Love After Divorce

Love After Divorce
Enam Puluh Sembilan



"Oh Viona?Viona memang tinggal disini satu bulan terakhir ini.Tapi kemarin sore sepulang dari klinik dia langsung ijin pamit pulang katanya."


Deg...


Penjelasan dari seorang tetangga disana pun seketika menghancurkan semua harapan dan angannya.


Luluh sudah tubuh kekar itu terduduk lemas dilantai teras rumah yang satu bulan ini ditempati istrinya.


"Loh Mas,Mas kenapa?Mas baik baik saja kan?",tanya ibu itu saat melihat tubuh William melorot kebawah dan terduduk lemas dilantai.


Dengan tangan yang gemetar,William merogoh saku celana nya untuk mengambil ponsel miliknya dan kembali menatap sebuah foto bayi yang lucu yang tiga hari yang lalu dia adzani.



["Assalamu'alaikum Ayah...


Hai,Namaku Wilona Anderson


beratku saat ini 3100 gram


Tinggi badanku saat ini baru 55 cm


dan aku lahir pada tanggal xx bulan xx dan tahun xxxx."] ~ 08xxxx


William menangis pilu dengan ponsel dalam genggaman nya saat nomor itu tidak bisa dihubungi.Batin nya menjerit saat lagi lagi dirinya kehilangan istri dan anaknya untuk kedua kalinya.


Entah harus kemana lagi dirinya melangkah agar bisa bertemu dengan wanita yang saat ini begitu dia cinta dan dia rindukan.


"Kamu dimana sayang?belum cukupkan satu bulan ini membuatku menderita hidup tanpamu?berapa lama lagi aku harus menunggumu dan anak kita kembali,"lirih William maratapi nasibnya dan menyesali apa yang sudah terjadi padanya dan apa yang sudah dia lakukan pada Viona.


William pun kembali bangkit dan berjalan gontai menuju ke arah dimana mobilnya berada.Dengan perasaan yang semakin kacau William kembali ke klinik untuk kembali bergelut dengan pekerjaan nya.


Karena,hanya dengan bekerja lah William bisa melalui hari hari nya yang terasa begitu hampa dan kosong setelah ditinggal sang istri.


.


...***********...


.


5 Tahun Kemudian...


"Dokter William tunggu,"


Seperti biasa,William hanya menatap dingin dan datar oada gadis muda yang selama menjadi anak didiknya terus saja mencari kesemoatan untuk menarik perhatian nya


"Ada apa Tia?apa ada yang bisa saya bantu?"tanya nya datar.


"Ck,selalu saja begitu respon nya.Menyebalkan.Ayo ikut,"


"Kemana?saya tidak punya janji dengan siapapun,"tanya lagi dengan kerutan didahi nya.


"Ini malam perpisahan tim kita dengan poli umum,anak anak dan dokter pembimbing lain sudah setuju untuk mengadakan acara makan malam perpisahan.Ayolah,jangan diam dirumah terus.Nanti cepat tua,"bujuk nya yang seketika membuat William terdiam sejenak.


"Baiklah,ayo kita kesana sekarang."jawab william akhirnya setuju untuk ikut bergabung dalam acara itu.


Dan hal itu tentu saja membuat gadis yang merupakan mahasiswi koas disana berjingkrak senang.Karena pada akhirnya berhasil membawa dokter dingin itu ikut bersamanya.


Keduanya pun akhirnya pergi bersama dengan menggunakan mobil William karena acara itu di adakan disebuah Mall ternama.


Sepanjang perjalanan menuju Mall,hanya suara Tia saja yang terdengar berceloteh banyak hal namun hanya dibalas deheman saja oleh William.


Malas rasanya menanggapi celotehan random dari gadis itu,jika tidak mengingat para rekan rekan nya yang lain.


William sudah pasti akan menolak untuk ikut ke acara itu.Dan setelah menemouh perjalanan selama 30 menit akhirnya mobil William tiba diperkiran Mall itu.


William berjalan dibelakang Tia dan lalu ikut masuk kedalam lift yang akan membawanya kelantai 3 dimana restoran tempat mereka berkumpul berada.


Namun tiba tiba langkah William terhenti saat akan masuk kedalam restoran itu.Saat ada seorang gadis kecil memanggil nya dan langsung memeluk erat kaki William.


"Ayah,,,"seru seorang gadis kecil yang terlihat berlari ke arah William dan Tia berdiri.


Bruuggghhhh


William tersentak kaget saat kakinya dipeluk erat oleh gadis kecil dengan rambut yang dikuncir kuda dan berbalut gaun berwarna pink dengan sepatu berenda dengan warna yang senada.Sungguh lucu dan cantik di usianya yang masih kecil.


Deg...


Jantung William berdetak kencang saat netra nya dan netra gadis kecil itu bertemu dan saling menatap satu sama lain.


"Adik kecil,kamu mencari siapa Nak?dimana amAyah dan Ibumu?"tanya Tia berjongkok demi mensejajarkan postur tubuhnya dengan tubuh gadia kecil itu.


"Kenapa Tante bertanya?tentu saja Dokter William ini adalah Ayahku."jawabnya lantang yang membuat semua orang dibuat terkejut,begitu pun dengan william.