
Pagi hari yang indah matahari sudah memperlihatkan wajahnya di permukaan bumi. Sinar mentari cerah memasuki celah-celah gorden masuk ke sebuah kamar mewah yang ditempati sepasang suami istri yang sedang berbahagia.
Karena telah hadir di tengah-tengah rumah tangga Mereka seorang pangeran kecil yang sangat tampan. Membuat kebahagiaan kehidupan rumah tangga pasangan dokter Richard dan Marina semakin bahagia.
Jujur saja Marina tidak menyangka kalau dirinya yang sempat mengalami depresi atas pelecehan yang dilakukan oleh Jonas, Herlan dan beberapa orang pria brengsek, yang membuat dirinya sempat menginap di sebuah rumah sakit jiwa milik suaminya dokter.
Pertemuannya di rumah sakit dengan Richard penuh dengan dramatis hingga Mereka pun akhirnya saling jatuh cinta. Ada kebahagiaan tersendiri di hati Marina ada hikmah dibalik kejadian yang menimpa dirinya.
Tuhan mempertemukannya dengan seorang pria tampan, baik, dan sangat menyayangi dirinya. Hingga suatu waktu mereka mengesahkan hubungan mereka ke jenjang pernikahan di sebuah gereja yang lokasinya tidak jauh dari apartemen tempat tinggal dokter Richard sebelumnya.
"Mungkin ini sudah rencana Tuhan kepadaku, sehingga aku bertemu suamiku yang sangat tampan baik dan menyayangiku. Kini hidupku sudah sempurna memiliki sebuah keluarga kecil seorang anak dan suami yang sangat mencintaiku."gumam Marina bermonolog sendiri.
Tak lupa dokter Richard sering mengajak Marina ke sebuah gereja, dokter Richard memang aktif di gereja. Ia selalu menyempatkan diri untuk melakukan ibadah. Baru saat hidup bersama dokter Richard, Marina mengenal namanya rumah ibadah.
Walaupun awalnya Marina memang memeluk agama Nasrani, tapi ia jarang sekali pergi beribadah ke gereja. Berbeda halnya dengan dokter Richard, dokter Richard memang aktif di gereja mulai dari perkumpulan pemuda, atau pemuda ia selalu aktif di sela-sela ia bekerja sebagai dokter psikiater.
"Huyanmmmm, dokter Richard bergeliat perlahan Ia membuka kedua kelopak matanya, karena sinar mentari mengenai netranya. Membuat tidurnya menjadi terusik. Ia pun akhirnya terbangun. Hari ini dokter Richard agak telat bangun, Bagaimana tidak dia yang selalu berjaga untuk mengganti popok putranya baby Carles. Karena dokter Richard tidak ingin mengganggu tidur istrinya yang begitu nyenyak. Sehingga ia mengambil alih tugas Marina walaupun babysitter sudah ada yang merawat baby Charles.
Tapi selagi dokter Richard berada di rumah, ia ingin menjaga dan merawat putranya sendiri dengan tangannya sendiri. Dokter Richard tidak ingin putranya kekurangan kasih sayang dari ayah dan ibunya. Sehingga ia memilih merawat baby Charles saat ia berada di rumah.
Sementara Marina yang baru selesai melakukan ritual mandinya, ia keluar dengan hanya menggunakan handuk yang dililitkan di tubuhnya. Rambutnya yang masih basah membuat aura kecantikannya semakin mempesona bagai sang suami.
Susah payah Dokter Richard menelan silvanya, Ingin rasanya dirinya langsung melahap sang istri. Tapi ia ingat kalau istrinya saat ini masih masa nifas. Sehingga dokter Richard harus mau tak mau ia menahan diri. "Aduh Sayang kalau melihat kamu seperti ini imanku jadi goyah."ucap dokter Richard dibalas tawa dari Marina.
"Tahan dulu, belum bisa sesuai dengan anjuran dokter kamu harus puasa dulu."sahutnya berniat untuk menjahili suaminya. Tapin ia juga merasa tidak tega melihat wajah suaminya yang tampak kusut menahan rasa yang berkecamuk di dalam sana.
"Hari ini hari Minggu, jadwal ibadah ke gereja. dokter Richard melihat jarum jam yang ada di Di dinding. Ia Melihat jarum jam sudah pukul delapan pagi. Waduh Sepertinya kita ibadah pagi sudah telat sayang. Kita ibadah siang saja ya pukul sepuluh saja."ucap dokter Richard kepada sang istri.
"Ia tidak apa-apa sayang, Lagian Ini pertama kalinya baby Charles ikut ke gereja. Aku ingin memberikan ucapan syukur ke gereja, Apa kamu tidak masalah? tanya Marina kepada sang suami meminta persetujuan untuk memberikan ucapan syukur dan perpuluhan ke gereja.
"Tentu tidak sayang, aku juga sudah memiliki rencana memberikan ucapan syukur dan perpuluhan ke gereja. Karena aku benar-benar bersyukur dengan kehadiran baby Carles saat persalinan dilancarkan dan dimudahkan segalanya, itu semua tidak luput dari rencana Tuhan Yesus."ucap dokter Richard kepada Marina yang dibalas anggukan dari Marina.
