
Akhirnya pertemuan antara keluarga Dirgantara dan Prince pun terjadi. Ezra dan Vano mengadakan sebuah perjamuan makanan di restoran elite. Kinan di suruh bersiap untuk acara itu. Sayla yang ingin ikut, membuat Ezra terus menolak keinginan Sayla karna ia tau sifat Sayla dan ibunya sama-sama licik.
Tiga puluh menit akhirnya Kinan siap. Ia turun dari kamarnya dengan anggun seanggun penampilannya. Ezra sangat senang dengan sikap Kinan yang tidak banyak menuntut. Setidaknya sikap Kinan tidak seperti ibunya.
"Dad, Kinan udah siap." ucap Kinan kepada Ezra.
"Cantiknya anak Daddy." ucap Ezra.
"Makasih dad." ucap Kinan sambil tersenyum.
"Kinan Anastasia Prince. It so perfect!" ucap Raylo.
"Makasih kak Ray." ucap Kinan tersenyum bahagia.
"Yaudah, yuk pergi." ucap Ezra. Raylo dan Kinan pun mengangguk. Mereka pun berangkat.
Dua puluh menit perjalanan, akhirnya mereka sampai di restoran tempat mereka janjian dengan Vano. Saat mereka masuk, mereka sudah di sambut oleh pelayan yang di suruh Vano. Pelayan itu pun mengantarkan Ezra, Raylo dan Kinan ke ruangan tempat Vano berada.
Saat sudah sampai di ruangan itu, Verrel tampak terkejut. Ia tak menyangka wanita yang di jodohkan dengannya malah Kinan.
"Lah-lah Kinan?" tanya Verrel.
"Hai kak Verrel." jawab Kinan.
Rupanya memang beneran Kinan. batin Verrel.
"Lah Kinan anak keluarga Prince?" tanya Verrel.
"Iya kak." jawab Kinan sambil tersenyum.
"Nah udah pada kenal jadi enak kita bicarainnya. Duduk Zra." ucap Vano.
"Yoi Van." jawab Ezra. Raylo, Kinan, dan Ezra pun duduk.
"Pa ini gak bisa di terusin." ucap Verrel.
"Lah kenapa?" tanya Vano.
Flasback On 🍃
Handpone Verrel berbunyi saat ia sedang siap-siap untuk pergi bersama kedua orang tuanya.
"Lah Ken? Tumben ni anak nelpon. Kerasukan paan dia?" tanya Verrel. Verrel pun mengangkat telpon itu.
"Yoi bro?" tanya Verrel.
"Batalin perjodohan lu dengan Kinan!" jawab Ken.
"Eh ntar-ntar. Maksud lu apaan? Orang gua mau di temuin sama anak keluarga Prince kok. Kenapa bawa-bawa Kinan?" tanya Verrel
"Kinan anak keluarga Prince! Pokoknya batalin aja." ucap Ken.
"Lu cemburu? bilang bro. Gua batalin kok tenang aja." ucap Verrel
"Siaoa yang cemburu? Dia aja bukan siapa-siapa gua." ucap Ken.
"Akhirnya lu bisa bicara santai dengan gua." ucap Verrel.
"Terserah. Yang penting batalin perjodohan itu!" ucap Ken.
"Iya-iya gua batalin tenang aja." ucap Verrel. Ken langsung mematikan telpon secara sepihak.
"Dih main matiin aja, kalau bukan temen gua gak bakalan gua batalin perjodohan ini." ucap Verrel dan lanjut bersiap.
Flasback Off 🍃
"Verrel udah punya pacar!" ucap Verrel.
"Siapa?" tanya Vano dan Catrine.
"Ee, Maudy. Iya Maudy." ucap Verrel.
"Maudy Zaynco?" tanya Vano. Verrel langsung mengangguk.
"Kok gak bilang?" tanya Catrine.
"Verrel kira kalian bercanda Hehe. Lagian Verrel mau masuk kuliah masa nikah kan gak enak gitu." ucap Verrel berusaha menetralkan kegugupan di dalam dirinya.
"Bawa Maudy kerumah." ucap Vano.
Mati gua. Makin ribet ni masalahnya. Liat aja lu Ken, gua lakuin ini semua demi lu. Kalau lu masih dingin ama gua, jangan harap gua bantuin lu lagi. batin Verrel.
"Oke." jawab Verrel singkat.
•••
Ken termenung di meja kerjanya. Ia meletakkan dagunya di kedua tangannya yang terlipat. Dia sangat khawatir perjodohan itu terjadi.
"Kenapa juga gua khawatir." sadar Ken.
"Tapi otak gua gak bisa diajak kompromi! Kenapa Kinan selalu ada di mana-mana? Ada apa dengan otak gua? Apa gua geger otak?" tanya Ken.
"Arghh ini semuanya tentang Kinan." ucap Ken sambil mengacak-acak rambutnya. "Kenapa dia seenaknya muncul di pikiran sampai ke mimpi gua. Sebenarnya dia peri atau setan?" tanya Ken kesal.
"Kalau perjodohan itu terjadi seharusnya gak apa-apa. Tapi kenapa gua yang khawatir sendiri?" tanya Ken sambil bolak-balik seperti setrikaan.
"Kak Ken kenapa mondar-mandir kayak setrikaan?" tanya Aira. Ken langsung duduk si sofa saat Aira masuk.
"Kalau masuk ketuk pintu dulu biar sopan." ucap Ken.
"Tadi Aira kan udah ketuk pintu kak. Kakak aja yang gak dengar asik mondar mandir kayak setrikaan." ucap Aira sambil meletakkan kopi yang sengaja ia bawakan untuk kakaknya.
"Kakak pikirin apa? kalau masalah cewe, curhat sama Ai. Nanti Ai kasih saran yang bagus biar cewe gak bosan sama kak Ken yang ngebosenin." ucap Aira.
"Kakak ganteng kok, Kenline mengakuinya. Gak mungkin dia bosan sama selebriti ganteng kayak kakak." ucap Ken.
"Kambuh lagi penyakit narsisnya." gumam Aira. "Intinya kalau masalah cewe kakak curhat sama Ai. Kalau masalah cowo Ai curhat sama kakak. Gimana?" tanya Aira.
"Oke." jawab Ken.
"Jadi apa masalahnya?" tanya Aira.
"Hari ini Verrel ketemuan sama Kinan." ucap Ken.
"Pertemuannya antar keluarga apa berdua?" tanya Aira.
"Antar keluarga untuk membicarakan perjodohan mereka berdua." ucap Ken.
"Terus?" tanya Aira.
"Kalau kejadian gimana?" tanya Ken.
"Astagfirullah, jadi dari tadi kakak mondar mandir cuman mikirin ini? Gak mungkin kejadian lah. Kak Verrel kan bakalan batalin apapun kalau dia gak suka. Ada aja alasannya." ucap Aira.
"Iya ya." jawab Ken.
"Kakak tenang aja, gak bakalan kejadian kok. Yaudah apa lagi?" tanya Aira.
"Gak ada." ucap Ken.
"Emang kak Ken tingkat kepekaanya cuman lima belas persen." ucap Aira kemudian keluar.
"Hah? Apa?" tanya Ken.
•••Beraambung...
Hai-hai gimana ni? udah pada sahur kan? semoga puasanya hari ini lancar yaa.
Author udah up ni jangan lupa di kasih dukungannya agar author semakin semangat untuk buat novelnya 😆