CEO I LOVE YOU

CEO I LOVE YOU
BAB 49. TEMAN SMA



"Aku tak mampu, jika harus membayarnya,"ucap Jonas lesu.


Sebenarnya bukan masalah barang-barang itu yang dia sesali. Tetapi lebih kekerasan fisik yang dialami, sampai ia harus merasakan hidup di rumah sakit jiwa. Untung Tuhan masih bersikap baik kepadanya. Tuhan justru mempertemukan dia dengan seorang malaikat yang mampu mengubah hidupnya seperti Dokter Richard.


Morina teringat akan perbuatan Jonas yang dia lakukan dulu kepadanya. Hatinya terasa sakit. Bahkan dia sampai meneteskan air matanya. Membuat Dokter Richard merasa Tak tega. Dia yakin kalau istrinya saat ini teringat akan kenangan buruknya dulu.


"Tenangkan hati kamu sayang! ikhlaskan semuanya! Tuhan telah mengganti semuanya dengan kebahagiaan. Jika kamu tak mengalami seperti itu, kamu tak akan bertemu aku dan kamu tak akan seperti ini,"ucap dokter Richard dan Marina pun akhirnya menganggukkan kepalanya.


"Baiklah aku akan bebaskan kamu! asalkan kamu bayar ganti rugi sebanyak satu milyar. aku rasa jumlah segitu tak sebanyak dengan apa yang aku alami."ucap Marina dan akhirnya Jonas alias Gibran menyetujuinya.


Berdamai dengan keadaan mungkin lebih baik. Agar hidup Marina bisa lebih tenang. akhirnya Marina membebaskan Jonas. Jonas mengirimkan uang ke rekening dokter Richard.


Dokter Richard dan Marina kembali ke kamar hotel. Untuk bersiap-siap makan malam.


Marina sudah terlihat cantik. Dengan gaun yang diberikan dokter Richard untuk Marina . Dokter Richard pun terlihat tampan meskipun dia hanya orang biasa.


"Kamu memang sangat cantik aku bangga memilikimu."Puji dokter Richard membuat Marina tersenyum menatap suaminya.


Richard memesan taksi Untuk mengantarkan mereka ke cafe tempat mereka akan makan malam. Tak butuh waktu lama mereka telah sampai di Cafe itu. Cafe sederhana tetapi terlihat dekorasi itu terkesan romantis. Lampu remang-remang dan terdapat bunga yang ditata rapi.


Marina dan Dokter Richard melangkahkan kakinya menuju tempat yang sudah di reservasi dokter Richard. Senyuman melengkung di sudut bibirnya, saat melihat surprise yang diberikan dokter Richard buat Marina.


"Terima kasih sayang, kamu sudah melakukan hal besar seperti ini untukku.Jujur Aku tidak menyangka kamu ternyata seromantis ini kepadaku."ucap Marina begitu terharu.


"Apa kamu menyukainya sayang?"


Marina menganggukkan kepalanya tak mampu berkata-kata lagi. Dia langsung memeluk tubuh suaminya dan menumpahkan kesedihannya rasa haru yang dia rasakan. perlahan dokter Richard melepaskan pelukan Marina.


"Hei, mengapa kamu menangis? apa kamu tak menyukainya? Maaf hanya ini yang bisa aku berikan kepadamu. Bukan hal yang mewah. tapi niat tulus hati yang aku miliki untuk membahagiakan kamu sayang."ucap Dokter Richard kepada Marina.


Marina menggelengkan kepalanya.


"Tidak, bukan itu yang aku tangisi sayang! aku seperti ini karena begitu terharu dengan apa yang kamu berikan,"ucap Marina manja membuat dokter Richard terkekeh. Dokter Richard mendaratkan kecupan di kening Marina. Ia pun merasa bahagia ternyata istrinya sangat menyukai surprise yang ia persiapkan sebelumnya.


Dokter Richard langsung merangkul Marina dan membawanya dalam dekapan hangatnya. Marina menyandarkan kepala agar dia bisa menatap wajah dokter Richard. Kini netra mereka saling bertemu.


Dokter Richard mendarat kan kecupan di kening Marina dengan mesra,Marina dapat merasakan cinta tulus dokter Richard begitu besar kepadanya.


"Kalau begini terus bagaimana kita akan makan?


"lebih baik kita makan sekarang! jangan nangis lagi ya! Aku ingin melihat kamu selalu tersenyum bahagia."ucap dokter Richard dan Marina menganggukkan kepalanya.


Dokter Richard menggandeng tangan Marina kemeja makan yang sudah di reservasi oleh dokter Richard. Ia juga menyiapkan kursi untuk Marina duduk.


Membuat Marina merasa tersanjung dengan perhatian dokter Richard. Kini keduanya sudah berada di meja makan, mereka duduk saling berhadapan. Di meja makan sudah tersedia aneka macam makanan yang sudah Dokter Richard pesan untuk mereka berdua.


"Selamat makan istriku sayang,"ucap dokter Richard yang dibalas senyuman dari Marina. kini mereka sedang menikmati makan bersama.


