Ken & Kinan

Ken & Kinan
Menjauh Dari Kinan



Kinan dan Ken pun masuk ke dalam hotel itu. Semua orang menyambut dengan tepuk tangan.


"Itu Kinan kan? Jadi Ken pacaran sama Kinan? Wah akhirnya gak perlu perjodohan buat nyatuin mereka!" ucap Bulan.


Dengan anak Ezra lagi. Emang gak ada cewe lain hah? Kenapa harus anak Ezra? batin Rey.


Ken menyuruh Kinan duduk karna dirinya akan naik keatas panggung dan mengatakan kata sambutan.


Kinan duduk dengan anggun sambil melihat Ken mengatakan kata sambutan.


"Selamat malam semuanya, Terima kasih sudah mau datang ke pesta ulang tahun saya sekaligus pembukaan cabang dari KA hotel. Saya sangat berterima kasih kepada pengunjung KA hotel karna kalian KA hotel semakin berkembang. Di hari ulang tahun saya yang ke dua puluh ini saya akan mengenalkan seseorang yang menjadi belahan jiwa saya." ucap Ken.


"Yahh!" ucap para tamu patah hati, padahal mereka sangaja dandan cantik agar Ken memilih mereka sebagai pasangan dansanya.


"Mari kita sambut, Kinan Anastasia Prince!" ucap Ken. Kinan yang tak mengerti perkataan Ken naik saja ke atas panggung karna namanya di sebut.


"Ada apa kak?" tanya Kinan. Ken tersenyum lalu menghadap ke wartawan.


"Ini belahan jiwa saya, Kinan Prince." ucap Ken sambil memegang bahu Kinan. Kinan pun menyadari jika dirinyalah yang di perkenalkan oleh Ken.


"Bagaimana bisa? Anak keluarga Prince yang perempuan hanya Nona Sayla." ucap salah satu wartawan.


"Dia kembarannya, Kalian tau Kayla yang selama ini di cari oleh Raylo Prince? Itu adalah Kinan." jawab Ken


"Kalian duduk dulu dan nikmati makannya, kalau ingin bertanya jangan hari ini." ucap Ken. Para awak media pun duduk. Ken memang sengaja memanggil awak media tanpa sepengetahuan Rey.


•••


"Anak ini sudah melanggar batasnya!" ucap Rey.


"Kak Rey jangan marah dong. Kan Kinan anak baik." ucap Bulan.


"Dia anak baik tapi tidak dengan keluarganya!" ucap Rey.


"Itukan keluarganya, kamu harus pentingin dia." ucap Bulan.


"Aku gak mau besanan sama Ezra." ucap Rey.


"Kak Rey jangan Egois dong. Pikirin nanti perasaan Ken." ucap Bulan.


"Yang penting dia tidak menikah dengan anak keluarga Prince, aku sudah sangat berterima kasih." ucap Rey.


Kenapa kak Rey keras kepala? Kalau gini kan semuanya bakalan jadi ribet! batin Bulan.


Kinan pun kembali turun bersama Ken. Ken menggandengnya dengan erat seperti tidak ingin kehilangan Kinan.


Flasback On 🍃


"Ken, udah gua selidiki dan hasilnya bakalan buat lu terkejut!" ucap Morgan.


"Apa?" tanya Ken. Morgan pun meletakkan laptopnya di meja Ken.


"Liat data yang gua dapatkan, dari ini semua dapat gua simpulkan kalau Kinan yang nolongin Sayla dan dia juga luka bakar bekas kebakaran mobil Sayla." ucap Morgan. Ken terdiam sejenak.


"Makanya kalau orang belum selesai bicara jangan langsung kabur aja, tunggu sampai dia selesai bicara baru simpulkan kalau dia itu pelaku atau korban!" ucap Morgan.


"Liat perbuatan lu, lu ngusir dia dari panti dan kita gak tau dia hidup gimana sekarang Apakah ada yang nolong dia atau dia jadi gelandangan. Lu juga benci tanpa sebab, masa lu benci sama penolong Sayla." ucap Morgan mengompori.


"Jangan ngomporin Ken, Morgan. Dia lagi berusaha merenungkan kesalahannya." ucap Logan.


"Gua gak ngomporin Gan, gua cuman ngingatin dia sama kesalahannya." ucap Morgan


"Itu sama aja lu ngomporin dia Gan!" ucap Logan.


"Diam! Cukup!" ucap Ken meninggikan suaranya.


"Keluar dari ruangan saya!" ucap Ken. Jika Ken sudah berbicara formal dengan Logan dan Morgan artinya dia sedang marah.


