Doctor Alamsyah'S Secret Wife

Doctor Alamsyah'S Secret Wife
DASW BAB 96 - Kejutan



Maaf ya kalau ada typo.


Waktu berlalu.


Di awal-awal Anna memang merasa tidak tega saat harus membiarkan baby Sha menyusu melalu dot. Namun Alam, Rachel dan semua keluarganya memberi dukungan penuh, membuatnya jadi lebih tenang.


Memberi Asi dengan dot bukan berarti ibu tidak menyayangi anaknya, kasih sayang ibu tetaplah tak terhingga.


Bahkan Anna masih tergolong beruntung, karena Asi nya selalu berlimpah.


Memasuki usia 2 bulan baby Sha, bayi cantik itu tidak lagi menyusu pada Anna. Lama kelamaan Anna pun terbiasa, semakin memudahkannya untuk melakukan aktifitas lain pula. Karena kini baby Sha bisa disusui oleh siapa saja, bahkan Bella dan Luna punya jadwal sendiri untuk menyusui keponakannya itu.


Anna yang awalnya sulit tersenyum, kini mulai bisa tersenyum lebar.


Hingga akhirnya tiba saatnya Anna kembali bekerja di rumah sakit Medistra.


Semua orang sudah tahu jika hari ini Anna akan masuk, jadwal libur Anna tercatat di papan izin yang berada di ruang istirahat khusus para dokter jaga di IGD.


Dan saat jam 2 siang, semua orang mulai menunggu. Pasalnya selama Anna tidak masuk, dia tetap menjadi bahan pembicaraan semua orang.


Kini mereka sangat penasaran, akankah Anna datang bersama bayinya? apakah Anna datang sendiri atau di dampingi Alam? Dan masih banyak lagi pertanyaan nya lain.


Sementara Anna yang tunggu-tunggu, tetap santai menjalani hidup. Jam 2 kurang 15 menit dia sudah memarkirkan mobilnya di aera parkir rumah sakit, dia datang sendiri karena Alam masih sibuk.


Alam tengah menyiapkan pengumpan resmi yang aka dia buat jam 2 tepat nanti. Tepat saat istrinya tiba di rumah sakit.


Kini bahkan di ruang rapat utama RS Medistra sudah mulai berdatangan tamu, mulai para direksi rumah sakit, para pemegang saham dan beberapa orang berpengaruh.


Tapi Anna tidak tahu itu semua.


Setelah mobilnya terparkir sempurna, Anna turun dan melenggang masuk ke dalam rumah sakit.


Fokus mereka kini malah kecantikan Anna, bukan lagi gosip-gosip yang beredar.


"Anna!" panggil Tissa. Dia melambai meminta Anna untuk datang.


Anna dan Tissa berpelukan erat sekali, para perawat yang lain ikut tersenyum melihatnya.


"Bagaimana kabar mu? bagaimana kabar anak mu?" tanya Tissa, pertanyaan yang juga ada dibenak semua orang disana.


"Aku baik, anakku juga baik, namanya baby Aresha."


"Ya ampun, aku ingin sekali bertemu!" sahut Tissa antusias.


Tissa masih ingin banyak bertanya, namun urung saat Anton datang menghampiri. Dia yang tahu kedatangan Anna pun memutuskan untuk menghampiri lebih dulu.


Dan melihat Anton ada di rumah sakit ini cukup membuat Anna terkejut, dia tidak tahu jika Anton sudah kembali. Mulut Anna sedikit menganga menyambut antusias kedatangan Anton itu.


"Dokter Anton," sapa Anna dengan bibirnya yang tersenyum lebar.


Namun Anton urung menjawab saat ada sebuah suara yang memutus pembicaraannya dengan Anna.


"Apa kalian tidak membaca pengumuman, jam 2 akan diadakan rapat umum, kenapa masih disini?" ucap Maura dengan suaranya yang dingin.


"Rapat umum?" tanya Anna karena dia sungguh tidak tahu apa-apa, bahkan Alam tidak sedikitpun memberitahunya tentang ini.


Sementara Maura yang mendengar pertanyaan itu dari mulut Ana langsung tersenyum miring, nampak sekali raut meremehkan dari wajah yang ia tunjukkan.


"Bersiaplah, aku punya kejutan." bisik Maura, membuat Anna merasa tak nyaman seketika.