Kini keduanya sudah bersiap-siap ingin berangkat ke gereja tak lupa sama Jupiter sudah mempersiapkan Baby Charles untuk dibawa ke gereja pertama kalinya. Dokter Richard dan juga Marina sudah bersiap untuk berangkat baby sitter juga mengikuti mereka.
"Tampak dokter Richard sendiri yang mengendarai mobil Lamborghini miliknya, menuju sebuah gereja di mana dokter Richard dan Marina diberkati saat pemberkatan pernikahan itu berlangsung.
Pelayan di gereja itu tentu saja mengenali dokter Richard, dekat Karena dokter Richard juga seorang pelayan di gereja itu. Ada kebanggaan tersendiri di hati Marina ternyata suaminya begitu aktif di gereja sebelum menikah dengannya.
"Selamat datang dokter Richard, dan nyonya Marina. Silakan masuk." sahut seorang wanita berpras cantik yang tak lain dan tak bukan adalah Alexa yang mampu membuat Marina terhenyak. Bagaimana tidak, Marina tidak menyangka kalau Alexa itu juga beribadah di tempat yang sama dengan mereka.
"Alexa kamu Ternyata," ucap Marina keheranan yang dibalas nyengir kuda dari Alexa. "Ayo kakak ipar masuk di sana ada bangku kosong. Nanti baby Carles akan beribadah di tempat ruang sekolah minggu." ujar Alexa mempersilahkan Marina dan Dokter Richard masuk ke gereja dan mempersilahkan mereka duduk di bangku kosong.
Tiba-tiba Seorang pendeta langsung menghampiri keduanya. "Selamat ya, atas kelahiran Putra Dokter Richard dan nyonya Marina. Semoga baby Carles menjadi anak yang takut akan Tuhan, dan berbakti kepada orang tua."ucap pendeta Palti kepada dokter Richard dan Marina sambil memberi salam.
Dokter Richard dan Marina mengembangkan senyumnya. "Terima kasih Pak pendeta, atas doanya, semoga doa-doa kita dikabulkan oleh Tuhan." ucap dokter Richard dan Marina kompak.
Kemudian dokter Richard berpamitan kepada Marina untuk pergi ke ruangan, di mana biasanya sebelum pelayan gereja dan juga pendeta memulai acara kebaktian. Ia pun menyerahkan ucapan syukur yang akan Ia berikan ke gereja. Sedangkan perpuluhan Ia berikan saat persembahan diadakan.
Selama kebaktian berlangsung, hati Marina semakin adem dan damai. Ia Pun menyesali dan meratapi dosa-dosa yang ia lakukan selama ini. Saat dirinya menjadi seorang model papan atas. Ia bersyukur Tuhan mempertemukannya dengan dokter Richard.
Selama kebaktian berlangsung Marina mengutip banyak makna dan hikmah, yang dipaparkan oleh pendeta saat menjabarkan firman Tuhan, yang dikutip dari kitab-kitab Alkitab. Membuat hati Marina merasa dirinya telah menghianati Tuhannya sendiri. Ia punya berdoa dan meminta ampun kepada Tuhan. berharap Tuhan memberikan pengampunan atas segala dosa-dosa yang ia lakukan selama ini.
Dokter Richard menggenggam tangan istrinya, ia mengetahui kalau sang istri merasa tersentil saat pendeta memberitakan firman Tuhan melalui ayat-ayat Alkitab itu. "Jangan menangis, Tuhan pasti akan mengampuni orang-orang yang sudah menyadari kesalahannya dan tidak akan mengulangi kesalahan yang sama lagi."ucap Dokter Richard berusaha menenangkan hati istrinya.
"Iya sayang, terima kasih kamu sudah menunjukkan jalan yang benar. Mungkin Jika Tuhan tidak mempertemukan kita entah bagaimana hidupku. Kau memang lelaki yang dikirimkan Tuhan untuk membimbingku menjadi orang yang lebih baik."ucap Marina dibalas senyuman dari dokter Richard
Sementara Horison saat ini hanya terkekeh menatap nyonya Tapasya dan Tuan Geraldine yang saling menyalahkan. Karena mereka baby Marcello rewel. Horison tidak mengetahui kalau Tuan Geraldine sudah berencana ingin menemui cucu mereka. sebelumnya Tuan Geraldine sama sekali tidak ada memberitahunya.
"Mama jangan selalu menyalahkan papa dong, Siapa suruh mama menggoda papa. ia jadinya kita terlambat menjenguk cucu kita hingga cucu kita pun rewel. Apa kamu tahu cucu kita baby Marcello itu permata hatiku."ucapkan Geraldine dibalas dengan gelengan kepala dari nyonya tapasya karena tuan Geraldine menyalahkan dirinya.
Bersambung.....
hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓🙏
JANGAN LUPA TEKAN, FAVORIT, LIKE, COMMENT, VOTE, DAN HADIAHNYA YA TRIMAKASIH 🙏💓
JANGAN LUPA MAMPIR KE KARYA EMAK YANG LAIN