CEO I LOVE YOU

CEO I LOVE YOU
BAB 46. BERTEMU DENGAN SESEORANG



Setelah itu Marina langsung membuka kartu ucapan itu yang bertuliskan kata-kata yang begitu indah. Menggetarkan hati Marina membuat Dia meneteskan air matanya. Dokter Richard langsung menghapus air mata yang menetes di wajah cantik istrinya.


Dokter Richard tak pernah menyangka bisa mendapatkan istri, mantan seorang model papan atas bahkan sampai internasional.


Dia langsung melingkarkan tangannya di pinggang ramping Marina. Marina pun terlihat sudah melingkarkan tangannya di leher dokter Richard. Kini posisi mereka saling berhadapan, netra mereka saling bertemu.


Perlahan bibir mereka menyatu. ini adalah pertama kalinya Dokter Richard berciuman. tentu saja dokter Richard terasa kaku, tak seperti ciuman Horison dan juga Jonas alias Gibran.


"Maaf, jika cuman aku terasa begitu kaku. sebelumnya aku belum pernah berciuman."ucap dokter Richard sambil terkekeh.


"Tidak masalah! perlahan nanti kamu juga pasti akan pintar sendiri,"ujar Marina dan Dokter Richard menganggukkan kepalanya.


"Lakukan yang ingin kamu lakukan! semuanya yang ada di aku sudah sah menjadi milikmu seutuhnya."ucap Marina kepada dokter Richard.


Dokter Richard langsung menurunkan resleting gaun yang dikenakan Marina saat ini. Kini tubuh Marina hanya menggunakan menyisakan kain penutup segitiga dan juga kan penutup kedua bukit kembarnya. Marina pun melakukan hal yang sama dia pun langsung melucuti pakaiannya dokter Ricard kenakan. Dokter Richard tampak tegang, jantungnya langsung berpacu begitu cepat.


"Aku Yang Akan memuaskan kamu! nikmati saja!"ujar Marina sambil tersenyum.


Marina mengajak Dokter Richard membaringkan tubuhnya di ranjang. Richard tampak pasrah dia hanya ingin menikmati apa yang Marina lakukan padanya. Marina yang sudah sangat berpengalaman, tentu saja hal ini sangat mudah baginya. Terlebih juga dia sangat menginginkannya. sudah lama juga, dia tak merasakan nikmatnya surga dunia dengan orang yang dia cintai.


Marina langsung mengecup bibir ranum suaminya. Perlahan Richard sudah mulai bisa mengimbangi permainan Marina. Baru seperti ini saja rasanya begitu nikmat. Hasrat kelaki-lakiannya mulai bangkit. Tentunya saja hal ini membuat Marina tersenyum. Karena dia berhasil membangkitkan gairah suaminya.


Tangan Marina meraih milik dokter Richard yang sudah mulai menegang, dan ternyata ukuran miliknya sangat besar. Bahkan milik Jonas dan Horison masih kalah. Suara merdu Mereka pun mulai menggelegar di sana. Saat lidah Marina bermain di jenjang leher dokter Richard dan menelusuri tubuh hingga di dekat bagian sensitif dokter Richard, membuat dokter Richard semakin menggelinjang.


Selama ini Richard hanya melihat di film dewasa, bagaimanapun Dia pernah menonton film dewasa, dan hari ini dia dapat merasakannya sendiri. Netra Dokter Richard tampak meram melek saat Marina memainkan adik kecil milik Dokter Richard dan menggulungnya. Ia Pun benar-benar menikmatinya.


sementara di tempat lain. Terlihat Horison menemui Anastasia di rumah utama keluarga Tuan Geraldine. Ia Pun mengutarakan niatnya untuk mempertemukan Anastasia dengan kedua orang tuanya. Membuat Anastasia sedikit ragu kalau dirinya akan ditolak oleh kedua orang tua Horison.


Nyonya Tapasya datang menghampiri keduanya. Horison pun mengungkapkan niatnya untuk mempertemukan Anastasia dan baby Marcello dengan kedua orang tuanya, kepada nyonya tapasya dan Tuan Geraldine.


Nyonya Tapasya menghela nafas panjang, Ia sedikit khawatir karena nyonya Tapasya tahu persis kalau Nyonya Nadine berselera tinggi dan menginginkan putranya menikah dengan seorang gadis yang masih suci. Dan sudah pasti harus selevel dengan keluarga mereka.


