Love After Divorce

Love After Divorce
Delapan Puluh



William langsung membalik tubuh Viona dan tanpa menunggu lagi,William langsung menyatukan bibir mereka.


William ******* habis bibir Viona,seakan baru mendaptkan apa yang selama ini dia butuhkan.William pun terus meumat dan menghisap habis bibir itu.


Bahkan tak peduli saat Viona memukul dadanya karena sudah kehabisan nafas karena ulahnya.Dirasa jika Viona sudah hampir kehabisan oksigen.


William pun akhirnya melepaskan pangutan itu,membiarkan sang istri meraup udara sebanyak banyaknya.


Setelah melihat jika istrinya sudah kembali bisa bernafas.WIlliam kembali menyatukan bibir mereka.


Kali ini WIlliam melakukan nya dengan lembut dan lebih berperasaan,tidak seperti tadi yang langsung memangsa bibir dengan cukup buas dan tidak memberikan celah sedikit pun untuk sang istri menghindar.


Tanpa melepas pangutan itu,William menuntun tubuh Viona menuju ranjang.Lalu mendorong lembut tubuh Viona hingga wanita itu terbaring dibawah kungkungan suaminya.


Kedua netra itu saling bertemu dan saling menatap dalam diam.Tangan William terulur lalu membelai lembut wajah Viona yang begitu cantik meski tanpa polesan makeup.


Namun saat William akan menyatukan kembali bibir keduanya,tiba tiba saja sebuah ketukan pintu cukup keras menghentikan aksinya.


Tok


Tok


Tok


"Non,sudah tidur?"tanya seseorang yang diperkirakan adalah art dirumah itu yang datang dan mengetuk pintu.


"By,,,ada yang datang,"bisik Viona yang di angguki oleh WIlliam.


Dengan berat hati,WIlliam pun menarik diri lalu membiarkan istrinya pergi untuk membuka pintu.


"Belum Bi,ada apa ya?"tanya Viona setelah membuka pintu kamarnya.


"Itu,dibawah ada tamu yang mencari Den William Non,"jawab art itu dan hal itu menbuat Viona dana William sama sama menyatukan dahi mereka.


"Siapa yang mencariku selarut ini?"tanya William saat melihat jam didinding kamar Viona dan jam itu sudah menunjukan hampir jam 12 malam.


"AKu juga tidak tahu By,lebih baik kita kebawah saja,siapa tahu memang penting."jawab Viona lalu bergegas mengambil satu stel piyama dan membawanya kedalam kamar mandi untuk berganti disana.


Meski sudah sah dan halal,namun rasanya masih aneh dan canggung,hingga Viona pun belum berani berganti baju didepan William.


William sendiri langsung membuka baju koko yang tadi dia gunakan untuk cara ijba kabul.Dan berganti dengan kaos polos berwarna hitam.


Sementara untuk celana nya Wiliam membiarkan saja memakai celana yang tadi dia pakai.Tidak lama dari William berganti pakaian,Viona akeluar dengan sudah memkai piyama nya.


"Kenapa harus ganti dikamar mandi?kenapa tidak disini saja,lagi pula aku sudah melihat seluruh tubuhmu,kanapa masih malu?"ujar WIlliam saat Viona keluar dari dalam kamar mandi.


"Aku masih belum terbiasa lagi By,ayo,lebih baik kita turun sekarang,"


Viona pun mulai beranjak dari dalam kamar menuju ke lantai bawah yang di ikuti oleh William dibelakang nya.


Sayup sayup keduanya mendengar perbincangan beberapa orang yang entah membahas apa yang pasti belum diketahui oleh keduanya karena jarak mereka masih jauh dari ruang tamu.


Tap


Tap


Deg...


Sepasang kekasih halal itu dibuat kaget dengan kedatangan seorang wanita yang selama ini mereka hindari.


Terutama William tentunya.Tidak sekali pun William memberikan celah untuknya bisa bertemu dengan William apalagi setelah fitnah yang dia lakukan hingga membuat Viona pergi dan menghilang dari kehidupan William.


"Kanaya?"


Ucap keduanya secara bersamaan.Entah apa yang membawa gadis itu kembali muncul dalam kehidupan William dan Viona saat ini.