Seharusnya aku mengikuti kata hati ku. Kenapa kau selalu gegabah Ken! batin Ken.


Flasback Off 🍃


"Kamu lapar?" tanya Ken.


"Tunggu di sini, aku bakalan ngambil makanan. Jangan kenana-mana ya sayang." ucap Ken sambil mengelus lembut rambut Kinan. Kinan pun mengangguk. Ken pergi ke meja makanan dan mengambil beberapa makanan.


"Ikut gue!" ucap Sayla langsung menarik pergelangan tangan Kinan


"Sayla kok kamu ada di sini?" tanya Kinan.


"Gausah banyak tanya, ikut aja gue!" ucap Sayla. Sayla menarik paksa Kinan untuk pergi dari sana. Sayla membawanya ke taman belakang Hotel lalu menghentakkan tangan Kinan.


"Ada apa Sayla? kenapa narik aku kesini?" tanya Kinan sambil mengelus pergelangan tangannya yang sakit.


"Jauhi Ken!" ucap Sayla.


"Apa alasan kamu nyuruh aku jauhi kak Ken?" tanya Kinan


"Karna Ken cuman punya Gue!" ucap Sayla.


"Kamu salah, kak Ken itu punya keluarganya bukan punya kamu." ucap Kinan.


"Pokoknya jauhin Ken. Jangan sampai gue tau lo nikah sama Ken!" ucap Sayla.


"Gak, aku mau sama kak Ken!" ucap Kinan pergi. Sayla pun memegang tangan Kinan. Saat Kinan berbalik, satu tamparan mendarat di pipi mulus Kinan.


Plak!


Kinan langsung memegang pipinya yang di tampar kuat oleh Sayla.


"Gue gak pernah main-main dengan perkataan gue Kinan! Walau lo kembaran gue, tapi lo baru di keluarga Prince! Lo gak tau apa-apa tentang gue dan Ken!" ucap Sayla. Kinan diam saja, pipinya sakit akibat tamparan Sayla.


"Lo diam hah?! takut lo?" ucap Sayla mendorong bahu Kinan.


"Sayla Prince!" teriak Ken. Sayla langsung gelagapan karna terciduk oleh Ken. Ken berlari menghampiri Kinan dan melihat keadaannya.


Ken berjongkok dan membuka tangan Kinan yang sedari tadi menutup Pipinya. Amarah Ken langsung meledak karna pipi Kinan yang merah dan sedikit berdarah di ujung bibirnya karna tamparan Sayla. Ken pun berdiri dan menatap Sayla dengan tatapan Elangnya.


"Kau!" ucap Ken sambil menunjuk Sayla.


"Apa?! Salah aku memperjuangkan cinta aku sama kamu hah?!" tanya Sayla.


"Jangan sakiti Kinan!" ucap Ken dingin dengan tatapan elangnya.


"Ken! Dengarin aku Ken, aku cinta sama kamu!" ucap Sayla


"I Don't love you!" jawab Ken dingin sambil membantu Kinan berdiri. Mereka berdua pun pergi dari taman belakang hotel itu.


"Ken!" teriak Sayla memanggil Ken tapi tak di sahuti Ken.


•••


"Are you ok?" tanya Ken. Kinan mengangguk. Ken pun menyuruh Kinan duduk di tempat tidur di kamar Ken. Ken pun melihat pipi Kinan yang merah dan sedikit berdarah di sudut bibirnya.


"Sakit ya? Bentar aku ambil P3K." ucap Ken. Ken pun mencari kotak P3K dan mengobati pipi Kinan.


"Auu." desis Kinan.


"Maaf-maaf, sakit ya? Sabar sebentar sayang bentar lagi selesai." ucap Ken melembutkan tekanan tangannya agar Kinan tidak kesakitan. Setelah selesai, Ken pun memegang wajah Kinan.


"Ada apa? Kenapa kamu diam apa? Apa yang di lakukan Sayla?" tanya Ken.


"Tadi dia nyuruh aku buat jauhin kamu, terus aku lawan tapi dia malah nampar dan dorong aku." jawab Kinan.


Tunggu saja Sayla, aku akan menghancurkan mu karna berani memegang wanitaku! batin Ken.


"Jangan pikirin lagi ya ada aku, dia gak bakalan nampar kamu lagi." ucap Ken memeluk Kinan dan menenangkannya


•••Bersambung...


Hai-hai author udah up ni, maaf lama yaa. Tapi yang penting author udah up ya 😂.


Jangan lupa like, comment, vote dan hadiah yaa 😄