Sama halnya seperti Tuan Geraldine, Tapi setelah Horison meyakinkan kedua orang tua Anastasia, sehingga tuan Geraldine dan nyonya tapasya pun mengizinkan Anastasia dan baby Marcello pergi bersama Horison bertemu dengan kedua orang tuanya.


"Bagaimana ini Ma,?


"Sudah, tidak apa-apa sayang, lebih baik kamu berdoa jangan khawatir ada mama dan papa. bagaimanapun mereka tidak bisa menolak kehadiran baby Marcello, karena baby Marcello darah daging dari Horison. Percayalah hanya melihat cucuku baby Marcello saja pasti Nyonya Nadine tidak akan menolak kehadiran kalian.


"Apa kamu tahu baby Marcello itu adalah anak yang begitu menggemaskan." kehadirannya saja membuat hidup Mama semakin berwarna. Melupakan segala penyakit yang Mama rasakan sebelumnya.


Apa kamu tahu sebelumnya Mama ini harus mendapatkan perawatan dari dokter. Tapi setelah kehadiran baby Marcello membuat Mama semakin sehat dan bugar. Mendengar suara tangis dan tawanya saja Mama sudah sangat bahagia.


Apa kamu tahu pangkat yang begitu berarti buat kedua orang tua itu adalah cucu, Jadi begitu bahagianya orang tua yang sudah memiliki cucu dan dapat menimang cucunya. Kamu jangan khawatir, Mama yakin Nyonya Nadine tidak akan menolak kehadiran baby Marcello dan juga kamu. Karena bagaimanapun darah Horison mengalir di tubuhnya." sahut Nyonya Tapasya meyakinkan Anastasia.


Setelah bersiap-siap, Anastasia dan baby Marcello juga naik ke dalam mobil milik Horison. Bibi Narsih sudah mempersiapkan segalanya, mulai dari popok ganti, baju, dan celana ganti dan susu formula sudah berada di dalam tas baby milik baby Marcello.


Horison meraih tubuh baby Marcello ke gendongannya. Anastasia mengikuti langkah Horison masuk ke dalam mobil. Sementara Pak Karyo sang supir pribadi yang selalu setia menemani Horison Kemana saja


Ia sudah bersiap untuk melajukan mobilnya setelah Horison Anastasia dan baby Marcello duduk dengan nyaman. Tentunya mereka berangkat setelah berpamitan kepada Tuan Geraldine dan nyonya Tapasya.


Setelah melakukan perjalanan kurang lebih dua puluh menit, mobil yang mereka tumpangi sudah tiba di rumah utama keluarga Airos. Nyonya Nadine dan Tuan Airos yang sedang menikmati secangkir teh duduk santai di gazebo, mengerutkan keningnya melihat Horison turun dengan menggendong seorang bayi yang sangat tampan. Diikuti dengan seorang wanita yang berporos cantik yang wajahnya seperti tidak asing bagi Nyonya Nadine.


"Assalamualaikum, sapa Anastasia saat dirinya sudah tiba di teras rumah utama keluarga Airos .


"Anastasia!"ucap Nyonya Nadine heran


"Tante,"apa kabar? ucap Anastasia sambil langsung meraih tangan Nyonya Nadine Dan mengecup punggung tangan Nyonya Nadine. kemudian Anastasia beralih ke Tuan Airos memberi salam untuk calon mertuanya.


"Mama sudah kenal sama Anastasia? tanya Horison sedikit heran


"Iya, dia wanita pengusaha sukses di bagian kuliner Mama sudah lama mengenal Anastasia. Dia wanita yang gigih dan mampu mengembangkan usaha kulinernya. lalu Nyonya Nadine menceritakan pertemuan dan pertemanan mereka selama ini. Tapi Nyonya Nadin juga memberitahu kalau dirinya hilang kontak selama satu tahun belakangan ini dengan Anastasia.


Bersambung.....


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓🙏


JANGAN LUPA TEKAN, FAVORIT, LIKE, COMMENT, VOTE, DAN HADIAHNYA YA TRIMAKASIH 🙏💓


JANGAN LUPA MAMPIR KE KARYA EMAK YANG LAIN