
"Halo selamat pagi Nona Marina yang cantik, Apa kabarmu hari ini?"sapa dokter Richard kepada Marina. Marina menatap lekat wajah dokter Richard, netranya mereka saling bertemu.
"Nona Marina kamu itu sangat cantik, Ayo semangat untuk sembuh dan meraih mimpi kamu! sinar mentari masih terus bersinar, menerangi hatimu. songsong hidupmu yang lebih baik,"dokter Ricard memberi semangat kepada Marina. Berharap Marina akan semangat untuk pulih kembali.
Dokter Richard mengajak Marina ke sebuah taman yang berada di rumah sakit jiwa itu, Kini mereka duduk bersebelahan. Dokter Richard berusaha berbicara dari hati ke hati kepada Marina. Mereka sudah seperti seorang sahabat yang siap mendengar keluh kisah sahabatnya.
"Hidupku sudah hancur dokter, sudah tak ada lagi yang membuat aku bahagia. Bahkan aku juga tak tahu harus ke mana lagi aku pergi, aku sudah tak memiliki apa-apa.
Terakhir kali, lelaki brengsek itu telah menculik Aku dan membawanya ke apartemennya. Dia yang mengambil tas milikku. Semua barang-barang milikku diambilnya. Dia menggauli aku dengan kasar. Aku benar-benar jijik dengan tubuhku sendiri. Tak mungkin ada lagi yang mau denganku,"ungkap Marina diiringi isak tangis memberitahu segala yang ia rasakan sebelum penderitaan itu kembali meregangnya.
"Semua orang pasti memiliki sebuah masalah di hidupnya. Mungkin, Kamu pikir aku adalah orang yang bahagia di dunia ini. Tapi nyatanya kau salah. Inilah alasan aku menjadi seorang dokter psikiater, seperti saat ini. Ada masa lalu aku yang kelam,"ucap dokter Richard kepada Marina. Berharap Marina dapat sabar dan tabah menghadapi segala masalah yang ia hadapi saat ini.
Dokter Richard menceritakan kalau kisah Marina sama dengan kisah sang adik yang meninggal dengan tragis. Hal itu membuat dokter Richard begitu peduli dengan Marina. sang adik mendapatkan pelecehan, hingga akhirnya adiknya stress dan memutuskan untuk mengakhiri hidupnya.
Hingga akhirnya Ibu dari dokter Richard juga menjadi stress dan dilarikan ke rumah sakit jiwa, dan terkena serangan jantung. Dokter Richard saat ini hidup sendiri. Dari situ asal mulanya Dia memutuskan untuk mengambil spesialis kejiwaan.
"Aku pun pernah dihina sama orang-orang di sekitar dan saudaraku. Karena mereka tak ingin memiliki keluarga yang gila . Padahal, aku sudah menjelaskan kalau mereka gila karena memiliki alasan, bukan keinginan mereka ingin seperti itu.
Bagiku orang yang gila itu adalah orang yang tulus. Mereka hidup apa adanya tanpa kemunafikan. Bagiku kamu sudah sehat, Jika kamu sudah ingin keluar dari sini, aku sudah memperbolehkannya.
Tapi nanti aku menjadi kesepian. Jika kamu tak ada lagi di sini. He he he he, egoisnya aku padamu. Oh no just kidding! kamu perlu bahagia, aku mendukungmu." ucap dokter Richard sambil terkekeh.
Marina masih terus menatapnya. Ada keteduhan yang dia rasa. Namun, dia merasa minder, apakah Dokter Richard mau dengannya. dirinya saja merasa jijik dengan tubuhnya yang kotor.
"Dokter tampan,"Puji Marina membuat dokter Richard langsung tercengang.
"Kamu memujiku?" sahut dokter Richard sambil memainkan alisnya dan Marina membalasnya dengan senyuman. Senyuman yang begitu indah dipandang mata.
Dokter Ricard meraih tangan Marina dan berlutut di kaki Marina. Dokter yang Richard tampak mencium tangan Marina.
"Mungkin terlalu singkat bagiku untuk merasakan jatuh cinta padamu. Sejak awal aku bertemu, aku sudah menaruh iba padamu. Namun, seiring berjalannya perasaan itu justru berubah jadi cinta. Entah kamu percaya akan hal itu atau tidak." ungkap dokter Richard.
"Saat aku menatap lekat dirimu, ada perasaan keteduhan dalam hatimu. Aku merasa nyaman dan merasa tak sendiri lagi. ada kekuatan bagiku untuk hidup, mungkin aku merasa jijik jika menatap tubuhku. Kenangan itu terlalu sakit aku rasa. Aku yakin, mantan kekasihku pun tak akan sudi menyentuhku lagi." sahut Marina.
