
Viona menatap datar dan dingin ke arah William yang saat ini tengah mencekal pergelangan tangannya.
Perlahan Viona mulai melepaskan cekalan tangan William ditangan nya lalu melirik ke arah Kanaya yang berdiri tidak jauh dari William lalu beralih menatap William.
Dan tanpa kata lagi,Viona pun langsung masuk kedalam kamar nya lalu menutup pintu kamar itu dengan cukup keras hingga membuat William dan juga Kanaya terlonjak kaget.
"Cih,benar benar menyebalkan.Sudah seperti nyonya rumah saja.Kenapa sih tidak biarkan dia pergi saja atau suruh dia tinggal di apartemen nya,sungguh tidak sopan hanya sekedar numpang juga,belagu.Bertingkah seperti nyonya rumah."gerutu Kanaya yang entah kenapa,itu membuat William semakin kesal pada mantan kekasihnya itu.
William pun langsung berbalik dan berjalan ke arah Kanaya lalu mengatakan kata kata yang cukup membuat Kanaya tercengang.
"Bukan kah yang seharusnya pergi itu kamu Nay?pergilah,aku ingin istirahat dengan tenang."ucap William yang seketika membuat Kanaya membulatkan matanya dengan sempurna.
Bahkan tanpa menoleh lagi,William meninggalkan nya begitu saja dan kembali masuk kedalam kamarnya lalu mengunci kamar itu.
Sementara Kanaya sendiri masih berdiri mematung ditempatnya.Kanaya masih belum bisa percaya jika William akan bersikap kasar seperti tadi.
"Non Viona memang nyonya rumah dirumah ini Non,wanita yang sudah sah dipersunting oleh Den William secara hukum dan agama.Jadi wajar saja jika Non Viona bersikap seperti itu.Memangnya ada ya,seorang istri akan bersikap senang dan beramah tamah pada wanita yang mendatangi suaminya bahkan disaat dirinya tidak ada?saya rasa tidak ada tuh istri yang seperti itu.Mari Non,saya antar sampai pintu depan,"ujar Bi Sari cukup menohok dan membuat Kanaya semakin kesal.
Bi Sari sejak awal memang sudah berada tidak jauh dari tempat dimana Viona dan William berada.Bi Sari yang takut kejadian malam kemarin terulang kembali langsung mengikuti Viona begitu gadis itu masuk kedalam untuk masuk kedalam kamarnya
Bi Sari begitu takut kejadian dimana William memperlakukan Viona dengan kasar,bahkan William dengan teganya membanting tubuh Viona tanpa memikirkan keadaan Viona yang tengah hamil muda yang masih rawan itu terulang kembali.
Maka dari itu,Bi Sari pun mengikuti Viona dan benar saja,William kembali mencengkram tangan gadis itu namun tidak mengulang perlakuan kasarnya.
Entah apa yang membuat pria itu melunak,hingga membiarkan saja Viona masuk kedalam kamarnya tanpa drama seperti sebelumnya.
"Nggak usah belagu deh,pembantu juga.Ingat ya,jika aku sudah menikah dengan William,aku akan pastikan jika kamu tidak akan bisa bekerja lagi disini."jawab Kanaya dengan nada kesalnya sembari melangkah maju meninggalkan rumah mantan kekasihnya itu.
"Baik Non,saya tunggu pemecatan saya nya dengan senang hati,"jawab Bi Sari dengan cukup tenang.Bi Sari sendiri terlihat cukup puas dengan apa yang William lakukan pada Kanaya saat ini.
... *****...
"Loh Vi,kenapa kamu tiba tiba ambil cuti?tanggung banget,lagi koas loh kita,"ucap Alex yang saat ini menjadi rekan bertugas dengan Viona.
"Aku masih mempertimbangkan untuk ikut sama Ayah dan Bunda,dan ada kemungkinan untuk lanjut disana.Untuk itu,aku akan ambil cuti dulu sebelum memutuskan."jawab Viona tentu saja dengan berbohong.
"memang tidak bisa ya lanjut saja disini?"
"Maunya sih,tapi Bunda sama Ayah sudah memutuskan untuk menetap disana.Dan tentu saja aku harus ikut."
"Yah,kita pisah dong.Memang Ayah dan Bundamu mau pindah kemana sih?sampai sampai kamu harus ikut?"
"Shanghai China.Perusahan cabang yang Ayah dirikan disana berkembang dengan pesat dan cukup bagus.Maka dari itu,Ayah memutuskan untuk menetap disana dan itulah kenapa aku harus ikut kesana."
Deg...
Seketika tubuh seseorang yang sedari tadi menguping pembicaraan antara Viona dan Alex mematung ditempatnya.
Dadanya bergemuruh mendengar penuturan dari gadis itu.Dimana dia mengatakan akan pergi meninggalkan tanah air.
Dengan perasaan yang berkecamuk didalam dadanya,orang itu pergi meninggalkan tempat dimana Viona dan juga Alex tengah berbincang hangat membicarakan rencana apa yang akan Viona lakukan.
...*****...
"Sudah selesai?ayo kita pulang."
Seketika Viona dibuat kaget oleh kedatangan William yang saat ini sudah berdiri didepan nya dan mengajaknya untuk pulang.
Padahal sepengetahuan Viona,William saat ini tidak memiliki jadwal bertugas dirumah sakit,alis tengah off.
Namun,entah ada angin apa tiba tiba saja pria itu ada didepan Viona dan mengajaknya pulang bersama.
...****************...
...Jangan lupa tinggalkan jejak ya,like,komen dan subscribe...Biar Othor lebih semangat lagi,terima kasih 🥰🥰🥰 love sekebon untuk kalian ♥️♥️♥️*...