CEO I LOVE YOU

CEO I LOVE YOU
BAB 45. PERNIKAHAN SEDERHANA



Saat Horison sedang berusaha untuk meyakinkan Nyonya Nadine dan Tuan Airos untuk memberi Restu mereka menikahi Anastasia, berbeda dengan Marina dan juga Dokter Richard.


Marina dan dokter Richard akan melangsungkan pernikahan setelah mendaftarkan diri di sebuah gereja yang lokasinya tidak jauh dari apartemen milik dokter Richard.


Hari ini adalah hari pernikahan Marina dan dokter Richard. Marina sudah terlihat cantik, menggunakan gaun yang sederhana. Dokter Ricard pun sudah terlihat tampan dengan menggunakan jas berwarna hitam dipadukan dengan kemeja putih. Tak ada pesta pernikahan mereka. Mereka hanya melakukan pemberkatan di gereja.


"Apa kamu sudah siap? Ayo kita berangkat sekarang ke gereja!"ujar dokter Richard dan Marina mengiyakan.


Mereka kini sudah dalam perjalanan menuju Gereja tempat mereka akan mengucap janji suci sehidup semati. lokasinya tidak terlalu jauh dari apartemen milik dokter Richard. Ini adalah hal pertama kalinya bagi dokter Ricard berada di fase ini.


"Kamu kenapa? mengapa wajah kamu terlihat tegang? apa kamu terpaksa menikah denganku?"Tanya Dokter Richard kepada Marina karena melihat raut wajah Marina sedikit berubah.


"Tidak. hanya saja aku merasa gugup. Aku takut nantinya kamu akan menyesal menikahi aku, wanita yang sudah kotor dan tidak suci lagi."sahut Marina membuat dokter Ricardo terkekeh mendengarnya.


"Hmmmm, Semoga saja tidak? justru aku takut, kalau aku tidak bisa membahagiakan kamu, terlebih. Aku belum pernah melakukan hal itu. Nanti, beri petunjuk saja padaku. Tolong ajari aku untuk bisa!"sahut dokter Ricard.


Tiba-tiba saja Marina terdiam, dan menggelengkan kepalanya. Dia menjadi teringat kembali apa yang terjadi padanya dulu. Saat dirinya dulu digilir oleh lima orang pria sekaligus, dan disuruh melayani nafsu birahi kelima pria mabuk itu.


Wajah Marina seketika berubah pucat, dan keringat bercucuran membasahi wajahnya. dokter Richard yakin pasti Marina sedang berpikir tentang kejadian yang sempat terjadi padanya.


"Lupakan kejadian dulu! kita buka lembaran Baru! aku akan menerima kamu apa adanya,"ucap dokter Richard sambil menggenggam tangan Marina. Mencoba untuk menguatkan Marina. Meskipun Marina sudah sembuh, sesekali dia masih suka teringat kejadian yang membuat dia mengalami trauma yang hebat.


Mobil yang membawa mereka Akhirnya sampai di gereja. Keduanya terlihat begitu mesra. Dokter Richard tampak menggandeng tangan Marina berjalan memasuki altar pernikahan. Dokter Richard meminta sang sahabat yang menjadi saksi di pernikahannya dengan Marina.


"Apakah kalian sudah siap untuk mengucap janji sehidup semati? tanya sang pendeta kepada Dokter Richard dan Marina. Apa yang sudah dipersatukan oleh Tuhan Yesus Kristus tidak dapat dipisahkan lagi oleh manusia. Pemberkatan pernikahan akan segera dimulai,"ucap sang pendeta kepada dokter Richard dan juga Marina.


"iya, saya sudah siap dan merasa yakin ingin menjadikan Marina menjadi teman sehidup semati ."sahut dokter Richard penuh dengan keyakinan. Dia sudah memantapkan hatinya, untuk menjadikan Marina istrinya. Marina pun menjawab hal yang sama, Marina yakin kalau Dokter Richard adalah jodoh terbaik yang dikirimkan oleh Tuhan Yesus untuknya.


Acara pemberkatan dimulai dan terlaksana dengan lancar. Marina tampak meneteskan air matanya. Dia masih tidak menyangka kalau akhirnya dia akan menikah dengan seorang dokter psikiater yang merupakan dokternya sendiri. Apa yang terjadi kepadanya selama ini itu merupakan rahasia Tuhan.


Kasus pelecehan yang terjadi padanya, mampu mengubah hidupnya. Mengubah dirinya menjadi sosok yang lebih baik dan tidak angkuh dan sombong lagi. Dokter Richard mampu memberikan kehidupan Marina.


Marina dan dokter Richard sudah resmi menjadi pasangan suami istri. Dokter Richard tampak memakaikan cincin pernikahannya di jari manis Marina. Cincin pernikahan mereka tidaklah terlalu mewah dan hanya sederhana saja.


"Terima kasih sudah menerima aku di hidup kamu."ucap Dokter Richard yang melabuhkan kecupan di kening Marina.


"Ajarkan aku menjadi istri yang baik untukmu!"sahut Marina. Marina pun mencium punggung tangan dokter Richard. Sebagai rasa hormatnya kepada laki-laki yang sudah resmi menjadi suaminya.


