Love After Divorce

Love After Divorce
Tujuh Puluh Empat



"Apa kamu bilang?coba ulang?"tanya William yang langsung membalikan kembali tubuhnya menjadi menghadap ke arah Viona.


"Aku juga,"jawab Viona ragu ragu.


"Aku juga apa?kenapa tidak diperjelas,hhmm?"desak william.


Viona terlihat berdiri namun masih tidak beranjak dari tempatnya.Kedua tangan nya sibuk saling bertautan dan saling meremas.


Bingung antara ingin jujur tapi sumpah demi apa,kenapa tiba tiba ludahnya kelu untuk berucap.


William menghela nafas panjang dan dalam saat tidak ada jawaban lanjutan dari mantan istrinya itu.Meski sakit perasaan nya tidak terbalaskan,namun William masih berusaha menampilkan senyum getirnya.


"Huuuhhhh,sudahlah.Ayo keluar,Wilo pasti sudah bangun dan pasti mencari kita,"lanjut William kembali berbalik dan berjalan menuju pintu kembali.


Dan,lagi lagi gerakan tangan nya terhenti saat ingin memutar handel pintu kamarnya.Namun kali ini bukan karena gumaman Viona yang entah bilang apa tadi,karena kurang fokus William jadi kurang jelas mendengarnya.


Namun yang membuat William menghentikan gerakan tangan nya itu karena,sepasang tangan mungil kini sudah melingkar indah diperut William dan mengunci tubuh kekar itu.


"Vi,,,"lirih William yang kaget saat Viona memeluknya dari arah belakang.


"Jangan berbalik,biarkan seperti ini dulu,"ucap Viona mencegah pergerakan tubuh William yang akan berbalik.


William kembali menghela nafasnya,namun kali ini ada seulas senyum muncul di wajah yang masih terlihat negitu tampan meski usianya tidak lagi muda.


William pun hanya bisa pasrah menikmat pelukan itu.Tangan nya terulur menyentuh dan menunpu ditangan Viona yang saling bertautan diperut berototnya.


"Aku juga,sangat merindukan mu By,aku rindu semua yang kita lakukan dulu,aku rindu senyummu,aku rindu menunggumu pulang,aku_aku___"Viona tak kuasa lagi menahan tangisnya.


Viona semakin mengeratkan pelukkan nya ditubuh William,menghirup aroma tubuh yang selama ini dia rindukan disela isak tangisnya.


Tidak tahan mendengar tangis pilu dari mantan istrinya itu,William pun melepaskan belitan tangan Viona lalu membalik tubuhnya dan mendekap erat tubuh wanitanya itu.


Meski rasa rindu itu kini terbayar sudah,namun mereka tidak bisa lagi bersama sama,terkecuali mereka melakukan ijab kabul ulang.


Namun mampukah Viona kembali menjadi orang ketiga di antara William dan Kanaya lagi,atau William dengan gadis yang tadi dia lihat tengah bersama dengan William.Batin Viona bermonolog.


"Sayang,sudah,jangan menangis lagi.Mulai saat ini,kita akan selalu bersama.Kali ini,aku akan berjuang untuk kita dan juga untuk putri kita,"ucap William setelah sekian menit mereka lalu dengan diam.


Dan hanya menikmati pelukan yang mereka rindukan selama ini.Pelukan yang selalu membuat hati mereka merasa nyaman dan tenang.


"Maksud nya?"tanya Viona memberi jarak,namun tidak melepaskan pelukkan nya.Lalu mendongakkan kepalanya demi bisa menatap wajah tampan itu.


"Aku akan kembali memintamu pada Ayah dan Bunda.Kali ini,aku akan melakukan nya dengan cara yang benar dan kita akan memulai semua ini dari awal lagi,bagaimana?kamu maukan kembali bersama ku dan memulai kembali pernikahan ini dari awal lagi?"tanya William membelai lembut wajah Viona.


"Tapi,bagaimana dengan Kanaya?"


"Aku tidak tahu,sejak kamu pergi dari hidupku.Aku sudah tidak berhubungan dengannya dalam bentuk apapun.Aku juga tidak tahu dimana dia sekarang,fokusku hanya mencari dirimu dan anak kita.Selebihnya,aku tidak peduli."tegas William yang memang benar benar menutup diri untuk Kanaya dalam bentuk apapun setelah kehilangan istri dan anaknya.


"La_lalu,bagaimana dengan gadis tadi?sepertinya dia memiliki perasaan khusus untuk kamu,"


Bukan nya menjawab,William malah terkekeh saat mendengar pertanyaan tentang Tia dari Viona.


Ini pertama kalinya Viona bertanya dengan nada cemburu dan tentu saja hal itu membuat William serasa terbang di atas angin.


"Dia bukan siapa siapa sayang,dia hanya salah satu koas dirumah sakit.Meski benar dia memiliki perasaan khusus untukku,tapi aku tidak peduli.Aki hanya peduli tentang mu dan juga tentang Wilona,hanya kamu dan Wilona.Mengerti?cup,,,"


.


...********...


"Cieee,yang senyum senyum sendiri sambil megang hp 🤭🤭🤭 yukk kita bapar berjamaah 😅😅😅."