CEO I LOVE YOU

CEO I LOVE YOU
BAB 23. MARINA JADI GILA



Di tempat lain tepatnya di sebuah apartemen milik Jonas. Saat itu Jam sudah menunjukkan pukul 23.00. Jonas melihat gelagat Marina yang tak beres. Tatapan Marina terlihat kosong, rambut dan pakaiannya terlihat acak-acakan. Sesekali dia menangis, tertawa, dan mengumpat mantan kekasihnya.


"Kau kenapa? are you okay?"tanya Jonas. Marina hanya diam tak seperti tadi yang terus memohon untuk dilepaskan.


Jonas tampak mengerutkan keningnya. merasa bingung dengan sikap aneh Marina.


"Jangan mendekat! aku akan membunuh kamu! ancam Marina. Kini Marina berubah menjadi sosok pemberani. Awalnya Jonas ingin merapikan rambut Marina. Tak lama kemudian, Marina justru berteriak-teriak.


"Semua ini karena kamu! kau yang telah menghancurkan hidupku. Jika kau tidak memutuskan aku, aku pasti tak akan seperti ini. Aku benci kamu Horison!" umpat Marina.


setelah itu, dia menangis.


"Horison, Aku mohon jangan tinggalkan aku! aku nggak mau pisah sama kamu. Aku mencintai kamu. Kenapa kamu lebih memilih pergi dariku? aku mohon kembalilah padaku," ucap Marina lirih


"Kau pasti sedang bercanda padaku kan sayang? Sudahlah jangan seperti ini!"kini Marina berubah kembali, wajahnya terlihat bahagia, ada senyuman di sudut bibirnya. namun akhirnya, dia menangis tersedu-sedu.


"Horison pergi ninggalin aku. Horison lebih memilih meninggalkan aku dan pergi dengan wanita lain."ucap Marina.


"Apa jangan-jangan dia sudah gila? mengapa dia berubah-berubah seperti itu? kadang senyum bahagia, menangis, marah, lemah,"ucap Jonas dalam hati.


Melihat Marina seperti itu, Jonas menjadi Tak tega. Jonas memandangi wajah cantik Marina. Mata Marina terlihat sembab. Marina tak bisa lagi diajak bicara. Seakan dia telah memiliki dunianya sendiri.


Seperti sekarang, Marina hanya menunduk. hanya air mata yang menunjukkan kesedihannya. Bahkan, saat Jonas menyuapi dia makan, Marina hanya membuka mulutnya untuk menerima makanan. Tak ada sepatah kata pun terlontar dari bibirnya.


"Apa aku masukkan dia ke rumah sakit jiwa saja ya? Tapi kalau aku yang masukin, nanti aku yang harus bertanggung jawab. Lebih baik aku turunkan saja dia di jalan, selesai tugasku. Iya, lebih baik seperti itu! Jonas bermonolog sendiri


"Sorry, Aku tak ingin memiliki masalah, dan aku tak ingin berhubungan dengan orang gila,"ucap Jonas.


Marina sudah menghabiskan makanan yang Jonas berikan ke mulutnya. Setelah itu Jonas bersiap-siap untuk membawa Marina dan menurunkan Marina di jalan. Saat malam seperti ini, pasti tak akan ada yang melihatnya. Suasana jalanan pasti sangat sepi.


"Kita berangkat sekarang! carilah kebahagiaanmu sendiri, Aku tak akan mengganggu kamu lagi,"ucap Jonas. tak ada respon dari Marina, tatapan Marina terlihat kosong.


Marina sudah memakai pakaiannya kembali Yang sudah compang-camping. Jonas langsung menggendongnya menuju basement tempat mobilnya berada. Jonas langsung memasukkan Marina ke mobilnya, setelah itu dia mulai melajukan kendaraannya.


Kini mereka sudah dalam perjalanan. mobil Jonas berjalan pelannya sambil memperhatikan sekitar. Hingga akhirnya, jones menepikan mobilnya. Kemudian dia langsung turun dari mobil. Setelah itu membantu Marina untuk turun dari mobil.


"I'm sorry..."ucap Jonas.


Jonas naik ke dalam mobilnya lagi dan melajukan mobilnya kembali. Meninggalkan Marina di tepi jalan. Sungguh tragis, seorang model internasional ditemukan dalam keadaan tidak waras di pinggir jalan. Semua itu karena kesombongannya. Padahal selama ini Dia Telah memiliki segalanya. Namun, dia justru mengabaikannya. hingga akhirnya Kini dia harus kehilangan segalanya.


