
Besok adalah hari kelulusan. Para wanita sedari malam pernikahan Raisa dan Levin sudah berencana untuk menginap bersama. Pesta menginap mereka berisi Kinan, Aira, Maura dan Vivi. Ken terpaksa ikut juga menginap di rumah Morgan karna ia tidak mengerti cara mengurus Nathan.
"Lu jangan tidurin Nathan sekamar sama Ryan lah." ucap Morgan.
"Lah kenapa? Biar anak lu gantengnya ngikut anak gua." ucap Ken.
"Gak gitu bego! Nanti anak lu nangis, anak gua nyaut nangis juga, Kan repot." ucap Morgan.
"Lah iya, gak kepikiran." ucap Ken.
"Gua doain anak lu gak bego kayak bapaknya biar anak gua gak kesusahan kalau main sama anak lu." ucap Morgan.
"Terserah. Gua maunya Nathan tidur sama Ryan. Kalau salah satu nangis dan yang lainnya nyaut, ya kita senasib." ucap Ken.
"Masalahnya gua males bangun malem." ucap Morgan.
"Yaudah pura-pura gak dengar aja, nanti biar Aira sama Kinan yang nenangin mereka." ucap Ken.
"Rupanya otak encer lu belum kadaluarsa." ucap Morgan. "Tapi nanti gua di marahin sama Aira, ribet urusannya." ucap Morgan.
"Kamar lu kan kedap suara, bilang aja kita emang gak dengar karna ada pengedap suara." ucap Ken.
"Pinter!" ucap Morgan.
"Markipes! Mari kita main PS!" ucap mereka berdua lalu masuk ke kamar Morgan dan bermain play station dengan Asik.
Dan beruntungnya kedua ayah yang menyamar sebagai anak bujang yang hanya memikirkan hidup itu bisa bermain dengan tenang, karna anak-anak mereka tidur dengan nyenyak.
Keesokan paginya, para wanita tengah siap-siap dengan make up dan pakaian mereka. Sebagai suami yang baik, Morgan dan Ken membuatkan makanan untuk istri mereka.
"Gak gitu Bego! Lu pernah masak di dapur gak sih?!" tanya Ken yang sudah kesal dengan Morgan yang dari tadi apapun yang di kerjakannya tidak ada yang benar.
"Pernah, tapi Aira langsung marahin gua." ucap Morgan.
"Kalau gak gosong, lu ngebakar dapur atau masakannya gak bisa di makan?" tanya Ken.
"Tuan muda Anggara pinter banget dah. Paling top, markitop!" ucap Ken.
"Udah duduk lu sana, liat Chef Ken masak." ucap Ken.
"Dih, gua panggilin Chef Juna biar di julidin lu!" ucap Morgan.
"Mending kalian berdua masuk Master Chef, pasti menang." ucap Logan.
"Gua menang, kalau Morgan langsung di suruh pulang hahaha!" tawa Ken puas.
"Sialan! Dia gak tau kekuatan ketampanan seorang Morgan Bagaskara yang manis nan tampan ini." ucap Morgan.
"Dih, pede amat lu Jamal!" ucap Logan.
"Oke! Finish!" ucap Ken meletakkan Pasta Seafood buatannya.
"Asik, cobain ah!" ucap Morgan.
"Markicob!" ucap Logan semangat
"Mari kita coba!" teriak para wanita beserta Ken dan Morgan.
"Wih istri aku cantik banget. Tapi lebih cantik gak pakai make up, cantiknya natural." ucap Ken.
"Oh yaudah, aku hapus make upnya terus pergi ke acara perpisahannya." ucap Kinan
"Jangan dong, kenaturalan seorang Kinan Anggara hanya Kenzard Anggara yang boleh melihatnya, yang lain haram." ucap Ken.
"Dasar Bucin! Yuk pada makan. Masakan Chef Kenzard. Jarang-jarang kan bisa di masakin tuan mida keluarga Anggara." ucap Morgan Mereka langsung duduk dan memakan masakan Ken.
"Ha! Itulah satu perenam dari ketampanan seorang Ken Anggara." ucap Ken.
"Dasar songong!" ucap Morgan.
"Assalamualaikum! Wih pasta nih!" ucap Verrel langsung duduk tanpa di minta. Di ikuti Arkan, Raylo dan Eric.
"Woi anak gak pernah di kasih makan! Gua buat pasta untuk istri tersayang, kenapa kalian yang habiskan?" tanya Ken.
"Yaelah, lagian gak bakalan habis sama Kinan, makanya kita bantu makan." ucap Raylo
"Udah yuk, kita pergi." ucap Kinan. "Kak Ken, kakak jagain Nathan ya." ucap Kinan.
"Laksanakan tuan putri!" ucap Ken.
"Kak Morgan jagain Ryan yaa." ucap Aira.
"Iya sayang kuu." ucap Morgan sambil mencium kening dari Aira.
Mereka pun pergi menggunakan mobil Alphard milik Ken.
25 menit mereka menempuh perjalanan akhirnya sampai di kawasan SMA Kinan. Para siswi melihat kagum dan langsung mendekati Ken yang sedang menggendong anaknya.
"Aaa Tuan muda Anggara!" teriak mereka. Ken reflek langsung mundur.
"Anaknya Ganteng banget!" ucap mereka semua.
"Namanya siapa?" tanya Mereka.
"Ekhm! Buka telinga kalian lebar-lebar!" teriak Ken. Mereka pun diam.
"Nathan Cavero Anggara!" teriak Ken.
"Kami udah punya nama Fans untuk Nathan." ucap Kenline.
"Tapi dia masih kecil." ucap Ken.
"Iya, tapi dia ganteng banget." ucap Kenline.
"Oke-oke apa namanya?" tanya Ken.
"Natra Line" jawab mereka
"Apa tuh?" tanya Ken.
"Nathan Anggara Line." jawab mereka.
"Anak gua gak ada nih? Sama kok gantengnya." ucap Morgan.
"Buat Ryan, kita udah ada nama juga." ucap para Fans Morgan.
"Wih apa tuh?" tanya Morgan.
"Ryra Lovers." jawab para Ganvers, alias Morgan Lovers.
"Apa tuh?" tanya Morgan.
"Ryan Bagaskara Lovers." jawab Mereka.
"Oke-Oke kalian masuk dulu dan siapkan acaranya." ucap Ken. Mereka pun mengangguk dan masuk kedalam. Sedangkan para wanita yang malas menghadapi Kenline dan Ganvers langsung masuk kedalam gedung tempat acara perpisahan mereka di laksanakan.
•••Bersambung....