CEO I LOVE YOU

CEO I LOVE YOU
BAB 68. KEMBALI KETANAH AIR



Saat mereka menyantap menu makan malam sambungan video call itu tersambung, mereka tidak menghentikannya sama sekali. Agar Nyonya Nadine dapat menyaksikan kebahagiaan mereka saat ini. Sesekali Anastasia pun ini ikut berbicara kepada Nyonya Nadine. Dan ia terlihat baby Marcello berada di gendongan Nyonya Nadine. membuat rasa rindu yang begitu dalam terhadap putranya semakin mendalam.


Terlihat Nyonya Nadine senyum sumringah melihat Putra dan menantunya sedang menikmati makan malam yang romantis. Di mana rencana Nyonya Nadine ingin memberikan kado pernikahan berupa paket bulan madu di los angeles. Membuat Nyonya Nadine benar-benar bahagia.


Apalagi sepertinya Anastasia menikmati perjalanan bulan madu mereka. Kini Nyonya Nadine sudah disibukkan menjaga baby Marcello. Kegiatan yang baru Nyonya Nadine lakukan setelah sekian lama, Nyonya Nadine menanti seorang cucu. Kini Nyonya Nadine sudah mendapatkannya.


Biasanya Nyonya Nadine hanya pergi bersama teman-teman arisan dan juga ngumpul bersama teman-teman sosialitanya. Tapi untuk saat ini kesibukan Nyonya Nadine sudah bertambah setelah hadirnya cucu baby Marcello di kehidupan mereka.


Walaupun terkadang teman-teman sosialita Nyonya Nadine meminta mereka untuk bertemu, tapi Nyonya Nadine memilih Untuk tetap menjaga baby Marcello Walaupun Bibi Narsih ada, yang selalu standby menjaga Marcello.


Nyonya Nadine ingin merawat cucunya dengan tangannya sendiri. Ia benar-benar bahagia dengan kehadiran baby Marcello. Terkadang teman-teman sosialitanya bertanya kapan Horison menikah. Walaupun dengan kebohongan akhirnya teman-teman sosialita nyonya dan percaya kalau Horison menikah secara diam-diam kurang lebih satu tahun yang lalu. Dan baru diadakan resepsi, karena ia terlalu sibuk mengurus perusahaan milik keluarga Airos.


Mereka memang percaya. Mereka tidak tahu kalau itu hanya bohong belaka, untuk menutupi status Baby Marcello yang lahir di luar pernikahan.


Terlihat Anastasia dan juga Horison menikmati perjalanan bulan madu mereka. Apalagi tampaknya Anastasia sudah semakin sayang dan cinta kepada Horison. Pengakuan rasa cinta Anastasia terhadap Horison membuat Horison benar-benar bahagia.


Sudah beberapa hari Horison dan Anastasia berada di Amerika serikat. Mereka tidak hanya pergi ke los angeles, mereka juga pergi ke san Diego California. Mereka tidak menyia-nyiakan kesempatan liburan itu, karena mungkin saja mereka tidak akan bisa pergi dalam waktu dekat melakukan liburan. karena Horison akan disibukkan dengan pekerjaannya mengurus perusahaan keluarga Airos.


Hal itulah membuat Horison ingin membahagiakan istrinya, membawanya menikmati alam semesta yang ada di negara itu.


Setelah Kurang lebih tiga minggu mereka mengadakan perjalanan bulan madu, kini mereka saatnya kembali ke tanah air. "Sayang kita akan segera kembali ke tanah air. Apakah kamu masih ingin di sini? Soalnya ada pekerjaan penting yang harus aku kerjakan, dalam jangka waktu dekat ini."ucap Horison kepada istrinya.


"Tidak, lebih baik kita langsung pulang ke indo. Karena bagaimanapun Aku sangat merindukan Putraku. Putraku juga pasti sangat merindukanku." ucap Anastasia.


"Kalau begitu, besok pagi kita akan kembali ke tanah air."ujar Horison yang dibalas anggukan dari Anastasia.


****


Keesokan harinya pagi-pagi sekali Anastasia sudah bersiap ingin segera kembali ke tanah air. Karena dirinya sudah tidak sabar ingin bertemu dengan Putra kesayangannya itu. Sementara Horison masih tertidur pulas. Ia menghampiri suaminya.


"Sayang bangun, bukankah Pagi ini kita harus segera kembali ke tanah air? Mengapa kamu masih bermalas-malasan di sini. Ayo bangun, dan segeralah mandi." ujar Anastasia sambil langsung memberikan kecupan hangat di wajah tampan suaminya.


