
Tubuh Viona semakin menegang dan meremang saat bibir kenyal William mulai menyapu dan menghisap lembut bibir ranum nya.
Perlakuan William yang begitu lembut membuat Viona terlena hingga tidak bisa lagi menahan diri kala kabut hasrat itu mulai menyapa dirinya.
Tidak bisa Viona pungkiri,jika dirinya pun menginginkan hal itu.Hingga Viona pun tampak pasrah dan menikmati saat tangan kekar William mulai menyentuh setiap inci tubuhnya.
Bahkan Viona sampai tidak menyadari dan entah sejak kapan daster yang biasa dia gunakan untuk tidur itu kini sudah tersingkap hingga perut nya yang buncit itu terekspos sempurna.
"By,,,"lirih Viona saat merasakan sapuan dari bibir William yang kini sudah mulai menjelajahi leher jenjang nya.
Ditambah lagi dengan tangan nakal pria itu yang kini sudah menguasai bukit kembar miliknya yang kini semakin berisi.
Seketika William pun menghentikan gerak tangan nya dari atas gundukan kembar itu,saat mengingat nasehat dari dokter Widi yang melarang nya bermain terlalu lama di area itu.
Hal itu pun membuat tubuh Viona bereaksi dan mulai terbuai dengan apa yang William lakukan saat ini.
Bahkan,Viona sampai menjambak rambut pria itu karena tidak bisa lagi menahan sensasi yang ditimbulkan oleh sapuan dari bibir Willim dilehernya.
Setelah merasa cukup bermain main dan meninggalkan beberapa jejak kepemilikan di leher Viona,William pun kembali memangut bibir yang saat ini begitu terasa manis itu.
"Bolehkan aku mengunjunginya?"tanya William dengan nafas yang memburu setelah melepaskan pangutannya dibibir Viona.
Viona sendiri hanya mampu menganggukkan kepala nya karena tak mampu menjawab pertanyaan itu.Selain malu,Viona pun masih berusaha mengatur nafasnya karena ulah William yang kini membuatnya terasa susah bernafas.
Setelah mendapatkan jawaban dari sang istri,tanpa menunggu lagi William pun mulai mengangkat dan membawa tubuh Viona menuju ke arah ranjang dengan menggendong nya.
William membaringkan tubuh sang istri dengan perlahan di atas ranjang,lalu menatap intens wajah yang kini mulai memerah karena malu dan juga telah dikuasai oleh gairah yang tidak bisa ditahan lagi.
"Apa kamu yakin?kamu tidak akan menyesali semua ini?"tanya William kembali meyakinkan jika saat ini mereka akan benar benar melakukan nya dalam kondisi sesadar sadar nya.
Tanpa paksaan dan tanpa pengaruh obat ataupun alkohol.Tentu saja William harus menanyakan hal itu dan meyakinkan kembali Viona,karena William tidak ingin membuat Viona merasa terpaksa melakukan itu.
Kali ini William ingin melakukan hal itu dengan kemauan mereka sendiri tanpa paksaan,sehingga mereka bisa menikmati malam panjang itu dengan rasa bahagia yang sesungguhnya.
Bukan cuma William yang bahagia,namun Viona juga merasakan hal yang sama.Dan lagi lagi,Viona hanya menganggukan kepalanya sebagai jawaban dari pertanyaan yang William layangkan padanya.
...*****...
"Terima kasih sayang,i love you."bisik William sebelum menggulingkan tubuh lemas nya kesamping tubuh polos Viona,usai melakukan pelepasan nya.
Keduanya sama sama tengah mengatur nafas yang terengah engah setelah melalui malam panas kedua mereka.
Ini pertama kali nya lagi William dan Viona melakukan penyatuan setelah sekian bulan mereka menikah.
Menikah karena terpaksa,tentu saja membuat keduanya membutuhkan waktu sedikit lebih lama untuk menerima pernikahan dan keberadaan satu sama lain.
Maka dari itu,William dan Viona pun baru mengulang malam panas itu saat usia pernikahan mereka sudah memasuki bulan ke 5.
Tentu saja hal itu meninggalkan kesan yang berbeda dari yang pertama mereka melakukan.Dan ini adalah pengalaman pertama mereka melakukan nya dengan kondisi sadar sesadar sadarnya.
William menarik tubuh Viona masuk kembali dalam dekapan nya lalu menarik selimut untuk menutupi tubuh polos mereka.
Tidak lupa juga pria itu membenamkan beberapa kecupan dikening sang istri demi mencurahkan perasaan nya saat ini.
Tidak pernah William bayangkan sebelumnya,jika pernikahan itu akan membuatnya sebahagia ini.
Bahkan kini William pun tidak segan lagi mengungkapkan perasaan nya pada Viona.William tidak bisa lagi menutupi dan mengelak,jika dirinya sudah jatuh cinta pada istrinya sendiri.
...****************...
"Maaf ya jika kurang greget bikin part unboxing nya...soalnya jika terlalu pulgar suka ditolak sama editornya,,,sing penting sudah pecah telor kan ya 😅😅😅 "
Kita lanjut besok lagi ya...bye bye readerku syayang.🥰🥰🥰
Sampai jumpa besok...
...****************...
...Jangan lupa tinggalkan jejak ya,like,komen dan subscribe...Biar Othor lebih semangat lagi,terima kasih 🥰🥰🥰 love sekebon untuk kalian ♥️♥️♥️*...