CEO I LOVE YOU

CEO I LOVE YOU
BAB 47. DI RESTUI



Nyonya Nadine seolah tidak percaya kalau wanita yang dinodai oleh putranya sendiri merupakan Anastasia salah satu gadis incaran Nyonya Nadine, yang ingin Ia jadikan menjadi menantu untuk Horison.


"Jadi Anastasia yang menanggung beban berat atas kesalahan yang kamu lakukan selama ini?"amarah Nyonya Nadine memuncak kepada Horison. Nyonya Nadine sampai bangkit dari tempat duduknya dan menghampiri putranya melayangkan dua kali tamparan di wajah tampan putranya.


Nyonya Nadine tidak terima perlakuan yang dilakukan oleh Horison terhadap Anastasia. Apalagi Nyonya Nadine sangat mengetahui siapa sosok Anastasia yang sebenarnya. Dia wanita yang baik hati, rajin, gigih, dan sopan terhadap yang lebih tua, Bahkan ke setiap orang.


Anastasia selalu ramah terhadap Nyonya Nadine. Hal itulah yang membuat Nyonya Nadin dulunya mempercayai Anastasia untuk menjaminkan meminjam dana modal usaha untuk membuka sebuah restoran di kota Jakarta.


Awal mulanya Anastasia membuka restoran dulunya hanya warung nasi kaki lima, tapi Setelah nyonya Nadine menyicipi masakan Anastasia, membuat nyonya Nadine berniat membantu Anastasia kali itu, untuk memberikan pinjaman modal usaha. Tetapi Anastasia menolaknya secara halus. Hingga Mereka pun sepakat Nyonya Nadine menjaminkan Anastasia ke bank untuk meminjam modal usahanya. Dan mulai dari sanalah usaha restoran milik Anastasia berkembang.


Horison hanya memegangi pipinya sambil tertunduk. Sementara Tuan Airos hanya menatap istri dan putranya secara bergantian. Anastasia terhenyak melihat Nyonya Nadine emosi melihat putranya. Setelah mengetahui kalau Anastasia lah wanita yang masa depannya dihancurkan oleh Horison.


"Maafkan Horison Mam, Jika saja Horison mengetahui Mama mengenali Anastasia mungkin Horison tidak akan terlalu lama mencari keberadaan Anastasia. Bahkan saat itu juga, Horison akan segera menikahi Anastasia dan Horison tidak ingin membiarkan Anastasia menjalani hidup sendiri, saat dirinya membutuhkan seseorang di sampingnya."ucap Horison merasa bersalah. Anastasia yang sedari tadi hanya terdiam, akhirnya angkat bicara.


"Tante, Sudahlah semuanya sudah berlalu yang penting Horison menyadari kesalahannya. Dan ini tidak sepenuhnya kesalahan Horison. Ini kesalahan Anastasia juga."ucap Anastasia memohon kepada Nyonya Nadine untuk meredakan emosi Nyonya Nadine.


"Tapi tetap saja, Mengapa setelah cucuku hadir dan sudah beberapa bulan lamanya kalian baru memberitahu kepada Mama? dan semenjak kapan Horison mengetahui keberadaan kalian Anastasia? tanya nyonya Nadine bertubi-tubi.


"Beberapa bulan yang lalu Horison datang ke Sumatera, di sanalah kami mulai bertemu dan baby Marcello sudah hadir kala itu." Anastasia pun menceritakan Bagaimana dirinya menjalani hari-harinya tanpa sosok orang-orang terdekatnya.


Termasuk kedua orang tuanya dan juga ayah kandung dari bayi yang ia kandung. Sungguh menyakitkan, tapi Anastasia harus jalani. Saat itu Anastasia benar-benar Tidak mengenali sosok Horison. Ingin meminta pertanggungjawaban, untuk apa? kalau di antara kami tidak ada rasa cinta. Dan horizon juga belum mengenali Anastasia kala itu.


Bahkan, nama juga kami tidak saling mengetahui, Tapi raut wajah Horison dan raut wajah Anastasia melekat di pikiran kami masing-masing. Sehingga ketika kami bertemu pertama sekali di kota Pematangsiantar, tepatnya di restoran yang aku ke rintis di san, jujur Anastasia kala itu terkejut tante.


Tidak menyangka dapat bertemu kembali dengan ayah kandung dari bayi yang aku lahir kan. Tapi Anastasia saat itu masih bingung untuk memberitahu Horison. Jika Anastasia memberitahu kepada Horison bisa saja dia tidak akan mempercayai Anastasia.


