
4 tahun kemudian…
"Aku harap kamu tidak berharap apapun pada pernikahan ini.Setelah anak itu lahir,maka pernikahan kita juga selesai."ucap William tepat di malam pernikahan nya bersama dengan Viona.
Viona sendiri hanya bisa mengangguk pasrah dengan keputusan pria yang baru saja mengucapkan ijab kabul atas nama nya namun belum genap satu hari pernikahan mereka pria tersebut juga langsung mengikrarkan kata talak pada dirinya.
Sakit dan hancur namun lagi lagi Viona harus bertahan demi anak yang saat ini ada di dalam rahimnya.Anak yang hadir karena sebuah kecelakaan,anak yang mungkin tidak diinginkan oleh ayahnya sendiri.
Setelah mengatakan itu William pun pergi entah kemana meninggalkan Viona dan Viona pun harus menghabiskan malam pengantin mereka seorang diri didalam kamar hotel.
Berulang kali Viona harus menghela nafas panjang demi menetralkan rasa sesak yang mendera dadanya.Baru saja menikah namun langsung ditalak.Viona mengusap sudut matanya yang basah karena tak sanggup lagi menahan sesak didada.
Dalam kondisi hamil muda,bukan nya mendapatkan perhatian yang besar dari sang suami.Viona malah mendatapkan kata talak secara tidak langsung.
"Kita harus kuat Nak,setidaknya sampai kamu lahir nanti.Ibu akan membawamu pergi jauh agar kamu tidak merasakan sakit karena sebuah penolakan yang dilakukan oleh Ayahmu sendiri."gumam Viona sembari mengusap perutnya yang sudah mulai membuncit meski hanya sedikit karena memang usia kandungan nya masih memasuki usia 3 bulan.
Viona menghela nafas saat kembali mengingat kejadian 4bulan yang lalu,dimana dirinya menghabiskan malam panas bersama seorang pria yang cukup dia kenal namun ditidak terlalu akrab.
...***...
🌸 Flash Back 4 Bulan yang lalu...
.
"Vio tunggu,"suara seseorang menghentikan langkah Viona saat akan keluar dari rumah sakit yang saat ini dia tempati sebagai dokter koas.
Viona pun menghentikan langkahnya lalu berbalik melihat sumber suara yang begitu berisik itu.
"Apa sih Mel,teriak teriak mulu deh?sakit nih kuping,"gerutu Viona yang saat ini akan pulang menuju apartemen nya.
"Maaf,maaf.Eh iya,minggu depan kita sudah pindah bagian ya?duh deg degan ga sih nugas di umum?aku gugup banget asli."keluhnya sambil menggandeng lengan Viona lalu berjalan berdampingan menuju parkiran dimana mobil Viona terparkir di sana.
Saat ini Viona dan juga Melia sama sama bertugas di poli obgyn,namun minggu depan keduanya sudah harus pindah ke bagian umum karena memang waktu mereka di poli obgyn sudah selesai.
Viona dan Amel adalah teman satu kampus dan kebetulan pas koas mereka juga selalu ditugaskan bersama sama.
banyak diantara dokter koas yang datang dari universitas yang berbeda dan itu sedikit membuat canggung.
“Ya lumayan sih,tapikan mau ga mau kita tetap harus melewati fase ini.Kayanya poli umum mungkin jauh lebih baik dari pada UGD nggak sih?mereka sibuk terus setiap hari,sampe dokter koas yang bertugas di sana kelihatan pada kurus kurus saking capeknya.”sambung Viona.
“Iya juga sih,beruntung kita masih lama ya buat nyampe disana.Oh iya,weekend ini akan diadakan acara ulang tahun nya Sera,terus dia ngajakin kita buat nginep dihotel mewah yang sudah dia pesan sebelumnya.Gimana?ikutan ya,kamu jarang banget mau datang kalau ke acara acara anak anak.Sekalian juga kita refresh otak biar ga sumpek diisi sama bau obat obatan mulu.”
“Liat nanti deh ya,aku paling suka di rumah kalau libur.Cape tahu nggak,mana besok nya harus kerja,belum lagi harus buat laporan.”jawab Viona yang memang jarang pernah mau jika menghabiskan waktu diluar.
Apa lagi setelah masuk kerumah sakit sebagai dokter koas,rasanya tubuhnya terlalu lelah meski hanya untuk sekedar main atau makan diluar.
semenjak memutuskan hidup terpisah dengan Kanaya,Viona jarang sekali pergi dengan teman teman nya.Viona lebih suka dirumah saja menghabiskan waktu hanya dengan rebahan atau meengobrol dengan Bunda Ana.
“Ayolah Vio,kamu udah lama loh nggak keluar jalan bareng kita kita.”
“Iya deh,aku usahain ya,”
“Yee,gitu dong.Sera pasti senang banget dengar kabar ini.”lanjut Amel kegirangan karena akhirnya Viona mau juga ikut bersama dengan mereka.
...***...
🌸 Malam Naas...
.
["Ser,kamarnya nomor berapa?"] ~ Viona
["Aku masih dalam perjalanan bareng sama Amel.Kamu cek in duluan deh,aku sudah reservasi atas nama Sera Gunawan."] ~ Sera
["Ya sudah,aku tunggu kalian dikamar ya?"] ~ Viona
["Siap sayangku,kami akan segera meluncur ke lokasi."] ~ Sera
Setelah mendapatkan jawaban dari sahabatnya Viona pun berjalan menuju meja resepsionis untuk mengkonfirmasi kamar pesanan yang sudah dipesan oleh Sera sahabatnya lewat aplikasi diponselnya.
"Selamat malam Mbak,apa ada yang bisa kami bantu?"tanya resepsionis,menyapa Viona dengan ramah.
"Saya mau konfirmasi pesanan atas nama Sera Gunawan Mbak."jawan Viona tak kalah ramah dengan pegawai hotel itu.