
Pagi harinya, Ken pergi kerumah Kinan. Ia nekat pergi kesana karna sangat ingin bertemu dengan pujaan hatinya.
"Maaf tuan muda, anda tidak boleh masuk." ucap satpam kepada Ken.
"Siapa yang menyuruh mu menghalangi ku?" tanya Ken
"Tuan muda Raylo." jawab Satpam. Ken tidak perduli, ia menerobos masuk ke dalam rumah keluarga Prince.
"Assalamualaikum!" ucap Ken.
"Waalaikumsallam." jawab Kinan, Raylo dan Ezra yang sedang makan.
"Maaf tuan, saya tidak bisa menghalanginya " ucap satpam itu. Raylo mengangguk.
Ken pun langsung duduk di samping Kinan dan mengambil piring.
"Mulai ni, ada sifat keturunan keluarga Bagaskara." ucap Ezra
"Hehehe, Ken numpang sarapan ya om. Tadi belum sarapan di rumah karna mau kesini." ucap Ken. Raylo memutarkan bola matanya malas, sedangkan Ken asyik memakan sarapannya.
"Lu mau ngapain ke sini?" tanya Raylo.
"Ngelamar Kinan." jawab Ken santai.
"Uhuk! uhuk!" batuk Kinan, Ezra dan Raylo yang tersedak.
"Dengan santainya lu bicara untuk ngelamar adik gua yang masih sekolah?" tanya Raylo.
"Emang kenapa? Bukannya kalau mau lamaran itu gak boleh deg degan, ajak santai aja." ucap Ken.
"Ajaran siapa tu?" tanya Raylo.
"Morgan." jawab Ken polos. Ezra, Kinan dan Raylo tertawa keras. Mereka tidak menyangka Ken sangat polos. Dengan mudahnya dia di tipu oleh Morgan.
"Tapi gak gini konsepnya ferguso. Masa lu ngelamar adik gua gak ada romantis-romantisnya." ucap Raylo.
"Oh, harus romantis? Yaudah, siap makan gua langsung pulang dan nyiapin semuanya." ucap Ken. Raylo dan Ezra menggelangkan kepalanya
"Kalian udah restuin Ken dan Kinan?" tanya Ken.
"Om sih Yes. Di lihat dari kegigihan kamu mempertahankan Kinan, Om yakin kamu pasti bisa melindungi Kinan." ucap Ezra.
"Ray, lu?" tanya Ken
"Kali ini gua percaya sama lu. Jangan rusak kepercayaan gua atau lu harus terpaksa menceraikan adik gua." ucap Raylo.
"Makasih Men, gua bakalan jaga kepercayaan lu." ucap Ken.
"Rey gimana?" tanya Ezra.
"Masih proses sih Om. Masalahnya Ayah itu keras kepala. Kalau dia udah bilang enggak, ya pasti enggak. Tapi Ken akan coba meyakinkan Ayah." ucap Ken. Ezra dan Raylo mengangguk.
Drrttt... Drttt...
Handpone Ken bergetar menandakan ada yang menelponnya.
"Ya?" tanya Ken dingin.
"......."
"Tidak bisa di tunda?" tanya Ken.
"......"
"Baiklah." ucap Ken lalu mematikan telponnya secara sepihak.
Ni anak punya banyak sifat berbeda. Jika dia dekat dengan orang, sikapnya akan berubah menjadi bobrok. Jika dia berada di kantor, sikapnya dingin. Berbeda lagi jika dia bersama Kinan, sifatnya sangat manja. batin Raylo
"Kenapa?" tanya Ezra.
"Ken harus pergi perjalanan bisnis." ucap Ken.
"Kapan dan berapa lama?" tanys Kinan.
"Dua minggu lagi dan bisa sampai seminggu bahkan sebulan sayang." jawab Ken.
"Terus gimana lamaran kamu?" tanya Ezra.
