Love After Divorce

Love After Divorce
Delapan Puluh Dua



"Kenzo?"tanya William menatap heran pada sahabatnya itu.


"Kalian saling mengenal?lalu apa maksudnya ini?"lanjut William menatap bingung pada mantan kekasihnya dan juga sahabatnya itu.


"Sorry Will,maaf Om dan Tante sudah membuat keributan dimalam hari begini.Om dan Tante juga tenang saja,William tidak pernah menyetuh wanita ini dan sudah dipastikan jika janin yang ada didalam rahimnya juga bukan milik William.Janin itu adalah milik saya,sekali lagi maaf sudah membuat keributan."jelas Kenzo yang membuat William dan juga VIona merasa lega.


"Bawa dia ke mobil dan jangan sampai lolos lagi."lanjut Kenzo memberi perintah pada anak buahnya untuk membawa Kanaya masuk kedalam mobil miliknya.


"Lepas,aku tidak mau menikah dengan kamu dasar brengsek.Aku tidak mau anakku punya ayah laki laki yang kejam seperti kamu,"seru Kanaya mencoba berontak namun gagal karena tenaga nya kalah oleh dua orang yang bertubuh kekar yang saat ini tengah membawanya menuju mobil milik Kenzo.


"Hey,mau kamu apakan kanaya?"tanya Ayah Bagas yang tidak tega juga saat melihat Kanaya dibawa pergi oleh orang yang tidak dikenal.


"Tenang Om,saya tidak akan melukainya.Mana mungkin saya lakukan itu disaat dia mengandung anak saya."jawab Kenzo cukup sopan saat berbicara dengan orang yang jauh lebih tua.


William sendiri masih terlihat bingung dengan kedatang sahabatnya itu.Padahal setahu William,Kenzo sudah lama kembali ke Italy untuk mengurus pekerjaan nya disana.


"Baiklah kalau begitu,saya pamit Om,Tante.Sekali lagi maaf atas kegaduhan malam ini.Aku pamit ya bro,selamat atas pernikahan kalian,"ujar Kenzo lagi saat berpamitan dengan keluarga itu.


"Ok,thank's.Kamu masih hutang penjelasan padaku Ken,"jawab William menatap penuh selidik pada pria yang berstatus ketua mafia itu.


"Next time ok.bye."


Kenzo pun berlalu meninggalkan rumah yang masih menyisakan ketegangan di antara kakek mertua dan cucu menantunya itu.


Meski sudah jelas siapa pelaku yang membuat Kanaya hamil,namun tetap saja Ayah Bagas masih menatap kesal pada William.


Hingga Bunda Ana dan juga Viona harus turun tangan dan menyeret keduanya untuk masuk kedalam kamar masing masing.


"Apa sih Bun,kok main tarik tarik saja.Ayah masih belum selesai menegur WIlliam,"ucap ayah Bagas saat keduanya sudah tiba didalam kamar dan sang istri langsung mengunci kamar itu.


Sementara dikamar sebelah,suasana dingin tiba tiba menyelimuti saat Viona hanya diam seribu bahasa dan begitu enggan menatapa suaminya.


"Sayang,kamu marah?"tanya William demi mencairkan suasana yang terlihat kaku itu.


Baru saja keduanya merasa bahagia,eh ada aja gangguan nya.Hingga kini WIlliam harus merasakan di abaikan sang istri dimalam pertama mereka.


Vioan tidak menjawab dan memilih untuk langsung membaringkan tubuhnya dikasur lalu tidur membelakangi William.


William sendiri hanya bisa menghela nafas panjang saat melihat istrinya yang tengah merajuk.


Setelah beberapa saat terdiam,William pun ikut naik keranjang untuk membaringkan tubuhnya.William langsung masuk kedalam selimut yang sama dengan Viona lalu memeluk erat tubuh sang istri dari arah belakang.


Tidak ada penolakan dari Viona yang menandakan jika wanita itu sudah benar benar tertidur,mungkin terlalu lelah hingga tidak butuh waktu lama untuknya untuk tertidur.


Ekspetasi menghabisakn malam pertama dengan melakukan hal romatis dan sedikit panas,eh malah berakhir dengan tidur dipunggungi.


.


******


Yang nebak Anjar,maaf ya buat kalian kecewa...πŸ™πŸ™πŸ₯ΊπŸ₯Ί


Dan untuk yang belum tahu siapa Kenzo,bisa dilihat dibab *11-12 disitu ada nama Kenzo muncul.


Sebenarnya kisah ini merupakan kisah dari sahabatnya Abian yang ada di karya dengan judul "Cinta dan Dendam Abian".Jadi kalau ada nama yang tidak asing dan pernah baca ya karena mereka memang bersangkutan ya.😁😁😁 selamat membaca.πŸ₯°πŸ₯°πŸ₯°*