CEO I LOVE YOU

CEO I LOVE YOU
BAB 78. SEBUAH ANCAMAN



"Nyonya, ada telepon dari seseorang." ucap salah satu pelayan yang bekerja dirumah utama dokter Ricard yang kini di tempati, oleh dokter Richard bersama Marina.


"Dari siapa pak?


"Tidak tahu nyonya, hanya saja ingin mencari nyonya."ucap sang pelayan kepada Marina. Marina meraih ganggang telepon.


"Syalom, selamat siang." Safa Marina di ujung telepon.


"Iya, Bagaimana kehidupan kamu sekarang. jangan kamu merasa bahagia dulu, karena suami kamu sudah berhasil merebut aset keluarga Antonio. Asal kamu tahu aku tidak akan tinggal diam, aku akan menghancurkan kehidupan kalian bagaimanapun caranya."ucap seseorang di dalam sambungan telepon selulernya mengancam Marina.


Hal itu membuat Marina semakin khawatir.


"Kamu siapa?


"Jangan pernah mengancamku seperti itu."Aku tidak pernah takut kepada siapapun, Aku hanya takut kepada Tuhan Yesus."ucap Marina di dalam sambungan telepon seluler itu.


"Ha ha ha.... kita lihat saja nanti, Kau pasti meraung raung memohon ampun kepadaku. Aku tidak akan membiarkan hidupmu bahagia dengan Richard anak laknat itu."ucap Nyonya Carlina kepada Marina yang sudah sedikit khawatir. Dari sini dia bisa menebak Siapa yang menghubungi dirinya.


"Apa mereka Paman Thomson atau bibi Carlina? tanya Marina dalam hati. Tapi Marina berusaha untuk menenangkan hatinya. Marina memutuskan sambungan telepon selulernya dengan sepihak. Sebelumnya Marina sudah merekam pembicaraan mereka saat ditelepon. Untuk jaga-jaga suatu saat nanti kalau mereka sebelumnya sudah melakukan pengancaman.


Kemudian ia meraih ponselnya, lalu mencari nomor kontak suaminya di sana. Setelah ia menemukan nomor kontak suaminya ia langsung menekan tombol hijau yang ada di layar ponselnya berharap suaminya mengangkat sambungan telepon selulernya.


"Shalom Selamat siang, Sayang. Ada apa menghubungiku siang-siang seperti ini, biasanya kamu hanya mengirimkan pesan Whatsapp untuk sekedar mengingatkanku makan siang.


lalu Marina pun memberitahu kalau ada seseorang yang mengancam dirinya kepada suaminya. Sebenarnya Marina tidak ingin memberitahu, Tapi setelah ia pikir-pikir suaminya berhak mengetahui ada sesuatu atau apa yang terjadi di kehidupannya.


Mendengar penuturan dari Marina dokter Richard mengeraskan rahangnya. "Maunya apa sih mereka tidak puas apa telah mengambil alih dan menguasai harta kekayaan milik orang tuaku,. selama ini membuat hidupku menderita." gumam dokter Richard dalam hati.


Setelah selesai berbicara dengan Marina dokter Richard memutuskan sambungan telepon selulernya. Kemudian ia mencari nomor ponsel orang-orang kepercayaannya yang ingin membantu dirinya untuk menjaga Marina dan buah hati mereka. Karna dokter Richard takut jika sampai sang Paman melakukan tindakan yang dapat menyakiti Marina dan juga putranya baby Charles. Dia tidak ingin terjadi sesuatu kepada istri dan anaknya sehingga dokter Richard memperketat penjagaan di rumah utama, agar mereka tidak kecolongan.


Bisa saja sang paman menculik baby Carles atau istrinya untuk bernegosiasi supaya memberikan sebagian harta kekayaan yang selama ini mereka menguasainya. Karena dokter Richard belum memiliki ilmu atau belum cukup umur untuk memimpin perusahaan Kala itu.


"Lakukan sesuatu, Aku tidak ingin terjadi sesuatu kepada istri dan anakku. Aku tidak peduli bagaimanapun caranya, kamu harus segera tangkap mau hidup atau mati." ucap dokter Richard kepada anak buahnya.


Bersambung.....


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓🙏


JANGAN LUPA TEKAN, FAVORIT, LIKE, COMMENT, VOTE, DAN HADIAHNYA YA TRIMAKASIH 🙏💓


JANGAN LUPA MAMPIR KE KARYA EMAK YANG LAIN