
keesokan paginya Morgan dan Logan siap dengan olahraga mereka. Mereka berjalan kearah kaca dan memandang satu sama lain.
Seperti batin mereka yang berbicara saat mereka hanya bertatapan, mereka bisa mengerti isi pikiran masing-masing.
"Foto?" tanya Morgan.
"Gas!" jawab Logan. Logan pun mengambil handponenya dan mengarahkannya ke kaca.
Logan memegang handponenya. Belum Logan mengklik tanda putih di layar handponenya, Aira meneriaki nama Morgan.
"Kak Morgan!" teriak Aira.
"Apa sayang!" jawab Morgan.
"Sini bentar!" teriak Aira dari lantai bawah. Morgan pun pergi dan Logan mengangguk saja.
"Yeah foto sendiri." ucap Logan.
Cekrek..
Satu foto di dapatkan oleh Logan.
"Gila gans banget gua. Pasti Erland bakalan ganteng juga kayak gua. Emang bibit unggul!" ucap Logan. Logan pun ikutan turun melihat apa yang akan di lakukan Morgan untuk Aira.
Logan tertawa saat Aira menguncir rambut Morgan keatas.
"Makanya rambut jangan di panjangin. Aku kan gemas liatnya." ucap Aira.
Emang rambut gua panjang? Enggak lah. batin Morgan.
"Masa ngidam udah abis, masih aja jail." ucap Morgan.
"Gemes lo liat rambut kak Morgan. Aira kan pengen ikutan trend di tiktok. Mereka buat sama Pacar, kalau Ai buatnya sama suami." ucap Aira.
"Ii lucu!!" ucap Aira memegang rambut yang Morgan yang ia ikat.
"Senasib kita bro." ucap Ken baru saja datang bersama Kinan.
Logan dan Morgan tertawa keras karna melihat Ken yang seperti itu.
"Itu rambut apa nanas. Lucu woi!" ucap Morgan tertawa.
"Rumah nanasnya spongebob lu bawa ke sini?" tanya Logan yang masih tertawa
"Oek..oek.." tangis Erland.
"Kalian sih pada ribut. Anak gua bangun kan." ucap Logan berlari ke kamarnya untuk menenagkan Erland.
"Yang ketawa siapa yang di salahin siapa." ucap Ken.
"Jadi lu dari rumah kayak gini tampilannya?" tanya Morgan. Ken mengangguk.
"Lebih parahan lu hahaha." ucap Morgan tak bisa berhenti tertawa.
"Harga diri gua sebagai manusia tertampan seketika musnah di tangan Kinan." ucap Ken.
"Tapi Kenline bilang cute loh." ucap Kinan.
"Kamu post di instagram?" tanya Ken. Kinan mengangguk.
"Hahaha, lebih parah lagi tuh!" ucap Morgan.
"Kamu juga parah. Ni aku post di tiktok." ucap Aira. Morgan tiba-tiba berhenti tertawa. Sekarang malah Ken yang tertawa puas. Aira dan Kinan melakukan tos karna bisa mengerjai suami mereka.
Tak lama, Logan turun dengan membawa Erland.
"Hai, aku yang ganteng ini sudah bangun." ucap Logan menirukan suara anak kecil sambil melambaikan tangan Erland.
"Makin lucu anak ni ponakan Anty." ucap Kinan.
"Iya dong Anty, papa aku kan ganteng juga." ucap Logan menirukan suara anak-anak.
"Gak, lu adalah gua versi jelek. Canda jelek." ucap Morgan sambil melepaskan ikatan rambutnya. Ken juga mengikuti Morgan untuk melepaskan ikatan rambutnya
"Kalau bukan kembaran gua, lu udah gua kasih makan ke hiu." ucap Logan.
"Wah serem ya papa muda kita." ucap Morgan.
"Hot Daddy." jelas Ken. Morgan dan Ken tertawa karna bisa meledek Logan. Logan hanya memutarkan matanya malas.
"Ngapain lo megang anak gue!" ucap Sayla merebut Erland dari Kinan.
"Lah kapan mak lampir masuk?" tanya Morgan. Logan langsung menghampiri Sayla
"Katanya Ke London." ucap Logan.
"Baru sehari di London, langsung balik lagi ke sini." ucap Sayla sambil menggendong Erland. Baru sebentar Erland bersama Sayla, Erland menangis kuat.
Logan dengan sigap mengambil Erland dari Sayla dan mencoba menenangkannya.
"Lihat, Erland aja gak nerima lu sebagai ibu." ucap Logan.
"Oh, jadi namanya Erland? Dia seharusnya nerima gue. Gue udah mengandung dia selama tujuh setengah bulan dan gue yang susuin dia selama 1 bulan." ucap Sayla.
"Iya, sehabis lu susuin selama satu bulan, terus lu buang kan?" tanya Morgan.
"Lo diam aja deh Morgan! Lo gak tau apa-apa." ucap Sayla.
"Sayla, kamu salah. Makanya kamu di tegur." ucap Kinan.
"Diam lo Kinan! Lo itu bukan anak keluarga Prince, jadj jangan sok!" ucap Sayla.
"Aku positif anak keluarga Prince Say!" ucap Kinan
"Sayla cukup! Kinan gak salah apa-apa!" ucap Ken.
"Kenzard Anggara! Seharusnya gue yang jadi Nona muda keluarga Anggara, bukan anak gelandangan ini!" ucap Sayla menunjuk Kinan.
"Sayla stop! Lu buat Erland kaget dengan suara tinggi lu!" ucap Logan. Logan pergi dari hadapan Sayla dan masuk ke kamarnya. Sayla mengikuti Logan kedalam kamarnya. Sayla memaksa masuk kedalam kamar Logan.
"Sayla pergi!" ucap Logan.
"Erland anak gue juga! Gue lebih berhak!" ucap Sayla.
"Gua gak mau lu yang didik Erland!" ucap Logan. Logan meletakkan Erland di kasur bayinya dan menutup kamarnya. Ia mendorong Sayla pergi.
"Ih apa sih! Gue mau liat anak gue!" ucap Sayla.
"Lu gak berhak!" ucap Logan mendorong pelan Sayla keluar dari rumah Morgan dan menutup pintu depan rumah Morgan.
•••
"Dasar Logan Bagaskara! Gue mau ketemu sama Erland!" teriak Sayla kesal. Ia berjalan menghampiri Reval di mobilnya.
"Oh lu udah punya anak. Berarti lu janda." ucap Reval.
"Gue belum pernah nikah! Camkan itu." ucap Sayla kesal.
"Oh anak haram." ucap Reval. "Sekarang tunjukin rumah utama keluarga Anggara." ucap Reval.
"Mau ngapain kesana?" tanya Sayla.
"Hm gak ada, kayaknya kerumah utama keluarga Arlata dulu." ucap Reval.
"Oke, ikutin arahan gue." ucap Sayla.
•••Bersambung...
Jangan lupa Like, Comment, Vote, Hadiah, dan Rate 5 yaa 😁😁