Love After Divorce

Love After Divorce
Empat Puluh Tiga



"By kita mampir ke suatu tempat dulu ya sebelum kembali pulang."ucap Viona memecah keheningan di antara keduanya.


Saat ini William dan Viona sudah ada didalam mobil dan berniat pulang.Namun setelah setengah perjalanan Viona meminta William menemaninya ke suatu tempat.


Deg...


Saat ini jantung William tampak nya tidak baik baik saja,kenapa selalu saja berdetak tidak karuan dan jauh lebih cepat dari biasanya.


"By,kenapa?kok bengong?sibuk ya?kalau sibuk,aku bisa sendiri kok,turunin didepan saja.Nanti biar aku naik taksi kesana nya."lanjut Viona lagi saat tidak ada respon dari William.


"Bisa kok,hanya aneh saja,"


"Aneh?aneh kenapa?"


"Nama panggilan dari kamu,"


"Ah,tidak suka ya,biar aku pikirkan lagi nama panggilan yang baru jika tidak suka dengan panggilan itu."


"Jangan,tidak usah diganti.Aku suka kok,hanya belum terbiasa saja."


"Oh begitu,baiklah kalau begitu."


"Lalu,kita mau kemana?"


"Kemakam Bunda Fisa dan Ayah Vino,nggak apa apa kan?setelah menikah,aku belum sempat kesana dan saat ini aku ingin mengunjungi mereka dan memberi tahu jika mereka akan punya cucu."jawab Viona dengan wajah yang tersenyum namun mata nya sudah berembun.


Rasanya masih terlalu sedih dan sakit jika harus kesana.Setiap rindu pada kedua orang tuanya,Viona hanya bisa menatap dua batu nisan yang saling berdampingan.


Namun Viona selalu berusaha selalu tegar meski itu begitu sulit.Tapi seiring berjalan nya waktu,semua semakin terbiasa.


Hanya rasa sedih itu masih sulit dia sembunyikan jika ingat keduanya orang tuanya sudah tidak ada disaat dia lahir kedunia.


Tanpa menjawab William pun melajukan mobilnya kesebuah area pemakaman pribadi milik keluarga dari Nafisa.


Setelah menempuh perjalan selama 30 menit,mobil William pun tiba disana.Viona langsung keluar dengan membawa satu keranjang kecil bunga dan satu botol air mineral berukuran besar yang dia beli saat dalam perjalanan menuju kesana.


William sendiri berjalan tepat dibelakang Viona dan mengekori gadis itu yang mulai memasuki area pemakaman keluarga besar dari keluarga Nafisa.


"Ayah,Bunda.Vio datang,maaf Vio baru bisa menjenguk Ayah dan Bunda.Ayah,Bunda,saat ini Vio datang tidak sendiri,Vio mau memperkenalkan suami sementara Vio,em,,,namanya Dokter William Anderson."ucap Viona saat sudah tiba didepan makam ayah dan ibunya.


Deg...


Lagi lagi jantung nya berdetak kencang dan fada nya bergemuruh saat Viona memperkenalkan nya sebagai suami sementara pada kedua makam yang ada didepan nya saat ini.


William tidak menimpali dan juga tidak berusaha mengelak dengan apa yang dikatakan oleh Viona saat ini.


William sadar,jika semua ini adalah kesalahan nya sendiri yang begitu membatasi diri dan membangun tembok yang tinggi untuk dirinya dan Viona.


Bahkan tanpa ragu William mengatakan jika pernikahan mereka akan berakhir saat anak yang ada didalam kandungan Viona itu lahir kedunia.


Namun kenapa saat ini begitu tidak rela rasanya saat Viona mengatakan jika dirinya adalah suami sementara.Ada apa dengan William?benarkan dia sudah jatuh hati dengan gadis itu?lalu.bagaimana dengan Kanaya yang sudah dia janjikan akan dia nikahi?.


Entahlah,rasanya terlalu lelah untuk memikirkan semua nya.William pun hanya bisa diam terpaku tanpa bisa berkata kata.


"Ayah,Bunda sebentar lagi kalian akan menjadi nenek dan kakek,doakan kami agar kami berdua sehat hingga lahiran nanti."lirihnya lagi.


Setelah melepas rasa rindunya,Viona pun mulai menaburkan bunga dan menyiramkan air didalam botol ke atas makam lalu beranjak pulang di ikuti oleh William.


"Mau langsung pulang atau mampir kemana dulu?"tanya William saat keduanya sudah masuk kedalam mobil.


"Pulang saja By,aku lelah."


"Baiklah,tidurlah,nanti setelah sampai akan aku bangunkan."


William pun langsung melajukan mobilnya untuk kembali pulang.Sementara Viona sendiri langsung terlelap,hening tercipta sepanjang perjalanan pulang karena Viona yang tertidur lelap,sementara William fokus dengan jalanan yang di lewati saat ini.


...****************...


Note.Yang nunggu Viona pergi,mohon bersabar ya...kita buat si Wil Wil itu bucin dulu biar tahu rasa bagaimana rasanya ditinggal pergi anak dan istri.


Semoga masih bersabar menunggu ya,,,in sha Allah akan Othor Up setelah beberapa Bab lagi ya...love banyak banyak untuk kalian ♥️♥️♥️


...****************...


...Jangan lupa tinggalkan jejak ya,like,komen dan subscribe...Biar Othor lebih semangat lagi,terima kasih 🥰🥰🥰 love sekebon untuk kalian ♥️♥️♥️*...