Ken & Kinan

Ken & Kinan
Erlando Louis Bagaskara



"Sebelumnya gua mau ucapin terima kasih kepada pembaca yang budiman mau cariin nama untuk anak gua. Gila sih keren-keren banget. Jadi dari semua nama kalian, gua ambil beberapa buat jadi nama anak gua. Yang request namanya gak diambil jangan baperan." ucap Logan kepada para pembaca.


"Dan otak gua udah srek dengan nama Erlando Louis Bagaskara. Makasih banyak ni udah mau bantu gua. Jadi happy Reading dan jangan ngehujat gua terus! Kalau mau ngehujat, hujat aja noh Sayla yang akhlaknya ilang. Sekian dan terima kasih." ucap Logan lagi.


•••


"Oke gua dapat namanya." ucap Logan kepada Morgan dan Ken.


"Awas lu ngambil nama anak gua!" ucap Morgan.


"Siapa juga yang mau ngambil nama anak lu. Nama anak gua itu Erlando Louis Bagaskara di panggil Erland. Keren gak? Keren lah masa Enggak!" ucap Logan.


"Komplikasi anak tiktok gini nih." ucap Ken.


"Gua mau gendong Erland dong." ucap Morgan.


"Kenapa lu mau gendong?" tanya Logan.


"Lah dia kan mirip gua juga." ucap Morgan.


"Lah iya ya." ucap Logan sambil memberikan Erland kepada Morgan.


"Cara ngerawat Erland gimana?" tanya Logan.


"Bukan gua ngusir lu ya Gan. Mending lu balik kerumah utama. Soalnya kalau lu mau minta bantuan Aira itu gak mungkin juga, dia juga bakalan jaga bayi. Gua gak tega aja Aira jaga dua bayi." ucap Morgan.


"Iya Gan. Secara di rumah lu kan ada Mama dan Papa lu. Mereka pasti bisa bantu." ucap Ken.


"Kayaknya benar, emang gua balik kerumah utama aja." ucap Logan.


"Cie duda belum pernah nikah." ucap Aira.


"Au ah Skip!" ucap Logan kesal dan mengambil Erland dari Morgan lalu menggendongnya dan membawanya ke kamarnya.


"Gua gak yakin Erland bisa diurus sama Logan." ucap Morgan.


"Sewa baby sitter kali dia." ucap Ken.


"Bisa jadi sih." ucap Morgan.


•••


"Welcome to Inggris!" ucap Sayla senang.


"Sekarang hidup gue bebas. Gak ada tangisan bayi dan gak ada ngurus-ngurus anak itu lagi. Di Inggris gue akan senang-senang!" ucap Sayla.


"Enak kali ya kalau gua nyari Sugar Daddy di Inggris." ucap Sayla berjalan menyusuri bandara Heatrow di London. Sayla berjalan tanpa melihat orang di sampingnya dan..


Bruk.


Ia menabrak seseorang.


"Ah, i'm sorry." ucap Sayla.


"Sayla Prince." panggil laki-laki itu. Sayla pun mendonggakkan kepalanya dan melihat siapa yang menabraknya.


"Kau siapa?" tanya Sayla.


"Revalio Anderson Arlata." jawab laki-laki itu.


"Arlata?!" tanya Sayla kaget.


•••


"Dy, gak mau belanja? Udah sampai di Mall lo." ucap Eric. Maudy menggeleng. Ia dari tadi melihat kearah toko boneka. Eric yang peka Maudy ingin boneka pun meninggalkan Maudy di tempat makan.


Ia pergi ke toko boneka itu dan memilih boneka kucing yang sedang berwarna coklat. Karna Maudy sangat suka boneka kucing makanya Eric membelikannya. Eric pun kembali ketempatnya dan Maudy tadi. Ia meletakkan boneka itu di depan mukanya.



"Hai aku Catty. Aku sendirian, kamu mau bawa aku pulang gak?" ucap Eric dengan menirukan suara anak kecil.


"Aa lucuu!" ucap Maudy mengambil boneka dari tangan Eric. Eric pun duduk dan menatap cemburu pada boneka yang baru ia belikan.


"Tau gitu, mending gak usah aku belikan bonekanya." ucap Eric.


"Kenapa?" tanya Maudy.


"Kakak cemburu, masa kasih sayang adik sepupu di tuangkan semua sama bonekanya." ucap Eric.


"Kak Eric jangan keras-keras. Kalau orang tau kita cuman buat pernikahan pura-pura bisa bahaya. Apa lagi kalau kak Verrel tau. Inikan buat mancing dia." ucap Maudy.


"Gini dek, yang masuk akal aja gitu. Masa ada sepupu nikah. Kan gak masuk akal." ucap Eric.


"Ya dianya aja gak nyadar kalau kita sepupu. Kalau dia nyadar pasti dia malah makin dingin." ucap Maudy.


"Emang ada perkembangan?" tanya Eric.


"Ga tau, padahal udah di panas-panasin sama kak Arkan. Tapi kayaknya gak mempan sama sekali." ucap Maudy.


"Keras juga tu hatinya Verrel." ucap Eric


Yang sebenarnya terjadi pada Verrel...


"Arghh!! Kenapa harus sama Eric!" ucap Verrel marah.


"Terserah mau jodohin sama siapa, tapi kenapa harus sama Eric!" ucap Verrel.


"Kenapa gua marah?" gumam Verrel.


Lagian kalau dia mai nikah sama siapa aja, apa perduli gua? bodo amat! batin Verrel.


Tapi hati gua gak mau diajak kerja sama!! batin Verrel kesal sambil mengacak-acak rambutnya.


Gua gak bakalan keliatan kesal di depan mereka. Nanti kege-eran lagi. batin Verrel.


Sedangkan di luar kamar Verrel, Arkan cekikikan karna omongan dia di serap penuh oleh Verrel. Ia tau sebenarnya Verrel suka sama Maudy, karna Verrel yang tergolong jomblo sejak lahir, jadi ia tidak tau apa itu perasaan suka. Yang ia tau perempuan itu sungguh menganggu, kecuali ibunya.


Arkan senang bukan kepalang karna omongannya tadj berhasil menusuk hati Verrel sampai Verrel marah besar.


Tugas selesai. Mari tunggu jadwal mainnya. batin Arkan.


•••Bersambung...


Lah Jadi pernikahan yang mereka infokan ke author palsu. Wah, Eric sama Maudy nipu author ya!


Jangan lupa dukungannya berupa like, comment, vote, hadiah, rate 5 dan jangan lupa tambahkan ke daftar novel favorit kalian agar gak ketinggalan update cerita dari author 😆


Erlando Louis Bagaskara.