Mereka tampak mengabadikan momen bahagia mereka sebagai bukti kalau mereka adalah pasangan suami istri. Tak ada kemewahan di pernikahan mereka. Semua dilaksanakan secara sederhana. Setelah acara pemberkatan nikah telah usai dilaksanakan, dokter Richard memboyong Marina ke hotel untuk menikmati malam pertama mereka sebagai pasangan suami istri.


"Kita mau ke mana?"tanya Marina sedikit tersengat melihat arah mobil yang membawa mereka tidak menuju apartemen pribadi milik Dokter Richard.


"Kita lewati malam pertama kita di hotel,"sahut Dokter Richard membuat Marina menelan silvanya.


Dokter Richard juga sudah menyiapkan lingerie, gaun untuk acara dinner malam ini, dan juga pakaian ganti untuk mereka besok pulang. Bukan hanya itu saja, dokter Richard juga sudah menyiapkan makan malam romantis. Namun, dokter Richard hanya mampu melakukannya di sebuah cafe yang sederhana bukan restoran yang mewah.


Mobil yang membawa mereka telah sampai di hotel tempat mereka akan menghabiskan waktu bersama malam ini.


"Ayo kita turun! maaf aku hanya bisa menyewa Hotel seperti ini. Hanya hotel bintang tiga, bukan hotel yang mewah." ucap Dokter Richard


"Tidak masalah!"seperti ini saja sudah membuat aku bahagia. Terima kasih kamu sudah berusaha untuk membahagiakanku, aku sangat bersyukur memiliki kamu."ucap Marina benar-benar bersyukur Dokter Richard menerimanya walaupun ia sudah tahu masa lalu Marina yang begitu suram.


Marina dan Dokter Richard melangkahkan kakinya masuk ke dalam hotel. Setelah mereka mendapatkan kunci kamar mereka, mereka langsung naik lift menuju kamar tujuan.


"Aku tak membawa pakaian ganti. Mengapa tadi kamu tidak bilang padaku, kalau malam ini kita akan menginap."ucap Marina mengkhawatirkan kalau dirinya tidak memiliki pakaian ganti. Tidak mungkin juga Ia tetap menggunakan gaun pengantinnya sampai malam nanti.


"Tenang, saja! aku sudah menyiapkan semuanya untukmu Sayang."sahut dokter Richard sambil menatap istrinya dengan tatapan penuh kasih sayang.


"Akhirnya, mereka sampai di depan kamar tujuan. Dokter Richard langsung membuka kunci kamar hotel itu agar mereka bisa masuk dengan leluasa.


Marina begitu terharu, saat melihat surprise yang diberikan suaminya untuknya. Suami yang baru beberapa jam saja sah menjadi suaminya. Kamarnya Sudah disulap sedemikian rupa, disulap indah layaknya kamar pengantin, baru yang sedang berbulan madu.


"Apa kamu suka?"Tanya Dokter Richard menghampiri istrinya.


"Iya, tentu saja aku suka. Aku sangat menyukainya. Terima kasih suamiku sayang atas surprise nya."sahut Marina sambil mengembangkan senyumnya.


Dokter Richard langsung mengambil buket bunga mawar merah dan juga kartu ucapan yang berada di ranjang.


"Ini untukmu Sayang!"sebagai ungkapan perasaanku padamu. I love you my wife, Semoga rumah tangga kita selalu bahagia,"Jangan khawatir setelah hujan pasti ada pelangi, setelah kesedihan pasti ada kebahagiaan, sekarang kita songsong kebahagiaan kita ke depannya. Aku ingin kita menjadi pasangan yang bisa menjadi panutan untuk orang-orang.


Marina terkesima akan sikap romantis dokter Richard kepadanya. "Ya, aku akan selalu berusaha untuk menjadi istri yang baik untuk kamu. Terima kasih telah memberiku kehidupan yang baru. Aku sangat bahagia bersamamu. Kebahagiaanku ada dengan kamu. Sama halnya seperti yang kamu ucapkan setelah hujan pasti ada pelangi, setelah kesedihan pasti ada kebahagiaan. Dan saat ini aku benar-benar bahagia."ucap Marina sambil langsung memeluk suaminya.


Setelah itu Marina langsung membuka kartu ucapan itu yang bertuliskan kata-kata yang begitu indah. Menggetarkan hati Marina membuat Dia meneteskan air matanya. Dokter Richard langsung menghapus air mata yang menetes di wajah cantik istrinya.


Dokter Richard tak pernah menyangka bisa mendapatkan istri, mantan seorang model papan atas bahkan sampai internasional.


Dia langsung melingkarkan tangannya di pinggang ramping Marina. Marina pun terlihat sudah melingkarkan tangannya di leher dokter Richard. Kini posisi mereka saling berhadapan, netra mereka saling bertemu.


Bersambung.....


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓🙏


JANGAN LUPA TEKAN, FAVORIT, LIKE, COMMENT, VOTE, DAN HADIAHNYA YA TRIMAKASIH 🙏💓


JANGAN LUPA MAMPIR KE KARYA EMAK YANG LAIN