CEO I LOVE YOU

CEO I LOVE YOU
BAB 20. PANGGIL SAYANG



Horison bangkit dari tempat duduknya, lalu menatap Anastasia dengan tatapan penuh arti.


"Tidak perlu menatapku seperti itu, lebih baik kamu masuk saja daripada kamu mati kedinginan di sini. Nanti kami yang dituduh melakukan tindakan kriminal kepada kamu


" ucap Anastasia dengan Ketus tapi terlihat ketulusan dalam hatinya.


Horison tidak peduli dengan nada Ketus Anastasia. Ia merasa bersyukur kalau dirinya sudah diperbolehkan Anastasia masuk ke dalam rumah. Itu artinya jalan sudah mulai terbuka, dapat berbicara bersama Anastasia dengan leluasa.


Anastasia berlalu ke dalam kamar, lalu mengambil baju kaos oblong dan jaket, dan ia berikan kepada Horison. Padahal bukan tidak ada baju ganti Horison di dalam mobil, tetapi ia tetap menerima baju kaos oblong dan jaket yang diberikan Anastasia.


"Pakai ini, bajumu yang kamu gunakan itu sudah lembab. lebih baik langsung kamu ganti saja nanti kamu sakit." ucap Anastasia. Kemudian Anastasia berlalu ke dapur mengambil teh hangat untuk Horison berharap tubuh Horison menghangat setelah meminum teh hangat yang diberikan oleh Anastasia kepadanya.


"Ini minumlah, mungkin Dengan meminum ini tubuhmu akan semakin menghangat. Habis itu, Kamu makan. Ajak sekalian anak buah kamu itu. Aku tahu mereka pasti juga sudah sangat lapar, karena kalian mulai tadi siang ada di sini." ucap Anastasia kepada Horison. Horison menatap Anastasia dengan tatapan penuh kerinduan.


Ia mengirimkan pesan Whatsapp kepada anak buahnya yang sedang berada di dalam mobil. Di situasi hujan seperti ini, anak buahnya masih terlihat tidur. Hingga suara notifikasi ponsel Milik Bagas terdengar membuat dirinya langsung terbangun. Ia melihat pesan Whatsapp dari Bosnya itu, meminta kepada mereka untuk segera masuk ke dalam rumah sederhana yang ditempati oleh Anastasia.


"Bangun, ayo bangun! bos meminta kita masuk ke rumah itu." ucap Bagas membangunkan rekannya. Cleo Terhenyak saat Bagas membangunkan dirinya. ia mulai bergeliat, kemudian mengucek matanya yang masih terasa ngantuk.


"Ada apa sih membangunkan aku? lagi enak-enak tidur nih.." ucap Cleo kepada Bagas.


"Bos meminta kita masuk ke rumah sepertinya Nona Anastasia Sudah menerima Bos di sana." ucap Bagas kepada Cleo. Cleo langsung beranjak dari tempat duduknya membuka pintu mobil, sebelumnya ia sudah menyiapkan payung agar tidak kehujanan masuk ke dalam rumah.


Kini Anastasia sudah menghidangkan menu makanan yang sudah ia masak sebelumnya. kebetulan persediaan bahan makanan masih ada. Anastasia memasak yang simpel saja yang penting ada untuk mengganjal perut Horison dan kedua anak buahnya.


"Makanlah, hanya ini yang bisa aku hidangkan malam-malam seperti ini. Lagian bahan makanan yang dapat diolah tinggal ini saja." ucap Anastasia sambil menghidangkan tiga piring nasi goreng tiga butir telur mata sapi dengan dilengkapi dengan lalapannya.


"Dari aroma yang menelisik ke hidung mereka, tampaknya nasi goreng itu terasa enak.


"Terima kasih sayang, kamu sudah menghidangkan menu makanan yang lezat seperti ini." ucap Horison membuat Anastasia terhenyak mendengarkan kata-kata sayang yang keluar dari mulut Horison.


Tampak kedua anak buah Horison langsung tertawa cengengesan mendengar bosnya yang terlihat Arogan dan dingin selama ini, kini tak berkutik di hadapan seorang wanita seperti Anastasia. Bahkan tanpa rasa malu iya memanggil Anastasia dengan panggilan sayang. Dalam sepanjang sejarah kehidupan Horison, ia sama sekali tidak pernah merendahkan dirinya di hadapan perempuan.


Apalagi saat Horison menjalin hubungan dengan Marina. Ia tidak pernah merendahkan dirinya sama seperti saat ini. Tapi Anastasia mampu melelehkan seorang pria Arogan dan dingin seperti es batu, membuat anak buah Horison saling pandang.


"Wah nasi gorengnya memang benar-benar enak, tidak ada tandingannya. Pantas saja usaha kuliner Nona Anastasia berkembang di mana-mana." Puji anak buah Horison.


"Tidak perlu memuji saya berlebihan seperti itu, ini hanya masakan sederhana. Tidak ada apa-apanya dibandingkan chef di restoran lain." ucap Anastasia kepada kedua anak buah Horison.


"Memang nasi goreng masakan kamu enak sekali sayang, Aku ingin ke depannya kamu yang memasak menu sarapan pagi, makan siang, dan juga makan malam untukku." ucap Horison membuat anak buah Horison langsung tertawa ngakak.


Mendengar suara tawa anak buah Horison, Horison langsung menatap kedua anak buahnya dengan tatapan tajam. Seolah dirinya ingin menelan anak buahnya hidup hidup. Hal itu membuat Cleo dan Bagas tidak dapat berkutik. Mereka hanya menunduk saat tatapan tajam Horison mengarah kepada mereka.


"Orang tertawa kok ditatap seperti itu, Kan mereka tidak salah. Sepertinya mereka merasa lucu Kamu memanggilku dengan panggilan sayang, karena diantara kita tidak ada hubungan apa-apa." ucap Anastasia seolah dirinya mengetahui tatapan Horison kepada anak buahnya kalau saat itu Horison kesal ditertawakan oleh anak buahnya.


Bersambung.....


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓🙏


JANGAN LUPA TEKAN, FAVORIT, LIKE, COMMENT, VOTE, DAN HADIAHNYA YA TRIMAKASIH 🙏💓


JANGAN LUPA MAMPIR KE KARYA EMAK YANG LAIN