CEO I LOVE YOU

CEO I LOVE YOU
BAB 36. KEJUJURAN HORISON



Tampak Horison tidak ingin kembali malam itu. Ia memohon kepada Anastasia agar membiarkan dirinya tidur bersama baby Marcello. Tapi dengan pertimbangan yang sangat matang, akhirnya Horison tidak diizinkan oleh Anastasia menginap di sana. Mengingat di antara mereka belum ada ikatan pernikahan takut terjadi kesalahan yang sebelumnya terjadi untuk mereka.


Pukul sepuluh malam setelah baby Marcello tertidur pulas di kamarnya. Akhirnya Horison berpamitan untuk pulang. Sementara Tuan Airos dan nyonya Nadine ternyata sudah tidak di rumah sakit lagi. Nyonya Nadine sudah diperbolehkan oleh dokter untuk pulang ke rumah.


Saat Horison tiba di rumah, terlihat Tuan Airos sudah menunggu kehadirannya. Tuan Airos meminta kepada Horison untuk duduk di dekatnya. Karena ada sesuatu yang ingin Ia bicarakan kepada Putra tunggalnya itu.


"Kamu dari mana saja? Papa dengar dari Karyo kamu menyuruhnya pulang lebih awal dari kantor, dan kamu menyetir sendiri. Ini baru pulang pukul sebelas malam, Kamu dari mana saja?" kembali Tuan Airos bertanya kepada Horison.


Horison menghela nafas panjang. Ia ingin sekali menceritakan tentang Anastasia dan baby Marcello, tapi ada kekhawatiran di hatinya. Takut Nyonya Nadine mendengarnya dan ia akan sulit menerima apalagi kondisi kesehatan untuk saat ini belum stabil.


"Tadi teman menghubungiku pa, Horison diminta untuk bertemu. Biasa, anak-anak muda zaman sekarang. Papa seperti tidak pernah muda saja." ucapnya sambil ingin bangkit berdiri dari tempat duduknya. Tuan Airos langsung menahannya. Sehingga Horison kembali duduk lagi.


"Ada apa lagi, Sih Pa?" tanyanya penuh selidik.


"Kamu duduk dulu, Ada yang ingin Papa bicarakan kepada kamu.Tampak Horison mengerutkan keningnya. Ia bingung apa yang akan dibicarakan oleh Tuan Airos, terhadapnya. Tapi mau tidak mau dia harus duduk dan mendengarkan apa yang akan dibicarakan oleh Tuan Airos.


"Kamu harus jujur kepada Papa. Jangan kamu kira Papa tidak mengetahui sifat terjang kamu di luar sana.


"Katakan siapa Anastasia? tanya Tuan Airos membuat Horison terhenyak. Ia bingung dari mana Tuan Airos mengetahui tentang Anastasia.


Horison tidak menjawab. Ia hanya terdiam lalu menundukkan kepalanya.


"Katakan kesalahan apa yang telah kau lakukan kepada Anastasia? ucap Taun Airos penuh dengan penegasan.


lagi-lagi Horison tidak mampu berkata-kata,


"Sudah Papa katakan, kamu harus terus terang sekarang juga. Daripada Mama kamu mengetahuinya lebih dulu dari orang lain."ujar Tuan Airos


Anastasia wanita masa depan Horison, Anastasia kebahagiaan Horison pa.


"Kebahagiaan?


"Maksud kamu, apa?


"Horison sangat mencintai Anastasia, Anastasia merupakan wanita yang mampu menaklukkan hati Horison. Dan mampu membuat Horison lupa dengan Marina pa, Anastasia wanita yang begitu baik dan mandiri.


"Kalau memang kamu mencintai wanita itu, mengapa kamu tidak membawa Anastasia ke hadapan Papa dan Mama?"


Horison kembali terdiam, lalu Tuan Airos mengerutkan keningnya. Penasaran Mengapa putranya tidak berterus terang kepada Tuan Airos.


"Mengapa kamu hanya terdiam?


"Mama kamu sudah tidur dan istirahat di kamar kamu tidak perlu khawatir, lebih baik kamu terus terang kepada papa. Daripada Kamu membohongi Papa, sampai kapan Kamu membohongi papa? ucap Tuan Airos berharap agar Horison berterus terang kepadaNya.


"Horison sudah melakukan kesalahan setahun yang lalu dengan Anastasia. Tapi jujur pa, Horison tidak sengaja melakukan kesalahan itu, begitu juga dengan Anastasia.


"Maksud kamu apa? Jangan berbelit-belit membuat Papa semakin bingung?" ucap Tuan Airos tidak sabaran.