Horison bergeliat berusaha membuka kedua kelopak matanya. Netranya menelisik seisi ruangan. Netranya menangkup sosok istrinya yang sudah duduk di tepi ranjang. Ia melihat Anastasia sudah terlihat rapi dan bersih.


"Sayang kamu sudah siap-siap?" tanya Horison yang baru membuka kedua kelopak matanya lalu menguceknya.


"Iya sayang, bukankah kamu yang mengatakan kalau kita pagi-pagi sekali harus segera kembali ke tanah air? tapi pagi ini mengapa kamu jadi bermalas-malasan sampai jam segini kamu belum bangun."ucap Anastasia sambil langsung menarik tangan suaminya agar segera bangkit dan membersihkan diri.


Horison berlalu meninggalkan istrinya masuk ke dalam kamar mandi. Sementara Anastasia yang sudah mempersiapkan baju ganti untuk suaminya duduk di tepi ranjang.


Beberapa menit kemudian Horison Kembali keluar dari kamar mandi dengan menggunakan handuk yang dililitkan di tubuhnya. Terlihat rambutnya masih basah sesekali air masih menetes di tubuhnya membuat Anastasia semakin terpesona melihat dada bidang suami yang terlihat begitu atletis.


"Tidak ada apa-apa, cepatlah pakai pakaianmu nanti, anak buahmu terlalu lama menunggu kasihan mereka." ucap Anastasia.


"Ayo dong, sekali saja. Sebelum kita pulang ke tanah air." ucap Horison memohon kepada istrinya membuat Anastasia langsung menggelengkan kepalanya.


" Kapan saja kamu bisa meminta. Tapin jangan sekarang, karena kita sudah akan berangkat ke tanah air. Jadi tolong pahami ya, kita harus segera berangkat saat ini juga."


Horison menghela nafas berat. Lalu ia pun langsung menggunakan pakaiannya yang sudah disediakan oleh Anastasia. Setelah memastikan penampilannya sudah terlihat rapi, mereka berlalu meninggalkan Hotel menuju bandara di kota san Diego. Kebetulan terakhir perjalanan mereka berada di kota san Diego California.


Tampak anak Buah Horison sudah mengangkat barang bawaan mereka. Apalagi sebelumnya Anastasia sudah membelanjakan beberapa souvenir untuk oleh-oleh yang akan dibawanya kepada kedua orang tuanya, dan kedua mertuanya, tak lupa ya juga membawa untuk bibi Narsih yang terkhusus untuk baby Marcello.


Setelah melakukan perjalanan kurang lebih satu jam dari hotel menuju bandara, akhirnya mereka tiba di sana. Tampak asisten Horison berbicara dengan pilot yang akan menerbangkan jet pribadi milik keluarga Airos.


tampaknya jet pribadi sudah siap untuk diterbangkan. Tak lupa mereka juga minta izin untuk kepada pihak bandara dan setelah mendapat izin dari pihak bandara, jet pribadi itu pun akan segera take off tentunya setelah Anastasia dan Horison berada di dalam pesawat.


Horison menggandeng tangan Anastasia dengan mesra, berjalan memasuki pesawat jet pribadi milik keluarga Airos.


"Apa kamu tahu sayang, aku benar-benar bahagia. Kamu tahu aja, kalau aku menyukai perjalanan bulan madu kita, yang ada di negara ini.


Ini salah satu negara impianku sebelumnya. Jika kamu tidak membawaku ke negara ini, aku juga sudah menabung agar suatu saat nanti aku dapat berlibur dengan Putra kita baby Marcello saat aku masih berada di kota Pematangsiantar.


Tapi karena kamu sudah mengajakku berlibur ke sini, ya uang yang aku tabung bisa aku gunakan untuk biaya baby Marcello kelak. atau tidak suatu saat nanti baby Marcello juga akan ikut berlibur ke negara ini." ucap Anastasia sambil mengembangkan senyumnya.


"Hei, apa yang kamu pikirkan?


"Apa Kamu pikir aku tidak akan mampu membawa kalian liburan ke sini kapanpun kalian inginkan? aku pasti mampu melakukannya.


"Apa kamu lupa Siapa suami kamu ini?" tanya Horison kepada Anastasia.


Anastasia hanya nyengir kuda. Ia lupa kalau suaminya seorang milyader tak mungkinlah seorang milyader, tidak bisa membawa keluarga kecilnya untuk berlibur sekedar di negara itu. Bahkan berlibur keliling dunia juga pasti dia mampu.


Bersambung.....


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓🙏


JANGAN LUPA TEKAN, FAVORIT, LIKE, COMMENT, VOTE, DAN HADIAHNYA YA TRIMAKASIH 🙏💓


JANGAN LUPA MAMPIR KE KARYA EMAK YANG LAIN