
3 bulan kemudian...
"Selamat pagi,"sapa William begitu membuka matanya sudah melihat wajah cantik sang istri yang juga baru membuka matanya.
"Pagi juga By,"jawab Viona semakin mengeratkan pelukan nya ditubuh William dibalas dengan satu kecupan dikening Viona oleh William.
"Jam berapa nanti cek kandungan nya,hhmm?"tanya William sembari mengusap lembut perut Viona yang kini sudah membuncit dengan sempurna.
"Nanti By,sekitar jam 10 pagi.Jika sibuk,aku bisa sendiri kok."
"Tidak,aku sengaja ambil libur agar bisa menemani.Bulan kemarin aku sudah melewatkan nya,tapi kali ini aku tidak mau lagi ketinggalan dan ingin melihat langsung bagaimana perkembangan anak kita ini,"
"Baiklah,aku akan senang jika begitu."
Keduanya pun kembali saling mengeratkan pelukan masing masing.Suasana pagi hari yang dingin membuat keduanya enggan beranjak dan masih betah bergelung didalam selimut dengan saling memeluk.
Usia kandungan Viona kini sudah memasuki usia 7 bulan dan tentu saja perutnya itu kini sudah membesar.
Bahkan perut itu kini sudah mulai bereaksi jika tangan kekar sang ayah tengah menyapa nya dan akan dibalas oleh tendangan tendangan kecil yang membuat William semakin bersemangat pulang saat jam kerja nya selesai.
Tiga bulan sudah keduanya tidur bersama,bahkan kini baik William dan Viona sendiri sudah sama sama mulai berani berinteraksi lebih dekat dan mesra.
Dengan saling memeluk satu sama lain,bahkan tidak jarang William menciumi kening sang istri untuk mencurahkan perasaan nya saat ini.
Meski begitu,keduanya hanya mampu melakukan sebatas pelukan saja dan tidak pernah berani melakukan hal lebih meski sama sama menginginkan.
Jujur,di usia mereka saat ini kedunya sama sama paham dengan kebutuhan biologis itu,namun mengawali pernikahan yang kerap di isi dengan saling bertikai dan perbedatan sengit membuat William dan Viona sama sama enggan memulai hal itu.
Bagi keduanya,bisa saling memeluk saat tidur saja sudah lebih dari cukup.
...*****...
Siang itu,tepat jam 10.
Viona datang dengan ditemani oleh William ke klinik Dokter Widi.Disana pasangan pasutri itu disambut baik oleh sang Dokter yang selama ini menjadi pendamping dan tempat konsultasi keduanya mengenai seputar kehamilan dan bayi.
"Selamat siang Dok,"sapa Viona ramah seperti biasanya.
"Selamat siang Ibu Vio,wih sekarang di kawal ya?kemarin kemana Pak?kok sampai membiarkan istrinya periksa sendirian?"tanya Dokter Widi saat melihat William ikut masuk kesana.
"Kemarin ada pasien darurat,makanya nggak bisa menemani.Ini,kan diganti sama hari ini,"jawab william ikut duduk disamping Viona.
Dokter Widi pun mulai melakukan pemeriksaannya.Mulai dari menimbang berat badan,tensi darah lalu selanjutkan kembali lagi ke mesih USG.
Sebuah alat dimana mereka semua bisa melihat bagaimana keadaan bayi yang kini masih ada didalam rahim Viona,lewat sebuah layar monitor.
Dengan saling berpegangan tangan,keduanya menunggu dengan antusias hingga layar itu kembali memperlihatkan gambar sang anak.
"Halo anak Ayah dan Ibu,dijengukin Ayah dan Ibu lagi nih.Kalian lihat?anak kalian tumbuh dengan baik dan sehat,berat badan nya juga sudah sesuai dengan usianya saat ini,semoga sehat selalu sampai dua bulan kedepan ya."
"Aamiin Dokter,terima kasih."
"Apa kalian masih sering melakukannya?"tanya Dokter Widi tiba tiba yang membuat keduanya kaget dan bingung.
"Me_melakukan apa Dok?"tanya balik Viona dengan raut wajah yang bingung.
"Kunjunganlah,memang apa lagi?sebenarnya hal itu cukup bagus kok selama keadaan istri sehat dan kehamilan nya juga baik baik saja,namun untuk usia kehamilan saat tolong jangan terlalu sering ya dan hindari segala bentuk manipulasi pada ****** payudara ya (misal ditarik-tarik, dihisap, dan sebagainya.).
Karena hal itu bisa merangsang hormon oksitosin yang dapat menimbulkan kontraksi rahim sebelum waktunya.
Jadi,usahakan selama proses foreplay sampai dengan penyatuan,tolong hindari dulu area dada biar lebih aman untuk kandungan nya ini.
Hal ini ditujukan terutama untuk kamu Will,bersabar sedikit dulu ya,tahan,jangan sampai melakukan apa yang harusnya kalian hindari selama sisa kehamilan ini.
Setelah bayi ini lahir dan selesai masa nifas kamu boleh kembali mengeksplorasi seluruh tubuh istrimu ini lagi,mengerti?"jelas Dokter Widi panjang lebar membuat Viona mengerti kemana arah pembicaraan mereka saat ini.
"Me_mengerti Dok,"jawab Viona kikuk.
Sementara William sendiri,terus saja berdehem demi menetralkan hati dan perasaan nya yang kini mulai memanas.
...****************...
"*Yukkk angkat tangannya,siapa saja nih yang mau dibuatkan part unboxing nya Viona,William??ditunggu dikolom komentar ya..."
Bagi yang nunggu Viona pergi,,,mhon bersabar ya.Setelah masa indah ini pasti akan ada badai itu,tapi saat ini mari kita nikmati masa masa indah mereka dulu ya...
Sebelum semua kembali naik darah dan menangis semalam karena kisah mereka...Selamat membaca. 🤗🤗🥰🥰🥰*
...****************...
...Jangan lupa tinggalkan jejak ya,like,komen dan subscribe...Biar Othor lebih semangat lagi,terima kasih 🥰🥰🥰 love sekebon untuk kalian ♥️♥️♥️*...