CEO I LOVE YOU

CEO I LOVE YOU
BAB 48. BERTEMU JONAS ALIAS GIBRAN



Sementara di tempat lain, di sebuah hotel bintang tiga tempat dokter Richard dan Marina berada saat ini, menikmati malam pertama mereka setelah mereka resmi menikah di sebuah gereja.


Dokter Richard turun untuk minum setelah dirinya mencapai puncaknya. Kemudian dia mengambilkan satu gelas air mineral untuk istrinya.


"Minumlah dulu Sayang! ucap dokter Richard sambil memberikan segelas air mineral itu kepada istrinya. Setelah itu dia meletakkan kembali gelas itu di meja, dan langsung masuk ke dalam kamar mandi untuk membersihkan miliknya.


Dokter Richard keluar dengan menggunakan Bathrobe, wajahnya terlihat segar. Setelah mendapat kepuasan dari istrinya.


"Aku pesan makanan ya. Takutnya kamu lapar, setelah olahraga menguras tenaga,"ucap Dokter Richard dan Marina mengiyakan.


Marina beranjak turun dari ranjang, saat dirasa tubuhnya sudah mulai merasa gerah Marina berniat untuk mandi, untuk membersihkan tubuhnya yang terasa lengket


Setelah itu, Marina keluar dengan wajah dan tubuh yang sudah terasa segar. dengan menggunakan Bathrobe.


"Ini gaun, lingerie dan pakaian ganti untukmu. besok kita pulang. Maaf jika aku tak bisa membelikan kamu yang mewah. Aku hanya mampu membelikan ini untukmu."ucap dokter Richard sambil memberikan satu paper bag untuk istrinya.


"Tak apa-apa. ini juga sangat bagus. Ternyata kamu memiliki selera yang baik, pilihan kamu bagus-bagus. Aku sangat menyukainya. Terima kasih ya ." Puji Marina dan dokter Richard membalas dengan senyuman. Dia senang jika istrinya merasa senang dengan pilihannya.


Mereka tampak ngobrol sambil menunggu makanan datang. Marina tampak bahagia, diperlakukan dengan baik oleh dokter Richard. Meskipun dokter Richard terletak memberikan kemewahan, tetapi dokter Richard memberikan cinta yang tulus padanya.


Dia juga telah memperjuangkan untuk bisa menikah dengannya. Tak seperti Jonas yang hanya menjadikan dia sebagai pelampiasan hasratnya. Pilihannya sudah tepat untuk mundur dari agensi model Jonas alias Gibran dan kini hanya menjadi orang yang biasa.


"Apa kamu bahagia dengan apa yang aku berikan kepadamu? Tanya Dokter Richard kepada Marina.


"Tentu saja aku sangat bahagia. Terima kasih untuk segalanya. Semoga perasaan kamu ke aku tak pernah berubah,"ucap Marina dan dokter Ricardo menganggukkan kepalanya.


Mereka menikmati waktu bersama mereka. Marina tampak menyandarkan kepalanya di pundak dokter Richard. Mereka tampak mesra. Dokter Richard mampu mengubah hidup Marina yang glamor menjadi sederhana.


"Sebentar ya, sayang. Aku lihat dulu! sepertinya pelayan hotel yang mengantarkan makanan untuk."ucap dokter Richard dibalas anggukan dari istrinya.


Dokter Richard beranjak dari tempat duduknya dan bergegas untuk membuka pintu kamar. Benar saja pelayan hotel yang datang membawakan satu nampan berisi makanan pesanan dokter Richard.


"Terima kasih." ucap dokter Richard dia mengambil nampan itu dari sang pelayan Hotel kemudian menutup pintu kembali.


Richard membawa nampan itu dan meletakkannya di atas meja.


"Ayo kita isi perut dulu! Setelah itu kita istirahat. Nanti, malam barulah kita makan malam di luar,"ujar dokter Richard dan Marina mengiyakannya.


Menu yang sederhana tak seperti makanan saat Marina dulu menginap di hotel bintang lima bersama mantan kekasihnya Horison dulu. Saat dia dan Horison sedang menginap di sebuah hotel ternama yang ada di kota Jakarta.


Meskipun demikian, Marina terlihat lahap memakan makanan yang dipesan oleh dokter Richard. Marina telah bahagia dengan dokter Richard. Marina telah mendapatkan cinta yang sesungguhnya, bukan hanya dinilai dari uang dan harta kekayaan yang dimiliki seseorang. Dokter Richard telah mencurahkan kasih sayangnya kepada Marina.


