
Dokter Richard dan Marina bersiap berangkat untuk bersilaturahmi ke rumah utama keluarga Airos. Tentunya setelah dokter Richard mendapat kabar Kalau saat ini Anastasia sudah kembali ke rumah paskah melahirkan anak kedua mereka.
"Kamu kenapa? Tanya Dokter Richard, yang melihat istrinya Marina enggan masuk ke dalam mobil miliknya.
"Tidak apa-apa Mas, hanya saja Apakah Tuan Airos dan Nyonya Nadine akan bersedia menerima Marina datang ke rumah mereka? Setelah Apa yang kulakukan di masa lalu terhadap Horison?
"Kamu tenang saja sayang, kita ke sana untuk bersilaturahmi, setelah sahabatku Anastasia mendapatkan kebahagiaannya. Aku juga ingin menunjukkan kalau aku betapa bahagianya hidup bersama kamu kepada mereka." ucap dokter Richard meyakinkan kepada istrinya Marina.
"Tuan Airos Nyonya Nadine orangnya baik. mereka tidak pernah menyimpan dendam kepada setiap orang. Dulu Paman Thomson juga melakukan kecurangan ke perusahaan milik Tuan Airos. Tapi Tuan Airos selalu membiarkannya begitu saja dan lebih memilih menghindar.
Bukan berarti Tuan Airos tidak dapat memberikan pelajaran yang begitu berarti untuknya. Tapi Tuan Airos memiliki hati seorang malaikat. Jadi kamu jangan khawatir Kalau kamu tidak diterima dan mereka menunjukkan ketidaksukaannya terhadap kamu.
Marina hanya menganggukkan kepalanya, sambil menggendong buah hati mereka baby Charles, dokter Richard membantu Marina naik ke dalam mobil miliknya, setelah sang sopir membukakan pintu untuk mereka.
Setelah memastikan sang majikan sudah duduk dengan nyaman, sang sopir langsung menghidupkan mesin mobil lalu melajukannya ke arah jalan raya menuju rumah utama keluarga Airos.
Sepanjang perjalanan, Marina masih sedikit ragu. Walaupun suaminya meyakinkannya kalau dirinya tidak akan kenapa-kenapa, Walaupun dirinya bertemu dengan Nyonya Nadine dan Tuan Airos yang merupakan orang tua kandung lelaki yang dulu pernah ada di masa lalu Marina. Bahkan mereka hampir saja ingin menikah. Tapi karena Marina ingin meraih impiannya sehingga ia pun menunda pernikahan itu.
Hingga Marina gelap mata, sampai dia terjerumus ke lembah Hitam. Horison menyaksikannya dengan mata kepalanya sendiri.
Hal itulah yang tidak dapat dimaafkan oleh Horison dari Marina.
Dokter Richard meraih tangan Marina. lalu memberikan kecupan hangat di punggung tangan Marina seolah dirinya memberikan dukungan penuh kepada istrinya.
Hingga tak terasa akhirnya mereka tiba di sebu Rumah mewah. Terlihat pintu gerbang menjulang tinggi, yang jika diperkirakan mungkin pintu gerbang itu kira-kira Lima meter menjulang ke atas.
Suara klakson mobil dinyalakan oleh sang sopir. Berharap petugas keamanan yang berjaga di rumah utama keluarga Airos langsung membuka pintu.
"Maaf, Horison dan Anastasia ada?" Tanya Dokter Richard penuh selidik kepada petugas keamanan yang lagi bertugas di sana.
"Kalau boleh saya menebak, anda nona Marina, bukan?" tanya seorang pria yang bertubuh tegap itu sambil memakai seragam security membuka pintu gerbang yang menjulang tinggi. Agar mobil yang ditumpangi oleh dokter Richard dan Marina lebih leluasa masuk ke dalam.
Sebelum dirinya memberitahu, Horison sudah berada di sana.
"Kalian?
"Iya, maaf kalau kedatangan kami mengganggu Tuan, saat ini kami ingin bertemu dengan sang keponakan dan juga Anastasia. Kami hanya berniat ingin bersilaturahmi."ucap dokter Richard kepada Horison.
"Wah, suatu kehormatan besar untuk kami, Anda datang bersilaturahmi ke rumah kami ini dokter." ucap Horison sambil memberi salam kepada dokter Richard dan Marina kemudian mempersilakan mereka, duduk di ruang tamu sambil menunggu salah satu asisten rumah tangga memanggil Anastasia yang saat ini masih berada di kamar.
Beberapa menit kemudian, setelah salah satu asisten rumah tangga memberitahu kepada Anastasia, Kalau saat ini dokter Richard dan sang istri Begitu juga dengan anak mereka datang untuk bersilaturahmi, Anastasia benar-benar terhenyak. Ia begitu bahagia didatangi oleh teman masa kecilnya.
"Ya Allah, dokter Richard. Aku nggak nyangka dokter dan sang Nyonya datang ke rumah ini untuk menjenguk Aku." ucap Anastasia sambil memberi salam kepada dokter Richard dan juga Marina, kemudian ia meraih tubuh baby Charles kepelukannya lalu memberikan kecupan hangat di kening sang keponakan yang saat ini baru berusia lima bulan.
Kemudian dokter Richard dan Marina ingin sekali bertemu dengan Marcello yang saat ini sedang bermain di taman belakang bersama dengan sang baby sitter dan mereka juga ingin bertemu langsung dengan baby Sesilia.
Tuan Airos dan nyonya Nadine yang melihat kehadiran dokter Richard dan juga Marina pun, menyambut mereka dengan senyuman. Nyonya Nadine sudah melupakan kesalahan di masa lalu yang dilakukan oleh Marina kepada putranya.
Kini Marina dan dokter Richard begitu bahagia melihat sang keponakan yang tumbuh sehat, walaupun mereka tidak sempat melihat kehadirannya saat berada di rumah sakit.
Bersambung.....
hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓🙏
JANGAN LUPA TEKAN, FAVORIT, LIKE, COMMENT, VOTE, DAN HADIAHNYA YA TRIMAKASIH 🙏💓
JANGAN LUPA MAMPIR KE KARYA TEMAN EMAK.