
Selama di perjalan hanya keheningan yang tercipta karena Danu masih takut kalau Khalisa akan marah kalau di ajak berbicara.
Dua puluh menit kemudian Danu tiba di kediamannya dan langsung mengajak Khalisa masuk kedalam rumah setelah memparkirkan mobilnya.
''Di dalam ada Kakek Permana kayanya, ayo kita masuk gak apa apa kok. ''
ucap Danu saat mendengar suara kakek permana yang sudah sangat di hafalnya.
''Sore semua..... ''
ucap Danu saat masuk kedalam ruangan utama dan Khalisa mengikutinya.
''Khalisa...... ''
ucap Omah Maya yang langsung beranjak dan menghampiri Khalisa.
Danu langsung menuju kamarnya untuk membersihkan tubuhnya karena merasa lengket, membiarkan Khalisa bertemu dengan keluarga lainnya.
''Khalisa..... akhirnya kamu di temukan juga, Omah bahagia sekali. ''
ucap Omah Maya saat Khalisa mencium tangannya.
Khalisa langsung menyapa Opah Wili dan mencium tangannya, Khalisa juga di kenalkan kepada Opah Permana.
''Dia Khalisa, Pacar boongan nya Danu dan lebih tepatnya, Danu yang menjerat Khalisa agar membantunya bikin malu anak satu itu, ayo Khalisa salam ke Kakek Permana. ''
ucap Omah Maya dan Khalisa langsung mencium tangan Kakek Permana.
''Khalisa mau membantu Tante Melin ajah yah Omah, permisi. ''
ucap Khalisa yang kurang nyaman dengan tatapan Kakek permana.
''Kamu kenapa?? langsung diam setelah bertemu Khalisa?? ''
ucap Opah Wili saat Khalisa menuju dapur.
''Kenapa gadis itu mirip dengan Lara yah?? ''
ucap kakek Permana dan Opah Wili mengerutkan keningnya.
''Maksud kamu Larisa?? '' ucap Opah Wili dan di angguki kakek permana. ''Aku sudah lama gak bertemu Larisa jadinya lupa wajah anak itu. '' ucap Opah Wili kembali.
''Hanya kebetulan mirip ajah dan bukan benar benar mirip kan?? terus Lara sudah di tanah air memangnya?? ''
ucap Omah Maya.
''Lara satu minggu lalu tiba di tanah air dan hari ini Lara pamit mau mengajak putrinya bertemu, aku gak bisa bertemu cucu tunggalku karena dia masih gak mau bertemu aku Wili. ''
ucap sendu Kakek Permana dan terlintas kejahatannya saat dulu terhadap keluarga kecil putrinya.
''Kamu dulu kan sangat egois dan menilai semua dengan harta, tapi semua sudah berlalu tinggal kamu yakinkan cucumu untuk bertemu dan minta maaflah, aku yakin dia akan memaafkan kamu. ''
ucap Opah Wili dan Kakek permana mengangguk.
Melin menghampiri ruang keluarga sambill membawa nampan berisi makanan, di bantu Khalisa dan Danu.
''Di kira Kakek kamu pergi Danu, ternyata membantu di dapur juga. ''
ucap Kakek permana dan Danu hanya tersenyum.
''Sini duduk di samping Tante. ''
ucap Melin saat menatap Khalisa yang baru selesai menata makanan di meja.
''Kakek emang benar kalau Tante Lara sudah kembali?? kenapa belum main kesini??. ''
''Harus di bujuk Mama kamu baru Tante kamu datang ke rumah ini, dia masih sibuk dengan putrinya kalau sekarang. ''
ucap Kakek permana dan Danu hanya mengiyakannya.
''Kakek permana ini adalah Om nya Tante, adik Papanya Tante dan sahabatnya Opah Wili. ''
ucap Melin saat Khalia berbisik menanyakan nya dan Khalisa menganggukan kepalanya setelah mendengar penjelasan bisik bisik dari Melin.