"Biarkan dia bahagia! Sepertinya dia sudah mencintai wanita itu. Jangan siksa dirimu, mengharap yang tak pasti untukmu. Aku yakin dan percaya suatu saat nanti kamu akan benar-benar melepasnya. Dia sudah menceritakan semuanya kepadaku, dia lelaki yang baik.
Tetapi kamu menghancurkan perasaan cintanya padamu. Jadikan semua itu menjadi pelajaran yang sangat berharga untukmu. kesetiaan dalam sebuah hubungan begitu berarti. Terlebih Dia memiliki segalanya Dia bisa melakukan apapun yang dia inginkan." jelas dokter Richard dan Marina menganggukkan kepalanya.
"Apa kamu bersedia menikah denganku? menemani hidupku? tapi aku bukanlah seorang yang kaya raya seperti mantan kekasihmu. aku hanyalah seorang dokter kejiwaan yang bekerja pada rumah sakit pemerintah.
Apa kau bersedia mengarungi rumah tangga bersamaku? jika kamu tak sanggup hidup sederhana lebih baik kamu mencari laki-laki lain. lebih baik kamu pikirkan sejak awal sebelum semuanya terlambat."ungkap dokter Richard kepada Marina.
Mungkin jika dokter Richard berkata seperti itu saat dulu, Marina pastinya akan menolaknya. Kehidupan Marina dulu sangat glamour, mana mungkin seorang Marina hidup dengan orang yang sederhana.
Marina saja menjalin hubungan kekasih dengan Horison, karena Marina melihat harta kekayaan Horison yang takkan habis tuju keturunan sekalipun. sedangkan horison yang memiliki harta kekayaan yang begitu banyak saja, Ia mampu menghianati cinta Horison. hanya karena mengejar apa yang telah Ia impikan.
"Memangnya kamu mau menerima aku apa adanya? dengan kondisi aku yang bekas banyak orang?"tanya Marina yang wajahnya terlihat sendu.
Dokter Richard bangkit dan duduk di sebelah Marina, dan menatap wajah sendu Marina. Marina tampak diam saat tangan dokter Richard meraih tangannya dan menggenggamnya.
"Jika aku tak menerima kamu, aku nggak mungkin bicara seperti ini kepadamu. Yang terpenting bagiku, kamu mau menerima aku apa adanya. Aku pun akan menerima kamu apa adanya."ucap dokter Richard kepada Marina.
Hingga akhirnya mereka sepakat untuk menjalin hubungan. Bahkan dokter Richard berniat untuk menikahi Marina secepatnya. besok dokter Richard akan mengurus kepulangan Marina, Marina akan tinggal bersamanya di sebuah apartemen yang sederhana. Bisa dikatakan seperti rumah susun, tapi masih layak digunakan untuk rumah tangga baru.
"Besok kamu akan keluar dari sini. Hapuskan kenangan buruk dulu, tak perlu kamu ingat lagi! buka lembaran baru yang lebih bahagia,"ucap dokter Richard kepada Marina dan itu diakan oleh Marina.
Hadirnya dokter Richard di hidupnya, memberi semangat untuk dirinya melanjutkan hidupnya. Dokter Richard mengajak Marina ke kamarnya kembali. Karena dia harus melanjutkan pekerjaannya lagi.
Dokter Richard telah pergi, melanjutkan pekerjaannya kembali. Saat ini Marina Hanya duduk termenung mengingat kenangan dirinya duduk bersama Horison.
"Selamat tinggal Horison. Mulai hari ini aku akan mengikhlaskan kamu bersama wanita itu. Semoga kamu bahagia bersamanya. Aku pun ingin mencari kebahagiaan bersama dengan yang lain. mungkin keputusan ini yang terbaik daripada aku harus mengganggu kebahagiaan kamu lagi dengannya. sudah sepantasnya kamu hidup bahagia. maaf jika aku telah membuatmu kecewa ucap Marina meratapi apa yang telah Ia perbuat selama ini terhadap horizon.
Sama halnya dengan Marina yang kini sudah menemukan kebahagiaan barunya. Anastasia pun merasa bahagia karena dia sebentar lagi akan menikah dengan Horison.
Berharap kedua orang tua Horison akan merestui hubungannya dengan Horison. ia khawatir kalau Nyonya Nadine dan Tuan Airos Tidak akan menerimanya Karena Anastasia memiliki seorang anak di luar nikah walaupun itu benih Horison sendiri.
Bersambung.....
hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓🙏
JANGAN LUPA TEKAN, FAVORIT, LIKE, COMMENT, VOTE, DAN HADIAHNYA YA TRIMAKASIH 🙏💓
JANGAN LUPA MAMPIR KE KARYA EMAK YANG LAIN