"Cewek ya itu? Apa aku salah lihat, ya? bener nggak sih? tanya seorang pemuda kepada teman-temannya. Tingkat kesadaran mereka berkurang, karena mereka dalam keadaan mabuk.


Setelah mobil Jonas pergi meninggalkan Marina, Tak lama kemudian datang 4 orang pemuda yang baru saja selesai meneguk alkohol. Membuat mereka samar-samar. berpikir Apa yang mereka lihat itu benar seorang wanita.


"Ini cewek, lumayan ini, kita bawa saja ke tempat sepi! mumpung rudal aku lagi turn on,"ucap seorang pemuda dan diakan ketiga temannya.


"Kau wanita murahan, ya? sebelum kami yang memakai milikmu sudah Lebam,"ujar seorang pemuda. Hanya air mata yang mampu meluapkan perasaannya. Dia tak mengerti tetapi dia merasakan.


"Nikmati saja! kami akan memuaskan mu! kau itu lucu, memberontak seolah menolak, tapi milikmu sudah basah. Karena kau sudah mendapatkan pelepasan."ucap seorang pemuda dan diiyakan teman-temannya. membuat Marina menjadi bahan lelucon mereka.


Setelah puas bermain-main, mereka Langsung menggagahi Marina secara bergantian. Mulut Marina pun dipaksa untuk menggulung milik seorang pemuda yang lain dan yang satunya asik memainkan bagian tubuh milik Marina.


Marina mendapatkan kekerasan berlapis, area sensitifnya bertambah sakit mereka juga mengecup bibir Marina secara bergantian. mungkin kalau Marina saat itu benar-benar sadar. Dia akan merasa jijik dengan dirinya sendiri yang digilir seperti itu.


Setelah menuntaskan hasratnya keempatnya pemuda itu pergi meninggalkan Marina seorang diri di jalan. Suasana kota Jakarta saat itu tampak sepi. Marina hanya termenung dengan tatapannya yang terlihat kosong.


"Ada seorang wanita di sana, berhenti!"perintah salah seorang patroli kepada rekan kerjanya yang menyetir mobil.


"Coba kau turun, lihat sana! perintah seorang patroli.


Dua orang Turun dari mobil patroli dan berjalan menghampiri Marina.


"Sepertinya dia korban pelecehan $3k$ual. lihat saja pakaian yang sudah terlihat acak-acakan. Ayo kita bawa saja ke rumah sakit jiwa, kasihan,"ujar seorang patroli dan diakan temannya.


Marina dinaikkan ke dalam mobil patroli, dan dibawa.


"Kita bawa saja langsung ke rumah sakit jiwa, agar segera mendapat pertolongan,"ucap seorang patroli. Dia merasa iba, melihat kondisi Marina saat itu. Marina hanya diam, saat petugas patroli menaikkan dia ke dalam mobil.


"Sungguh malang nasib wanita ini. Padahal wanita ini sangat cantik dan seksi."Puji seorang patroli yang bernama Rayhan.


"Sepertinya kau terpesona dengannya. Memangnya kau mau dengan orang gila. cantik sih, tapi kalau gila gimana,"ejek petugas patroli lain. Rayhan menjadi bahan lelucon kalimat temannya. Rayhan hanya diam tak menanggapinya.


"Coba periksa, apa Dia memiliki identitas! agar kita bisa menghubungi keluarganya,"perintah seorang petugas patroli kepada anggota tim lainnya.


Sayangnya, Jonas tak memberikan identitas Marina. Jonas tak memberikan tas milik Marina. dia telah mereset ponsel Marina ke setelan pabrik, agar orang lain tak bisa melacak keberadaan ponsel itu. Dia juga mengambil semua uang yang berada dompet Marina.


Mereka telah sampai di rumah sakit jiwa yang berada di kota itu. Marina langsung diperiksa untuk mengetahui kondisi Marina saat ini. tujuan ini dilakukan untuk klasifikasi dalam menempatkan Marina sesuai apa yang dialami Marina saat ini.


Marina mengalami depresi, butuh seorang psikiater untuk menangani kasus ini. Dia bukan tipe pasien yang membahayakan. pasien seperti ini Justru lebih banyak diam, meskipun dia bisa saja marah, atau berhalusinasi.


Bersambung.....


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓🙏


JANGAN LUPA TEKAN, FAVORIT, LIKE, COMMENT, VOTE, DAN HADIAHNYA YA TRIMAKASIH 🙏💓


JANGAN LUPA MAMPIR KE KARYA EMAK YANG LAIN