"Kayaknya harus di undur Om. Secara Ken harus pergi perjalan bisnis. Kalau pun Kinan ikut, pasti pelajarannya terganggu." ucap Ken.
"Iya sih, tapi kalian bisa nikah dulu dan Kinan bisa ikut kamu." ucap Ezra.
"Sekolahnya?" tanya Ken.
"Nah iya, kalau ada yang dia gak ngerti bisa nanyain ke lu langsung. Sekalian bulan madu." ucap Raylo.
"Gua sih setuju aja." jawab Ken.
"Kinan juga gak merasa terganggu belajarnya." ucap Kinan.
"Oke Fiks, minggu depan kalian nikah!" ucap Raylo.
"Tunggu, Ayah masih belum setuju." ucap Ken
"Itu urusan Om, Ken. Kamu tenang aja." ucap Ezra.
"Apa gak terlalu bahaya kalau Om ketemu langsung sama Ayah?" tanya Ken.
"Gak kok, tenang aja." jawab Ezra. Ken mengangguk, mempercayakan semuanya pada Ezra.
•••
"Aira kenapa ikutin kakak terus?" tanya Morgan.
"Aku mau terus sama kakak." jawab Aira.
"Ya, gausah ikutin kakak terus Aira." ucap Morgan.
"Kakak gak suka Aira ikutin?" tanya Aira.
"Jelas gak suka. Aku kayak lagi di untit orang. Rasanya gak nyaman." jawab Morgan jujur.
"Maafin Aira ya kak. Aira cuman buktikan kalau Aira tulus dan gak main-main." ucap Aira.
"Aira, kamu itu ngajak pacaran. Itu namanya main-main." ucap Morgan.
"Jadi yang gak main-main apa?" tanya Aira.
"Nikah lah." jawab Morgan. Aira memukul lengan Morgan pelan
"Kakak apaan sih. Kita belum pada sukses udah mau nikah aja." ucap Aira.
Kakak udah sukses Aira. Perusahaan kakak udah nomor dua terbesar se-asia. ucap Morgan.
"Kakak udah kerja dan gaji kakak besar." ucap Morgan.
"Gaji di MZB grup besar ya kak?" tanya Aira.
"Ya, sekitar 10 jutaan." ucap Morgan
500 juta perbulan. batin Morgan.
"Wah besar juga kak." jawab Aira.
"Selain itu kakak udah punya rumah sendiri, apartemen sendiri dan mobil sendiri." ucap Morgan.
"Kakak doang yang sukses. Ai belum." ucap Aira.
"Kalau Ai jadi istri kakak, otomatis Ai juga sukses." ucap Morgan.
"Iya ya, uang suamikan uang istri juga." ucap Aira polos.
"Kakak punya rahasia gak? Ai gak mau kalau diantara kita ada rahasia. Ai janji, Ai akan jaga baik-baik rahasia kakak dan sebaliknya, kakak akan jaga baik-baik rahasia Ai." ucap Aira.
Apakah ini waktunya gua membongkar identitas gua kepasa Aira? batin Morgan.
•••Bersambung...
MINAL AIDIN WALFAIZIN🙏
MOHON MAAF LAHIR DAN BATIN🙏
Gimana ni puasa satu bulannya? Lancarkan. Hari ini adalah hari kemenangan bagi umat islam. Jadi, author mau minta maaf yang sebesar-besarnya sama kalian.
Selamat hari raya idul fitri, bagi yang merayakan. Author minta maaf sama kalian. Mungkin ada sifat author yang kurang mengenakkan, mohon dimaafkan yaa.
Mungkin itu aja dulu, sebenarnya sih masih banyak kalimatnya di pikiran author. Berhubung tangan author udah pegal, jadi sampai sini aja ya. Sekali lagi author mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri.
Mohon Maaf Lahir dan Batin 🙏
(Jangan lupa, yang masak opor kirim kerumah author🤣🤣)