
Dokter Richard Baru saja sampai di apartemen yang selama ini mereka tempati bersama istrinya. Saat ini Marina sedang mandi. Hingga Tak Mendengar sang suami pulang.
"Kemana ya? Kok nggak dibuka pintunya?"dokter Richard bermonolog sendiri. sampai-sampai dokter Richard bertanya ke tetangga yang saat ini di luar. Mereka mengatakan tak melihat Marina keluar, itu tandanya Marina berada di dalam. Hingga akhirnya dokter Richard mencoba menghubungi nomor ponsel Marina.
Marina yang baru saja selesai mandi, keluar hanya menggunakan handuk. Dia langsung mengambil ponselnya yang dia letakkan di meja makan dekat kamar mandi. Ternyata yang menghubungi dirinya suaminya sendiri.
"Iya halo," sahut Marina saat menerima sambungan telepon seluler dari suaminya.
"Sayang aku di depan pintu."ucap dokter Richard.
mendengar suaminya berada di depan, Marina langsung bergegas untuk membuka pintu. Dokter Richard menelan silvanya saat melihat tubuh sang istri hanya ditutupi handuk.
"Kamu sudah lama di depan? maaf, tadi aku lagi mandi jadi tak dengar."ucap Marina.
"Pantas saja. Tadi aku coba ketuk-ketuk pintu berkali-kali. Tapin kamu tak kunjung membukanya. Aku kira kamu pergi. Aku tadi sampai bertanya ke tetangga yang berada di luar. Kata mereka mereka tak melihat kamu pergi. Hingga akhirnya aku putuskan untuk menghubungi kamu.
Dokter Richard sudah melucuti di pakaiannya. dia hanya menggunakan kain penutup miliknya.
Marina terkejut saat sang suami menggendong dirinya dan membawanya ke kamar, membaringkan tubuhnya di ranjang.
"Aku pengen, boleh ya? tanya daftar Richard dan Marina menganggukkan kepalanya. Dia tak akan menolak permintaan suaminya.
"Tunggu! Aku bersihkan tubuh dulu ya,"ucap Dokter Richard. Dokter Richard langsung keluar dari kamar. Dia ingin melakukan dengan tubuh yang bersih. Dokter Richard sudah terlihat segar . senyum terbit di sudut bibirnya, saat dia memperlihatkan sekeliling ruangan yang terlihat rapi, dan dia sempat melirik ke arah makanan yang berada di meja makan. Dia begitu Bangga dengan sang istri, yang mau mengubah hidupnya tidak bisa menjadi istri yang terbaik.
"Kamu masak ya? nanti setelah bercinta Aku ingin makan masakan kamu,"ucap dokter Richard.
"Iya, tapi aku tak tahu rasanya enak apa tidak. mungkin masakan Aku Tak seenak buatan kamu."sahut Marina.
"Yang penting niatnya sayang. Aku akan menghargai segala usaha yang kamu lakukan. yang terpenting kamu membuatnya Dengan Cinta, kamu berusaha untuk menyenangkan hatiku.
Dengan berusaha menjadi stri yang baik untukku. Apapun rasanya aku bangga kepadamu. Aku mencintaimu sayang."ucap dokter Richard membuat wajah Marina memerah. suaminya selalu bersikap manis membuat dia menjadi wanita yang paling dihargai.
Dokter Richard itu terkejut saat membuka handuk yang Marina gunakan. Baru saja dia hendak memulainya dia melihat banyak luka di tangan dan kaki istrinya.
"Kamu kenapa? apa kamu jatuh? jatuh di mana? Katakan sayang jangan kamu sembunyikan dariku! hanya melihat luka lecet saja Dia terlihat panik.
Keinginan dia untuk bercinta menjadi hilang. dia justru beranjak turun untuk mencari salep pereda rasa sakit. Dia langsung mengoles salep itu di luka istrinya, membuat Marina meringis kesakitan karena perih.
"Katakan kepadaku! apa yang terjadi pada kamu? Apa yang membuat kamu seperti ini?" ya Anastasia tidak memberitahu kepada dokter Richard kalau saat itu Marina sampai terluka akibat perbuatan lelaki biadab itu.
Marina sempat terdiam, tak mengeluarkan sepatah kata pun dari bibirnya, dan Justru malah meneteskan air matanya. Dokter Richard langsung memeluk istrinya, mendekap hangat tubuh istrinya.
Membuat Marina bertambah sedih dan membenamkan wajahnya di dada suaminya sambil sesungguhkan. Hanya suaminya yang bisa dia jadikan sebagai tempat sandarannya.
"Katakan padaku! Apa yang terjadi padamu? dokter Richard bertanya lagi, tangannya terus mengusap punggung sang istri dengan lembut.