.
.
Beberapa saat kemudian.....
Kakek Permana akhirmya pamit pulang karena memang hari sudah mulai malam dan Kakek Permana memutuskan untuk makan malam di rumah saat di ajak makan bersama keluarga prayoga.
Semua keluarga Prayoga akhirnya makan malam bersama dan Khalisa merasa canggung karena sedari tadi Hendra menatapnya dengan tatapan sangat menusuk, Khalisa bersikap acuh dan melupakan malam kelabunya karena saat ini Khalisa sedang bahagia karena bertemu Ibu kandungnya.
Makan malam selesai dan seperti biasa Khalisa membantu Melin merapihkan meja makan nya, Hendra memilih kembali ke kamarnya karena hatinya merasa tidak tenang melihat Khalisa yang ada di hadapannya, sedangkan Danu ikut mengobrol dengan keluarganya.
''Khalisa nanti Danu antarkan kamu pulang yah?? gak boleh pulang sendiri. ''
ucap Melin dan di iyakan oleh Khalisa.
Setelah urusan dapur selesai Khalisa dan Melin bergabung ke ruang keluarga, Khalisa duduk di samping Omah Maya dan membuat Omah Maya tersenyum.
''Omah mau minta maaf atas kesalah pahaman saat pesta kejutan Danu, Omah beneran gak tahu kalau kamu dan Danu hanya melakukan perjanjian berpacaran, yang membuat kesal adalah Danu lah yang memaksa kamu menurutinya karena Danu meneror kamu. Maafkan Kesalahan Danu yah Khalisa dan berjanjilah akan tetap menganggap Omah seperti Omah kamu, Omah sangat ingin memiliki anak, cucu dan cicit perempuan, tapi belum kelaksana kalau anak dan dengan adanya kamu jadi merasa punya cucu perempuan. ''
ucap Omah Maya dan membuat Khalisa menyengir dengan ungkapan Omah Maya.
''Kenapa Omah minta maaf, Khalisa sama sekali gak marah dan Khalisa senang bisa mengenal Omah juga yang lainnya, Khalisa senang karena di terima dengan baik di keluarga ini, Khalisa malah senang karena Danu menjerat perjanjian pacaran dengan Khalisa. ''
jawab Khalisa dan Omah Maya langsung bahagia mendengarnya.
''Sudah Omah jangan menderamatisir dong, Danu harus antarkan Khalisa pulang karena sekarang sudah malam loh, gak apa apakan berbincangnya di berhentikan dulu. ''
ucap Danu saat menyadari jam sudah menunjukan pukul sembilam malam.
''Ya ampun.... Omah sampe gak ingat waktu, yasudah Khalisa pulang di antar Danu yah dan kabarin Omah kalau sudah sampai di rumah. ''
ucap Omah Maya dan Khalisa mengangguk.
Danu langsung mengantarkan Khalisa ke rumah nya dan setelah di pastikan Khalisa masuk kedalam rumahnya, barulah Danu memutar balik mobilnya menuju pulang.
Khalisa menghubungi Omah Maya dan memberitahukan selamat sampai rumah, Khalisa juga mendapat pesan dari Mamanya dan baru terbaca.
Pagi hari menjelang.....
Khalisa langsung bersiap siap setelah melakukan rutinitas subuh dan pagi harinya, sesuai janji Mamanya ternyata benar supir sudah berada di depan rumah Khalisa untuk mengantar Khalisa ke tempat kursus.
Selama perjalanan Khalisa hanya diam dan sibuk mengerjakan berkas yang di kirim Rafi untuk di kerjakannya dulu sebelum di lanjutkan Ardi.
Dua puluh menit kemudian supir memberitahukannya sudah sampai di tempat kursus, Khlisa langsung berterimakasih dan meminta supir meninggalkannya, Khalisa langsung masuk dan mendaftar ulang.
.
.
.
tbc.......