juga saling melirik dan bertatapan dengan dahi yang mengerut.


"Wah kebetulan,mau makan siang ya?boleh gabung?"ujar pria jangkung dan tampan itu.


"Boleh Dok,silahkan."jawab Viona ramah dan hal itu membuat seseorang yang duduk disebrang nya memasang muka masam.


"Wah terima kasih Dokter Vivi.Bagaimana hari pertama kerja disini?semoga tidak membosankan dan para rekan kerja nya juga bisa buat Dokter Vivi betah ya,"lanjut nya berakrab akrab ria dan hal itu semakin membuat William menekuk wajahnya.


"Saya baru tahu kalau Dokter Vivi dan Doktr William saling kenal?kalian satu kampus atau bagaimana?"tanya nya supr kepo.


"Tidak Dokter,kami tidak satu kampus namun kami satu rumah,satu kamar dan satu tempat tidur Dokter.Jadi sudah pasti kami saling mengenal."jawab William absurd.


Jengkel rasanya saat ada seorang pria berakrab diri dengan istrinya.Niat hati makan siang bersama ambyar sudah.


Dan kini giliran Dokter Dimas yang mengerutkan dahinya,karena jawaban William yang agak sulit dicerna oleh nya.


"Maksud Dokter William,bagaimana ya?"tanya Dokter Dimas lagi demi memastikan jika dirinya tidak salah dengar.


"Dokter Viona ini istri saya Dokter,jadi sudah dipastikan jika kami saling mengenal.Bahkan kami tahu betul bagaimana anatomi dari diri kami masing masing."jelas William yang membuat mata Viona membulat sempurna.


Sedangkan dokter Dimas hanya bisa berdehem beberapa kali saat menyadari apa yang dimaksud oleh rekan kerja nya itu.


"Eheeemm,eheemm.Baik saya mengerti,jadi Ayah nya baby Wilona itu dokter William.Pantas saya merasa tidak asing saat melihat wajah mungil putri kalian,ternyata benar mirip ayah nya ya,"jawab dokter Dimas menutupi rasa kecewanya mendapati fakta baru tentang VIona.