
"Maafkan saya Om,Tante.Maafkan atas perbuatan bejat saya.Sayalah ayah dari janin itu."
Jleedderrr
Kembali semua orang yang ada disana dibuat shock dengan pengakuan dari william.Seketika Viona memjamkan matanya dan menunduk saat William mengakui kesalahan nya didepan kedua orang tua Viona dan juga Didepan kedua orang tua Kanaya.
"Sayang,kenapa kamu lakukan itu?"tanya Kanaya menatap tak percaya pada pria yang sudah lima tahun ini menemani dirinya dan mengisi hari harinya dan juga hatinya.
"Maafkan aku Nay,tapi ini adalah kesalahan yang seharusnya sudah aku pertanggung jawabkan sedari dulu.Anak itu ada karena kesalahan yang kuperbuat,jadi sudah sewajarnya jika aku mengakuinya dan bertanggung jawab akan nya."jelas William yang membuat hati Kanaya semakin hancur.
"Ada hubungan apa di antara kalian?kenapa kamu begini Nak Will,seharunya kamu tidak melakukan hal seperti ini.Kurang apa Naya sehingga kamu berpaling dan mengkhianati nya.Dan kamu Vio,apa tidak ada pria lain sehingga kemu menggoda kekasih dari Kanaya?kenapa harus William Vio?kenapa bukan pria lain saja?"seru Mamah Ratih yang tidak terima putrinya dikhianati oleh cucunya sendiri.
"Bukan seperti itu Mah,aku tidak pernah merebut Dokter William dari Kanaya."jawab Viona jujur.
"Alah,kalau kamu tidak menggodanya mana mungkin William mau menghamili kamu."
"Saya memperkosanya Tante."
Deg...
Seketika ucapan yang dikatakan oleh William kembali membuat semua orang disana terkejut.Bahkan Mamah Ratih pun langsung terdiam dengan mata yang membulat sempurna.
"Ma_maksud kamu apa Nak Will?diperkosa?Vi_Vio,ka_kamu memperkosa Vio?"tanya Bunda Ana yang begitu shock dengan apa yang baru saja terjadi hari ini.
Belum reda rasa terkejutnya karena Viona yang dinyatakan hamil,kini diriya kembali dikejutkan oleh kenyataan jika cucu kesayangan nya adalah korban pelelehan seksual.
Braakkkk
"Naya..."pekik Mamah Ratih saat melihat putri nya pingsan setelah mendengar pengakuan dari kekasihnya jika Viona hamil bukan atas dasar suka sama suka namun dari sebuah pemaksaan dan sebuah kejahatan seksual.
Semua pun tampak berhambur menghampiri Kanaya yang tergeletak dilantai.Papah Adi dengan sigap mengangkat tubuh putri nya lalu membaringkan nya disofa yang ada disana.
"Sayang bangun,jangan seperti ini Nak."lirih Mamah Ratih terus mengusap lembut wajah cantik putrinya.
Viona sendiri hanya bisa tertunduk sembari terus menangis.Entah apa yang harus dia lakukan saat ini yang pasti,rasanya ingin sekali pergi jauh dan tidak bertemu lagi dengan William atau pun Kanaya.
Bukan hanya Kanaya yang tersakiti atas apa yang sudah terjadi antara Viona dan juga William,Viona juga tidak kalah hancurnya dengana Kanaya.
Bahkan mungkin Viona akan kehilangan kesempatan dalam meraih kebahagiaan nya bersama dengan pria idaman nya.
"Jelaskan lah,apa yang sebenarnya terjadi pada kalian?"tanya Ayah Bagas setelah semua nya tenang.
Kanaya pun kini sudah kembali siuman dan tengah menangis tersedu didalam pelukan sang ibu.
Kini semua orang sudah duduk dengan tenang disofa tunggu ruangan dimana Viona dirawat.Sedangkan Viona sendiri duduk diatas brangkar ditemani oleh Bunda Ana.
William pun menghela nafas panjang dan dalam sebelum akhirnya menceritakan bagaimana dirinya dan juga Viona bisa terlibat malam panas disebuah hotel.
Saat itu William benar benar tidak menyadari jika itu adalah Viona.Bahkan butuh waktu dua bulan sampai William tahu jika wanita yang bersama nya malam itu adalah Viona.
Dan itu semakin membuat hati Kanaya semakin hancur.Mungkin jika itu adalah karena Viona yang menggoda Willim Kanaya tidak akan merasa bersalah jika dia meyalahkan Viona.
Namun nyatanya,gadis itu juga adalah korban.Dan mungkin kondisinya jauh lebih parah dan lebih hancur dari pada Kanaya.
"Maafkan atas kecerobohan saya hingga membuat Viona ada diposisi seperti ini."ucap William tertunduk menyesali perbuatan nya dibawah tatapan para orang tua yang saat ini tengah mendengar kan semua ceritanya.
Semua orang tua pun tidak bisa berbuat apa apa,kini mereka hanya berharap jika William mau bertanggung jawab atas janin yang kini tumbuh dalam rahim Viona.
"Lalu,apa rencana mu?setelah mengakui semua ini,apa yang akan kalian lakukan?"tanya Ayah Bagas menekan rasa marah nya.
Ingin sekali Ayah Bagas memukul wajah pemuda yang ada didepan nya saat ini,tapi semua juga sebuah kecelakaan yang tidak pernah direncanakan sebelum nya .
Tentu Ayah Bagas harus menahan diri sampai tahu apa yang akan William lakukan kedepan nya dalam mempertanggung jawabkan perbuatan nya.
"Saya akan bertanggung jawab dan akan menikahi Viona Om."
Deg...
Kanaya semakin mengeratkan pelukan nya ditubuh Mamah Ratih saat kekasih yang selama ini dia cintai mengatakan akan menikahi wanita lain yang tidak lain adalah keponakan nya sendiri.
Tangisnya semakin pilu saat menyadari kenyataan jika dirinya akan kehilangan pria yang sangat dia cintai.
...****************...
Jangan lupa tinggalkan jejak ya,like,komen dan subscribe...Biar Othor lebih semangat lagi,terima kasih 🥰🥰🥰 love sekebon untuk kalian ♥️♥️♥️*