
Di tempat lain terlihat Anastasia melakukan aktivitasnya seperti biasa. Tampak nyonya Tapasya dan Tuan Geraldine sedang asyik bermain dengan baby Marcello. Saat baby Marcello berada bersama nyonya Tapasya, dan tuan Geraldine, Bi narsih memilih untuk beberes rumah dan juga sesekali membantu anak buah Anastasia yang sedang bekerja di restoran, jika mereka membutuhkan bantuan dari Bi Narsih.
Keesokan harinya, acara pesta pemerintahan pun dilaksanakan di sebuah lapangan terbuka yang ada di kota Pematangsiantar. Lapangan yang begitu besar tempat biasa dilaksanakan event-event tertentu. Tampak Anastasia sudah sibuk memantau para anak buahnya untuk mempersiapkan menu makanan yang akan dihidangkan di acara pesta tersebut.
Dari raut wajah Anastasia terlihat Anastasia sudah sangat lelah, Ia pun terkadang mengabaikan baby Marcello karena kesibukannya untuk mempersiapkan menu makanan yang akan dihidangkan di acara pesta tersebut.
"Bagaimana, apa semuanya kira-kira sudah cukup memenuhi permintaan customer kita?" tanya Anastasia kepada salah satu anak buah yang sangat ia percaya.
"Sepertinya sudah Bu, jumlah yang diminta oleh ketua panitia pelaksana pesta ini sudah mencukupi, dan terlihat sudah kita lebihkan Lina luluh porsi. Siapa tahu mereka memiliki tamu tambahan." ucap anak buah Anastasia yang kebetulan bernama Nuri.
Anastasia menganggukkan kepalanya. "Bagus kalau begitu, Jangan biarkan Tamu undangan yang hadir kekurangan makanan, nanti perhitungannya bisa kita perhitungkan. Kalau memang mereka membutuhkan tambahan menu makanan." ucap Anastasia. Ia tidak ingin tamu yang diundang oleh ketua panitia pelaksana pesta, merasa kecewa dengan menu makanan yang kurang dihidangkan di sana. Sesuai dengan jumlah yang dipesan oleh Pak maringan selaku ketua pelaksana, Anastasia sengaja meminta anak buahnya untuk melebihkan makanan itu.
****
"Bagaimana kerjasama kamu dengan ketua panitia pelaksana pesta, sudah selesai dan dilaksanakan dan pembayarannya pun sudah rangkum, sesuai dengan janjimu kepada nak Horison kalau kamu akan segera kembali ke Jakarta. Mama dan Papa juga mengharapkan hal yang sama seperti Horison. Mama ingin kamu dan baby Marcello ikut mama pulang ke Jakarta. Biarkan Nuri yang menjalankan restoran milikmu ini. Sepertinya Nuri dan Narsih dapat dipercaya.
"Tidak Bu, Bi Narsih Sepertinya harus ikut ke Jakarta, untuk merawat baby Marcello. Karena sepertinya baby Marcello sangat cocok dengan Bi Narsih. Jadi tidak ada salahnya kalau Bi Narsih ikut juga tinggal bersama kita di Jakarta, membantu Anastasia merawat dan menjaga baby Marcello saat Anastasia sedang sibuk."
"Kalau itu menjadi keputusan kamu, Mama setuju saja, tapi apa mungkin Nuri mampu menjalankan restoran ini sendiri?"
"Tentunya tidak sendiri Mam, kan ada anak buahku yang lainnya, wakil Nuri juga sudah aku pilihkan. Jadi yang menjalankan usaha kuliner ini Nuri dan diwakilkan dengan ada seorang wanita yang selama ini juga sudah berjuang keras untuk mengembangkan usaha kuliner ini." ucap Anastasia yang dibalas anggukan dari nyonya Tapasya.
"Papa sih setuju saja, yang penting Putri dan cucu kita ikut pulang ke Jakarta. Setidaknya jika Papa pulang dari kantor ada suara tangis dan tawa baby Marcello yang membuat rasa lelah Papa menjadi seketika hilang." ucap Tuan Geraldine sambil langsung meraih baby Marcello ke pelukannya.
Tampak Anastasia mengembangkan senyumnya melihat ada raut kebahagiaan di wajah Tuan Geraldine dan nyonya Tapasya dengan kehadiran baby Marcelo. Walaupun awalnya mereka marah besar kepada Anastasia, karena Anastasia telah menyembunyikan rahasia besar ini.
Tapi dengan melihat raut wajah baby Marcello yang begitu tampan dan menggemaskan, amarah Tuan Geraldine dan nyonya tapasya seketika mereda. Cucu yang selama ini tidak mereka ketahui kehadirannya, membuat nyonya Tapasya dan Tuan Geraldine merasa bersalah terhadap cucunya.
Sehingga mereka pun ingin menebus kesalahan mereka dengan memberikan kasih sayang penuh terhadap baby Marcello, yang selama ini tidak ia dapatkan mulai dari kandungan hingga lahir dan berusia hampir 4 bulan.
Kini saatnya Tuan Geraldine dan Nyonya tapasya melakukan tugas mereka sebagai Grandmother dan juga Grandfather.
Bersambung.....
hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓🙏
JANGAN LUPA TEKAN, FAVORIT, LIKE, COMMENT, VOTE, DAN HADIAHNYA YA TRIMAKASIH 🙏💓
JANGAN LUPA MAMPIR KE KARYA EMAK YANG LAIN