"Setahun yang lalu, Horison pergi ke sebuah klub malam, setelah pengkhianatan yang dilakukan Marina kepada Horison. Horison melihat langsung dengan mata kepala Horison sendiri, Marina sedang bercumbu mesra di sebuah kamar hotel dengan agensi yang mengorbitkan dirinya menjadi model papan atas.


Merasa begitu dikhianati dan dicampakkan begitu saja, Horison akhirnya menghibur diri ke sebuah klub malam. Sementara Anastasia juga melakukan hal yang sama, karena ia juga dikhianati oleh sang kekasih. Ia Pun menghadiri acara reuni SMA mereka, ternyata salah satu dari temannya memberikannya minuman beralkohol, yang ternyata selama ini Anastasia tidak pernah meminum minuman alkohol. Hingga akhirnya dia pun mabuk. Sama halnya dengan Horison.


Horison menginap di hotel yang sama lokasinya dengan club malam itu, ternyata Anastasia juga memasuki kamar yang salah. Kami memang benar-benar salah kala itu, tidak menyadarinya sama sekali.


Horison sadar kalau Horison sudah merenggut kesucian Anastasia. Membuat hidup Anastasia menderita selama bertahun. ternyata Anastasia hamil benih dari Horison. sementara di antara kami tidak saling kenal. Bahkan nama Anastasia juga tidak aku ketahui kala itu, Tapi entah mengapa, Horison terus memikirkan wanita yang ternyata bernama Anastasia.


Berulang kali Horison mencari tahu di mana keberadaan wanita itu. Tapi anak buah Horison sama sekali tidak menemukannya. kepergian wanita itu membuat hari-hari Horison menjadi hampa. Entah mengapa pikiran Horison selalu untuknya.


Bayang-bayang wanita itu menghantui pikiran Horison, bahkan Horison tidak memiliki hasrat dengan wanita lain. Selain dari Anastasia. Hingga tiba saatnya perusahaan kita menjalin hubungan kerjasama dengan perusahaan milik Pak parlindungan yang berasal dari Sumatera, tepatnya di kota Medan.


Entah mengapa Horison terjun langsung ke sana, padahal bisa saja anak buah Horison yang Horison percayakan untuk melakukan tugas dan tanggung jawab itu. Tapi mungkin ini takdir Allah mempertemukan Horison kembali dengan Anastasia.


"Apa Papa tahu, pertemuanku dengan Anastasia kembali, penuh dengan dramatis. Bahkan aku tidak mengetahui kalau aku sudah memiliki seorang Putra yang tampan dan menggemaskan. Papa dan mama sudah memiliki cucu, baby Marcello. Nama itu yang disematkan oleh Anastasia untuk putra kami.


Anastasia sempat tidak mengakui kalau baby Marcello itu Putraku. Tapi entah mengapa kata hatiku mengatakan kalau baby Marcello merupakan Putra kandungku sendiri. Sehingga aku berinisiatif untuk bekerja sama dengan pihak rumah sakit tempat baby Marcello mengadakan imunisasi, dan sepertinya pihak rumah sakit memastikan kalau baby Marcello merupakan Putra kandungku.


Pertemuanku dengan Anastasia kala itu, saat Pak Parlindungan mengajakku liburan ke danau Toba. Setelah kembali dari danau Toba, kami singgah di kota Pematangsiantar, dan makan di sebuah restoran milik Anastasia sendiri. Yang ternyata pak Parlindungan merupakan salah satu teman Anastasia.


Pak Parlindungan memperkenalkan kami dan alangkah terkejutnya Horison, melihat wanita yang selama ini Horison cari-cari, saat itu berada di hadapan Horison sendiri. Ada rasa kebahagiaan di hati Horison kala itu. Tapi sepertinya Anastasia pura-pura Tidak mengenali Horison.


Penuh perjuangan Horison meyakinkan Anastasia kalau Horison benar-benar sangat mencintainya, bukan karena baby Marcello. Tetapi karena dari hati yang paling dalam, Horison sangat-sangat mencintai Anastasia.


Berbulan-bulan Horison membujuk Anastasia untuk kembali ke Jakarta. Tapi dia tetap tidak bersedia. Karena ia khawatir Papa dan Mama akan menolak kehadirannya, setelah mengetahui kalau Dia memiliki seorang anak diluar nikah. Bisa Horison pastikan kalau baby Marcello itu Putra kandung Horison, dan darah Horison mengalir di darah baby Marcello." ucap Horison yang mampu membuat Tuan Airos tercengang seolah tidak percaya rahasia sebesar itu dipendam sendiri oleh putranya.


Bersambung.....


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓🙏


JANGAN LUPA TEKAN, FAVORIT, LIKE, COMMENT, VOTE, DAN HADIAHNYA YA TRIMAKASIH 🙏💓


JANGAN LUPA MAMPIR KE KARYA EMAK YANG LAIN