"Apa kamu mau mencoba makanan aku?"dokter Richard menawarkan makanannya. Tanpa mereka sadari Anastasia berada di tempat yang sama dengan mereka. Ternyata tempat dokter Richard dan Marina berada merupakan salah satu usaha kuliner milik Anastasia.


Anastasia datang ke cafe sesekali untuk memantau perkembangan Cafe miliknya. yang lokasinya tidak jauh dari rumah milik Tuan Geraldine.


"Sepertinya aku melihat seseorang Yang Tak asing wajahnya." gumam Anastasia dalam hati. Ia melihat dokter Richard yang sedang duduk sambil tersenyum menyuapi seorang wanita. Ya dokter Richard salah satu teman lama Anastasia. Dulunya mereka satu sekolah waktu duduk di bangku SMA, Tapi sayangnya dokter Richard harus pindah setelah kedua orang tuanya meninggal dunia.


"Maaf Richard, bukan? tanya Anastasia penuh selidik.


"Iya saya Richard, kamu kok kenal aku? kemudian Richard pun mengingat sosok Anastasia.


"Ya ampun, Tuhan Yesus. Aku lupa kamu Anastasia bukan? putri dari Om Geraldine. tanya Richard untuk memastikan.


"Iya aku Anastasia, Kamu sama siapa?


"Oh iya perkenalkan ini istri aku Marina."ucap dokter Richard memperkenalkan Marina kepada Anastasia. Anastasia benar-benar terhenyak saat Marina berdiri dan membalikkan tubuhnya untuk melihat sosok Anastasia.


"Ya ampun, Marina! gumam Anastasia dalam hati karena ia mengetahui Marina itu merupakan mantan kekasih dari Horison calon suaminya.


Marina mengulurkan tangannya kepada Anastasia, lalu Anastasia menyambut hangat tangan Marina. "Marina."


"Anastasia."sahut Anastasia sambil mengembangkan senyumnya. Maaf aku telah mengganggu acara kalian.


"Oh iya, kamu sendiri sama siapa ke sini Anastasia?


Anastasia hanya mengembangkan senyumnya. Aku hanya sendiri ke sini, sedikit memantau perkembangan Cafe ini saja. Itu pun hanya sesekali karena aku tidak memiliki waktu.


"Oh, itu artinya Cafe ini milik kamu?"Tanya Dokter Richard yang belum mengetahui kalau Cafe itu ternyata milik Anastasia teman SMA-nya.


Anastasia tersenyum lalu menganggukkan kepalanya. "Astagfirullah ternyata aku nggak salah lihat aku nggak nyangka melihat kamu di sini Richard."ucap Anastasia kepada dokter Richard.


"Ya, saat dokter Richard dan Anastasia duduk di bangku SMA mereka begitu kompak. walaupun mereka berbeda keyakinan, tapi tidak menutup kemungkinan mereka selalu saling bahu membahu jika mereka membutuhkan segala sesuatu.


Apalagi jika mereka mendapatkan tugas-tugas dari guru, dokter Richard kerap sekali membantu Anastasia. Anastasia kerap sekali membawa makanan masakannya untuk dokter Richard. Bahkan Anastasia sering mengajari dokter Richard untuk memasak. Hal itulah membuat dokter Richard sampai saat ini mampu mandiri dan memasak sendiri saat kedua orang tuanya sudah meninggalkannya.


"Jujur aku senang melihat kamu, sekarang Apa aktivitas kamu Richard? aku dengar-dengar dulu kamu mengambil kuliah di fakultas kedokteran jurusan psikologi


"Iya sekarang aku dokter psikiater. "sahutnya sambil mengembangkan senyumnya. Dari sini Anastasia paham. Marina dapat sembuh karena dibantu oleh dokter Richard.


"Oh iya, kamu sudah menikah, belum?


Anastasia mengembangkan senyumnya, aku sudah menikah dan memiliki seorang anak. tapi aku belum melakukan resepsi pernikahan Mungkin sebentar lagi."ucap Anastasia sedikit berbohong dan sedikit jujur.


"Wah Selamat ya, kamu sekarang sudah memiliki anak. kalau kamu mengadakan resepsi jangan lupa mengundang aku."ucap dokter Richard kepada Anastasia keduanya pun saling memberikan nomor kontak.


Marina hanya menatap Anastasia dengan intens. Ia pernah mendengar nama Anastasia terucap dari mulut Horison. Tapi ia tidak tahu pasti kalau Anastasia yang dimaksud Horison adalah Anastasia yang ini.


Sehingga ia pun tidak dapat berkata-kata. tampak Anastasia berpamitan setelah memberikan nomor kontaknya kepada dokter Richard dan juga Marina. Untuk meyakinkan Horison, Ia pun mengambil foto bersama dengan dokter Richard dan Marina. Ia ingin memberitahu kepada Horison kalau saat ini Marina sudah bahagia bersama lelaki yang Ia cintai.


Bersambung.....


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓🙏


JANGAN LUPA TEKAN, FAVORIT, LIKE, COMMENT, VOTE, DAN HADIAHNYA YA TRIMAKASIH 🙏💓


JANGAN LUPA MAMPIR KE KARYA EMAK YANG LAIN