Sehingga Anastasia memilih untuk diam dan tidak memberitahu segalanya. Dan akhirnya Horison sendiri yang mencari tahu, hingga dia benar-benar yakin kalau baby Marcello Putra kandungnya. Jujur Anastasia sedikit ragu akan keputusan yang diambil Horison kala itu. Tapi bagaimanapun baby Marcello berhak tahu siapa Ayah kandungnya.


Sehingga aku pun membiarkan mereka semakin dekat, aku tidak bisa memungkiri keadaan. Ingin rasanya aku memutar waktu kembali, tapi rasanya itu tidak mungkin. Menjalani hari-hari, jauh dari orang-orang yang kita sayangi apalagi saat itu kondisi Anastasia sedang hamil baby Marcello, hidup Anastasia serasa hancur tidak tahu harus melakukan apa.


Untung saja seorang wanita paruh baya yang selalu setia menemaniku dan selalu memberiku Wejangan agar tidak putus asa. sehingga Anastasia kuat menjalani ini semua." Anastasia memaparkan segalanya kepada Nyonya Nadine.


Nyonya Nadine menggelengkan kepalanya. "Kamu memang wanita yang sangat luar biasa. Mama kagum dengan kamu, Mama ingin kalian segeralah menikah. Mama juga ingin melihat baby Marcello memiliki keluarga yang utuh. Tanpa terasa bulir bening mengalir di wajah cantik Nyonya Nadine.


"Ma, Mama tidak marah lagi kan? jadi Mama merestui kita, Kan? tanya Horison penuh selidik.


"Tentu, semua kesalahan kamu, meminta maaflah kepada Anastasia dan baby Marcello dan juga kedua orang tua Anastasia."ucap Horison


"Tapi Tante, Anastasia tidak ingin merusak reputasi keluarga ini. Jika khalayak ramai mengetahui kelak kalau Anastasia memiliki anak diluar nikah."ucap Anastasia kepada Nyonya Nadine mengkhawatirkan reputasi keluarga besar Airos .


"Kalau masalah itu, biar Papa yang handle, kan bisa saja kita lakukan pernikahan secara tertutup. Nanti resepsinya akan diadakan secara besar-besaran dan mengundang kerabat, kolega bisnis dan juga yang rekan rekan Nak Anastasia.


"Banyak kok, dari pengusaha pengusaha kaya melakukan akad nikah tertutup. lalu beberapa bulan atau setahun kemudian baru melakukan resepsi pernikahan, bahkan sesudah punya anak. Karena sibuk menjalankan tugas dan tanggung jawabnya sebagai pengusaha. Kalian jangan khawatir, Papa bisa klarifikasi nanti." Ujar Tuan Airos untuk menenangkan Anastasia.


Anastasia mahela nafas panjang. Tuan Airos ternyata sangat mendukung Anastasia. Sudah, kalian tenang saja. Papa akan membantu mengurus acara pesta pernikahan kalian.


"Iya, Mama juga mengetahui WO yang dapat diandalkan untuk mengurus acara pesta pernikahan kalian. Mama tidak ingin mengulur waktu, segera kalian persiapkan segalanya."


Nyonya Nadine memberikan rekomendasikan seorang sahabatnya yang ingin mengatur acara pesta pernikahan Anastasia dan juga Horison. Sementara untuk catering Anastasia mempercayakan para anak buahnya untuk menangani catering. Ia juga menginginkan Kalau tuan Geraldine dan nyonya Tapasya ikut serta di dalamnya mengawasi jalannya catering saat acara pesta pernikahan mereka.


"Ya sudah, semuanya sudah setuju. Kita nanti akan langsung datang melamar Anastasia secara resmi. Dan mama tidak ingin mengulur-ulur waktu lagi." ucap Nyonya Nadine kepada Horison Anastasia dan Tuan Airos.


Jujur Horison sangat bahagia mendengar Nyonya Nadine sudah merestui hubungan Anastasia dengan Horison. Padahal awalnya Horison sangat khawatir kalau Nyonya Nadine tidak akan pernah menerima sosok Anastasia dan baby Marcello di keluarga besar mereka. Ternyata dugaan Horison salah Nyonya Nadine menerima Anastasia dan baby Marcello dengan tangan terbuka.


Saat ini nyonya Nadine menikmati menggendong cucu pertamanya. Ia pun memberikan kecupan demi kecupan di wajah tampan cucunya. Nyonya Nadine merasa bahagia dengan kehadiran Beby Marcello di keluarga mereka. Tampak Tuan Airos juga tersenyum melihat istrinya yang sangat lihat menimang cucu mereka.


Bersambung.....


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓🙏


JANGAN LUPA TEKAN, FAVORIT, LIKE, COMMENT, VOTE, DAN HADIAHNYA YA TRIMAKASIH 🙏💓


JANGAN LUPA MAMPIR KE KARYA EMAK YANG LAIN