"Bagaimana kalau kita berjalan-jalan dulu sekitar Hotel seperti ketaman atau kamu mau berenang?" goda dokter Richard.


"Seru juga tuh berenang. Tapi aku tak membawa pakaian renang. Ya, sudah kita jalan-jalan saja. ujar Marina.


Marina terpaksa memakai pakaian ganti untuk besok pulang, karena dia tak membawa pakaian lain. Hanya lingerie dan juga gaun yang akan dipakai nanti malam.


Pakaian yang Marina kenakan sekarang bukanlah barang-barang branded yang dia selalu beli. Hanya pakaian yang dibeli di pasar. Tetapi tetap merasa nyaman saat dipakai.


"Ayo kita pergi!"ajak dokter Richard, Marina pun menganggukkan kepalanya.


Dokter Richard tampak menggandeng tangan Marina mesra, menuju taman yang berada di hotel. Dokter Richard mengajak Marina untuk duduk di kursi panjang yang berada di taman.


"Semoga kita bisa segera seperti mereka ya. Aku ingin sekali segera memiliki anak di pernikahan kita."ucapnya saat melihat pasangan keluarga yang terlihat begitu bahagia bersama anak-anak mereka.


Senyuman melengkung di sudut bibir dokter Richard. Dia bersyukur karena Marina pun sama hal dengannya. Yang menjalankan pernikahan ini dengan tulus. Marina benar-benar menjadikan masa lalunya menjadi sebuah pelajaran yang sangat berharga.


Hari mulai petang, matahari mulai terbenam. dokter Richard dan Marina memutuskan untuk kembali ke kamar mereka, untuk bersiap-siap makan malam. Dokter Richard menggandeng Marina kembali dengan mesra.


Hal yang tak terduga, Marina dipertemukan kembali dengan Jonas yang telah merusak hidupnya.


"Itu dia! iya aku yakin, itu dia!"ujar Marina membuat dokter Richard tampak bingung. Tak mengerti dengan apa yang Marina ucapkan.


"Dia siapa sayang? siapa yang kamu maksud?"Tanya Dokter Richard.


"Dia yang membuat aku hancur. Laki-laki itu. dia yang memaksa aku untuk melayani nafsunya, dia yang membuat hubunganku dengan Horison hancur dan dia juga mengambil semua barang-barang ku. Karena saat dia melempar aku ke jalan. Dia tak membawakan aku apa-apa."ungkap Marina


Sampai sampai suara Marina bergetar. Mendengar hal itu, dokter Richard tersulut api kemarahan, dia langsung mengejar Jonas alias Gibran


"Berhenti kau brengsek!"teriak dokter Richard.


Jonas alias Gibran membalikkan badannya dan kini bertatapan dengan dokter Richard.


"Siapa anda? saya tak mengenal anda?"tanya Jonas sinis.


"Iya memang benar. Anda tak mengenal saya dan saya pun tak mengenal anda. Karena yang mengenal anda adalah istri saya,"ucap Dokter Richard tegas. Membuat Jonas alias Gibran mengerutkan keningnya.


Matanya membulat sempurna saat melihat Marina.


"Kamu?"Jonas terkejut.


"Ya. Kenapa terkejut? Kau pikir aku sudah mati di jalanan?"sindir Marina.


Marina berteriak memanggil petugas keamanan di sana untuk menangkap Jonas Alias Gibran. Mengamankan jones.


"lepasin! brengsek!"teriak Jonas. dia tampak panik. saat kedua petugas keamanan memegang tangannya.


"Aku mohon, lepaskan aku! ucap jones.


Hancur sudah hidupnya, jika sampai dia masuk penjara. Bagaimana nasib perusahaan miliknya. Reputasinya akan buruk di mata umum.


"kau pantas mendapatkan ini! kau telah menghancurkan hidupku, kau telah mencuri semua milikku."ucap Marina Ketus.


"Aku akan mengembalikan semua barang-barang milikmu. Tapi aku mohon. tolong lepaskan aku! barang-barang kamu dulu telah aku lempar ke jalan. Aku tak mau ngambilnya,"ucap Jonas berbohong


Padahal pakaian dan tas branded milik Marina dia berikan pada wanitanya dan ponsel Marina dia jual.


"Oh ya? Memangnya kau mampu? Berapa harga tasku? tas itu harganya miliaran, semua barang milikku tidak murah."ucap Marina


Bersambung.....


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓🙏


JANGAN LUPA TEKAN, FAVORIT, LIKE, COMMENT, VOTE, DAN HADIAHNYA YA TRIMAKASIH 🙏💓


JANGAN LUPA MAMPIR KE KARYA EMAK YANG LAIN