CEO I LOVE YOU

CEO I LOVE YOU
BAB 83. ANASTASIA LAHIRAN



Beberapa bulan kemudian. Usia kandungan Anastasia sudah genap sebulan bulan.


"Sayang, perut aku sakit!"Anastasia mencoba membangunkan suaminya yang saat ini sedang terlelap. Dia meringis menahan rasa sakit yang dia rasa.


Mendengarkan istri meringis kesakitan dan membangunkan dirinya. Horison membuka matanya dia langsung bangkit duduk dan mengusap rambut istrinya lembut."


"Kamu kenapa sayang?"tanya Horison. Wajah Anastasia sudah terlihat pucat, keringat bercucuran membasahi wajahnya.


"Perut aku sakit. Sepertinya aku sudah mau lahiran."sahut Anastasia.


"Ya sudah, ayo kita ke rumah sakit sekarang."ujar Horison.


Dia langsung memakai pakaiannya untuk bersiap-siap. Horison begitu telaten membantu sang istri, memakaikan pakaian. Anastasia sudah mengalami pecah ketuban dan harus segera melahirkan


Horison berteriak meminta tolong kepada siapa saja yang ada di rumah. Berharap dapat membantu dirinya membawa Anastasia ke rumah sakit.


"Aku takut gimana anak kita?"Anastasia tampak meneteskan air matanya, dia takut terjadi sesuatu kepada bayinya.


"Tenang saja Sayang, aku yakin semua akan baik-baik saja.kamu dan buah hati kita akan selamat Aku akan melakukan yang terbaik untuk kalian.


Horison menyuruh sang istri untuk Duduk dulu di tepi ranjang. Horison langsung berteriak keluar kamar agar sang sopir menyiapkan mobil untuk mereka berangkat. suasana rumah utama keluarga Airos cukup sibuk menyambut kelahiran buah hati Horison dan juga Anastasia.


Para pelayan di rumah utama sibuk membantu sang Tuan.


Horison langsung menggendong tubuh Anastasia dan membawanya ke mobil. Dia meminta pelayan untuk mengambil koper, yang Anastasia sudah siapkan. Dan memasukkannya ke dalam mobil, kini mereka sudah dalam perjalanan menuju rumah sakit.


"Sabar ya sayang, Aku yakin semua akan baik-baik saja. Tetap semangat ya, sayang Aku mencintai kamu." ucap Horison sambil memberikan kecupan di wajah cantik istrinya.


Anastasia hanya menganggukkan kepalanya. Akhirnya dia merasakan melahirkan kembali setelah ia melahirkan baby Marcello hanya ditemani oleh Bibi Narsih. Saat ini, ia ditemani oleh suaminya sendiri. Suaminya dapat melihat perjuangan istrinya membuat dia semakin cinta.


Horison mencoba menghubungi dokter yang menangani Anastasia. Dia langsung memberitahu kondisi istrinya. Saat ini dokter menyarankan untuk dilakukan operasi caesar demi menyelamatkan nyawa istri dan anaknya. Kondisi Anastasia tak memungkinkan lagi ia udah mengalami pecah ketuban.


Mobil yang membawa Anastasia Akhirnya sampai di rumah sakit. Horison langsung menggendong tubuh istrinya, dari mobil dan meletakkan di atas branker yang disediakan oleh pihak rumah sakit dan langsung mendapatkan pertolongan pertama. Dokter yang menangani Anastasia sudah dalam perjalanan menuju rumah sakit.


Sang dokter sudah dalam perjalanan menuju Rumah Sakit, dia akan langsung mengoperasi Anastasia. Kondisi Anastasia sudah darurat, Dia meminta Horison mengurus administrasi untuk operasi.


Perlahan Anastasia membuka matanya. Dia terlihat lemas, dia melihat sekeliling ruangan di mana dia berada. Dan tangannya kini sudah dipasang infus. "Aku Kenapa?" tanya Anastasia kepada sang suami.


"Tadi kamu pingsan dalam perjalanan ke rumah sakit. Sayang kamu harus operasi caesar, dokter menyarankan itu. Karena kondisi kamu tak memungkinkan melahirkan secara normal. Apalagi ketuban kamu sudah pecah, harus secepatnya melakukan tindakan. Nggak apa-apa ya, Sayang. Aku lakukan demi keselamatan kamu dan buah hati kita. Sama saja, ya. Kamu pasti bisa. Aku akan selalu mendampingi kamu." ucap Horison sambil memberikan kecupan di kening istrinya, menunjukkan cintanya pada sang istri. Saya menganggukkan kepalanya, dia mengikuti apapun yang terbaik untuk dirinya dan juga anaknya.


Sang dokter sudah datang, operasi akan segera dilakukan. Anastasia tempat tegang ini adalah pertama kalinya dalam hidupnya menjalani operasi, saat melahirkan baby Marcello dia melahirkan secara normal.


Horison selalu setia menggenggam tangannya, memberikan kekuatan untuknya. Kini Anastasia sudah berada di ruang operasi operasi akan segera dimulai.


Kamu pasti bisa Sayang. Anak kita pasti bangga pada wanita yang telah berjuang melahirkan dirinya. Aku mencintaimu." ucap Horison sebelum sang istri disuntikkan obat bius Horison memberikan kecupan di pucuk kepala dan kening Anastasia. Dia juga terlihat mencium tangan Anastasia, sampai akhirnya Anastasia tak sadarkan diri.


"Saat dokter mulai menyayat lapisan demi lapisan perut istrinya, untuk mengeluarkan buah hati mereka. Hingga akhirnya suara tangis bayi anak perempuan mereka, terdengar begitu nyaring.


Buah hati Horison dan Anastasia terlahir dengan selamat dan sehat. Horison sampai meneteskan air matanya, dia begitu terharu akhirnya dia diberikan kesempatan untuk menyaksikan istrinya melahirkan dengan mata kepalanya sendiri.


Bersambung.....


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓🙏


JANGAN LUPA TEKAN, FAVORIT, LIKE, COMMENT, VOTE, DAN HADIAHNYA YA TRIMAKASIH 🙏💓


JANGAN LUPA MAMPIR KE KARYA EMAK YANG LAIN