"Apa kamu akan meninggalkan aku, jika aku menceritakan tentang masa laluku? Aku wanita murahan, yang kerap bercinta dengan banyak laki-laki,"ungkap Marina diiringi isak tangis. Air mata Marina semakin deras.
"Aku janji! apapun itu masa lalu mu, aku akan menerimanya Karena sekarang Kamu adalah istriku, dan bagiku yang terpenting kamu sudah berubah. Aku bisa melihat kerja kerasnya kamu untuk menjadi seorang yang lebih baik lagi.
kita tata kehidupan kita kehidupannya yang lebih baik, Jujur aku bangga sama kamu. Aku beruntung bisa mendapatkan kamu."ucap dokter Richard sambil kembali meraih tubuh istrinya kepelukannya.
Akhirnya Marina cerita kalau dia tadi bertemu dengan Herlan, mantan agency tempat dia bernaung dulu sebagai seorang model. bukan hanya Herlan tapi juga Jonas agensinya saat mengorbitkannya menjadi seorang model papan atas.
Mereka bertemu, saat Marina sedang dalam perjalanan menuju apartemen setelah pulang dari pasar. Marina menceritakan kalau dia pulang pergi berjalan kaki dari pasar hingga ke apartemen untuk mengirit pengeluaran.
Dokter Richard benar-benar kagum istrinya benar-benar berubah drastis menjadi lebih baik lagi.
"Dia menghina aku sebagai seorang pembantu, mobil dia mendahului aku. Aku mencoba menghindari dari dia, hingga akhirnya aku terjatuh. Semua barang-barang belanjaan aku terjatuh. Aku sempat menampar wajahnya, saat dia menghina aku seorang pelacur.
Aku dulu dijadikan pemuas ranjangnya, agar karir aku bagus. Kami hidup berdua dan Horison memergoki kami saat kami sedang bercinta. Horison datang menemui ku, karena dia ingin memutuskan hubungan denganku. dia mendapatkan foto dan video syur aku dari Jonas. Herlan mendorong aku, hingga aku tersungkur,"jelas Marina.
Untung Ada Anastasia yang datang tiba-tiba saja menolongku. Kalau tidak, bisa saja Herlan melakukan yang lebih dari itu. Anastasia pun menghantar ku pulang sampai ke apartemen. Aku bersyukur bertemu dengan wanita sebaik Anastasia.
"Iya, aku tahu Anastasia sempat menghubungiku dan memberitahu apa yang terjadi kepadamu, tapi dia tidak memberitahu kalau kamu sampai terluka seperti ini. Dia juga tidak memberitahu kalau yang melakukan itu orang yang ada di masa lalu mu. Ia hanya memintaku untuk segera menghubungimu."ucap dokter Richard kepada Marina.
Dokter Richard mencoba menelan silvanya, dan menghela nafas panjang. Dia akui masa lalu istrinya begitu berat bagi Dia yang selama ini hidup lurus dengan notabene laki-laki yang baik. Dia pun masih tak menyangka mengapa Tuhan mempertemukan dirinya dan hingga akhirnya menjodohkan dirinya dengan sang istri.
Dia yakin, pasti Tuhan Yesus mempunyai sebuah rencana yang luar biasa untuknya. Dia yakin kalau Tuhan mempertemukan dia dengan Marina untuk bahagia, menyempurnakan hidupnya. Membuat dia bisa memiliki seorang istri dan juga anak.
"Apa kamu akan meninggalkan aku?"tanya Marina sambil menatap lekat wajah sang suami. Dokter Richard memberikan senyuman termanisnya. Senyum yang mampu menenangkan hati Marina dan membuat Marina bahagia.
Dokter Richard langsung memeluk Marina kembali.
"Sampai kapanpun, Aku tak akan pernah meninggalkan kamu sayang. Meskipun kamu memiliki masa lalu yang begitu kelam. Aku terima kamu apa adanya.
Justru aku bangga sama kamu. Karena kamu mampu melewati semua ini. Dan mampu mengubah hidup kamu menjadi lebih baik lagi. justru ini, yang membuat aku yakin untuk memiliki kamu.
Karena aku yakin masa lalu akan kamu jadikan pelajaran yang berharga, Dan aku yakin kalau kamu tak akan mengulangi kesalahan yang sama. Aku ingin hidup bahagia denganmu, membesarkan anak-anak kita kelak. Semoga saja Tuhan segera menitipkan buah cinta kita di rahim kamu,"ucap dokter Richard membuat Marina merasa terharu. Hingga akhirnya meneteskan air matanya lagi.
Bersambung.....
hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓🙏
JANGAN LUPA TEKAN, FAVORIT, LIKE, COMMENT, VOTE, DAN HADIAHNYA YA TRIMAKASIH 🙏💓
JANGAN LUPA MAMPIR KE KARYA EMAK YANG LAIN