Love After Divorce

Love After Divorce
Tiga Puluh Empat



"Lalu apa yang akan kamu lakukan?"tanya Anjar setelah mendengar semua cerita dari Viona.


"Entahlah,aku ingin pergi.Tapi bagaimana dengan anak ini?dia butuh status yang jelas.Jika pun aku pergi bukan kah harus menunggu dia lahir?dengan begitu,aku pergi tanpa membawa dosa karena kabur dari suami."


"Apa lebih baik jika kamu pergi saat ini juga?untuk tetap bertahan,jika dia saja tidak pernah menganggap kamu ada."


"Aku takut dosa Jar,aku takut jika kelak bukan aku yang akan menanggung nya,tapi anak ini."


"Baiklah,jika itu keputusan mu.Aku akan selalu mendukungmu,katakan jika kamu membutuhkan bantuanku."


"Baiklah,terima kasih Jar."


"Ya sudah,lebih baik kita cari penginapan.Sangat berbahaya jika kita memaksa pulang hari ini.Tidak apa apa kan?"


"Mmm,tidak masalah.Aku juga masih butuh waktu untuk menenangkan diriku."


Keduanya pun mulai beranjak menuju salah satu hotel yang ada disana.Keduanya sepakat akan kembali pulang esok hari.


Sementara ditempat lain,William tampak menghela nafas lelahnya saat keluar dari rumah sakit,sudah tampak seseorang yang tengah menunggunya didekat mobil miliknya.


Gadis itu tampak tersemyum sumringah saat melihat William keluar dari rumah sakit dan tengah berjalan menuju ke arahnya dengan wajah yang terlihat begitu lelah.


"Sayang,kamu sudah mau pulang ya?sebelum pulang kita makan diluar dulu ya?sudah lama loh kita nggak dinner,"ucap Kanaya bergelayut manja dilengan kekar William.


William tampak menghela nafas lelah.Entahlah,saat ini rasanya terlalu lelah walaupun hanya sekedar untuk pergi makan.


"Maaf Nay,aku lelah sekali hari ini.Lain kali saja ya,sekarang lebih baik aku antar kamu pulang."jawab William melepas belitan tangan Kanaya dilengan nya,lalu berlalu begitu saja masuk kedalam mobil.


Bahkan mengabaikan Kanaya yang masih terpaku ditempatnya.Kanaya masih menatap tak percaya pada kekasihnya itu.


Ini pertama kalinya William bersikap dingin dan datar padanya.Bahkan tidak biasa nya William cuek saja dan tidak membukakan pintu mobil dan memilih menunggu Kanaya masuk dengan sendirinya kedalam mobil miliknya.


Kesal namun kangen juga,membuat Kanaya mengalah dan masuk kedalam mobil itu meski William tidak membukakan pintu mobil itu.


Setengah perjalanan telah mereka lalui,namun William masih setia dengan diam nya.Tidak tahan terus diabaikan dan seolah olah tidak ada disampingnya Kanaya pun mulai membuka suaranya.


"Tidak ada,aku hanya lelah Nay.Hari ini begitu banyak pasien darurat,"jawab William tanpa melirik sedikit pun ke arah Kanaya dan tetap fokus dengan jalanan yang dia lewati.


"Oh iya,besok bagaimana kalau kita mulai mencari WO yang bagus?aku sudah pikirkan semuanya,dan aku rasa lebih baik kita percepat saja pernikahan kita,aku masih bisa melanjutkan pendidikanku meski sudah menikahkan."


Ciiiittttt


Braakkkk


Seketika William langsung menginjak rem mobilnya hingga mobil itu berhenti mendadak.William menatap tajam pada Kanaya yang tiba tiba saja membahas pernikahan.


Jika dulu,William pasti akan merasa bahagia saat Kanaya membahas pernikahan.Tapi saat ini,apa ini tidak terlalu terlambat?batin William.


"Kamu kenapa sih sayang?hampir saja,untung pake sabuk pengaman."tanya Kanaya menatap tak percaya pada William.


Apa yang William lakukan hampir saja membuatnya terluka,untung Kanaya mengencangkan sabuk pengamannya.


Jika tidak,sudah pasti jika saat ini jidatnya akan jadi sasaran dan akan jadi korban.


"Kamu bilang apa barusan?pernikahan kita?"tanya William ulang demi meyakini pendengaran nya.


"iya,kenapa?jangan bilang kalau kamu lupa kalau kamu pernah melamar aku Will,bukankah wajar jika saat ini aku membahas pernikahan?"


"Apa perlu aku ingatkan juga,jika kamu menolak lamaran ku itu Naya."jawab William menatap tajam pada Kanaya.


"Ma_maksud kamu apa Will?"


"Sudahlah,kita bahas ini nanti.Aku lelah,lebih baik kita pulang."


Tanpa kata lagi,William pun langsung melajukan kembali mobilnya dengan perasaan yang kacau setelah mendengar apa yang di ucapkan oleh Kanaya.


...****************...


...Jangan lupa tinggalkan jejak ya,like,komen dan subscribe...Biar Othor lebih semangat lagi,terima kasih 🥰🥰🥰 love sekebon untuk kalian ♥️♥️♥️*...