CEO I LOVE YOU

CEO I LOVE YOU
BAB 74. RENCANA NYONYA CARLINA



Dokter Richard membaringkan tubuhnya di ranjang, dia sudah merasa segar. Karena dia sudah mandi lebih dulu. Tak butuh waktu lama kini dokter Richard sudah tertidur. Tak lama kemudian Marina pun ikut menyusul sang suami yang lebih dulu tidur.


Untungnya Putra mereka tak rewel, memberikan waktu untuk kedua orang tuanya beristirahat. Putranya lebih sering melek saat malam hari. Oleh karena itu, Mereka mencoba memanfaatkan waktu untuk istirahat.


Mulai besok Dokter Richard sudah mulai kembali bertugas sebagai seorang dokter psikiater di rumah sakit miliknya. Banyak pekerjaan yang harus dia kerjakan. Sehingga mau tak mau dia harus datang ke rumah sakit. Dia tak bisa meninggalkan Rumah Sakit.


Bukan hanya Dokter Richard dan Marina saja yang merasa bahagia, kebahagiaan juga datang pada pasangan Horison dan Anastasia. Usia kandungan Anastasia kini berusia empat bulan. lima bulan lagi buah hati mereka akan terlahir ke dunia. Menambah kebahagiaan di rumah tangga mereka.


Perut Anastasia sudah semakin terlihat. Horison terlihat sedang mencium perut sang istri sambil mengusap perut sang istri.


"Rasanya aku sudah tak sabar menanti mereka terlahir ke dunia. Semoga persalinan Kamu berjalan lancar. Kamu dan buah hati kita pun bisa terlahir, selamat sehat dan sempurna tanpa ada kekurangan satu apapun."ucap Horison dan di iyakan oleh Anastasia.


Kini Horison mengetahui, Bagaimana beratnya Anastasia menjalani hari-harinya saat hamil. Baby Marcello hidup sendiri tanpa dirinya dan kedua orang tua Anastasia. Membuat dirinya pun benar-benar merasa bersalah. Berulang kali Horison meminta maaf kepada Anastasia, walaupun Anastasia sudah mengatakan kalau dirinya memaafkan Horison.


Memberi nama buah hati mereka, jika perempuan ia akan memberi nama Arini, tapi jika dia laki-laki, ia akan memberi nama Abian. Hal itu membuat Anastasia tertawa geli melihat tingkah suaminya yang saat ini bucin terhadapnya.


"Sayang, tau tidak? kalau aku sekarang sangat bahagia. Lihatlah mama saja semakin betah dirumah, semenjak adanya baby Marcello. Padahal sebelumnya, mama lebih banyak menghabiskan waktu di luar bersama teman-teman sosialitanya.


Terkadang papa juga gerah, melihat mama pulang hingga malam, jika sudah ngumpul dengan teman temannya. Tapi sekarang lihat lah, mama tidak pernah kemana mana lagi, semenjak ada baby Marcello. Itu artinya baby Marcello dan kamu membawa kedamaian dan juga kebahagiaan di rumah ini." ucap Horison kepada istrinya sambil memberikan kecupan hangat di kening sang istri.


Di tempat lain, Tuan Thomson yang merupakan paman dari dokter Richard tampak emosi dan menghempaskan semua barang barang yang Di hadapannya. Setelah ia mengetahui dokter Richard sudah berhasil menguasai aset milik kedua orangtuanya yang di kuasai Tuan Thomson kala itu.


Dengan bantuan sang sahabat dan orang orang yang menaruh empati kepada Dokter Ricard. Akhirnya dokter Ricard berhasil merebut kembali yang menjadi haknya.


Ia sangat bersyukur, ternyata Alexa dan Christopher ternyata telah menyadari kesalahan mereka, yang mudah terhasut oleh Tuan Thomson dan juga Nyonya Carlina. Padahal selama ini Nyonya Carlina sudah berusaha agar Alexa dan Christopher tetap mendukung mereka.


Tapi setelah ditelusuri dan fakta yang mereka temukan, kalau harta kekayaan yang dinikmati oleh keluarga Tuan Thomson dan juga Nyonya Carlina merupakan milik Tuan Almarhum Tuan Carlos Antonio.


Sehingga Alexa dan juga Christoper, akhirnya semakin menjauh dari Tuan Thomson. Sungguh mereka tidak menyangka, paman kandung Dokter Richard sendiri mampu melakukan kecurangan yang begitu membuat dokter Richard begitu menderita selama ini, semenjak kepergian Ayah, ibu dan adiknya.


Saat ini Dokter Richard tengah berbahagia dengan kehadiran putranya baby Carles.Dan ia juga sudah memiliki wanita yang sangat ia cintai, yaitu istri tercinta Marina.


Mendengar kabar itu, Tuan Thomson dan nyonya Carlina, sudah seperti kebakaran jenggot. Membuat Nyonya Carlina juga ikut emosi, mendengar keterangan dari informan mereka.


Saat ini Tuan Thomson dan nyonya Carlina sudah tidak memiliki apa apa lagi, selain ruang sederhana pemberian dokter Richard secara cuma cuma, menghargai selaku mereka paman Dokter Richard. Bahkan mereka sudah terusir dari rumah utama Tuan Carlos Antonio, yang selama ini mereka tempati. Padahal rumah itu, milik Tuan Carlos Antonio.


Dan saat ini Dokter Richard menikmati semua yang telah hilang beberapa tahun yang lalu.


"Aku tidak akan membiarkan bocah ingusan itu yang menguasai semuanya, aku akan melakukan apapun untuk merebutnya kembali! Enak aja dia." pekik Nyonya Carlina berteriak di hadapan suaminya.


"Dari dulu sudah saya katakan, kamu harus hati hati, karna tidak semua anak buahmu berpihak kepadamu. Apa kamu tau, semua ini tidak luput dari bantuan para pengikut setia Carlos Antonio." ucap nyonya Carlina menyalahkan suaminya.


Ia benar benar tidak terima mereka kembali jatuh miskin, seperti dulu lagi. Nyonya Carlina merencanakan sesuatu, yang mampu membuat dokter Richard pasti akan merelakan memberikan hartanya kepada mereka.


"Aku memiliki rencana." ucap nyonya Carlina sambil menjitakan jadi tangannya, lalu berbisik kepada sang suami yang membuat suaminya menjadi semangat dan langsung menyetujui rencana jenius istrinya.


****


"Pa..., seperti Mama sangat merindukan cucu kita. Bagaimana kalau kita kerumah menantu kita? Soalnya Mama sangat merindukan cucu dan putri kita." ucap Nyonya Tapasya kepada Tuan Geraldine.


"Iya, Papa juga sangat merindukan cucu dan Putri kita." sahut Tuan Geraldine.


"Ya sudah, kalau begitu kita kesana saja nanti setelah Papa pulang dari kantor. Pasti cucuku juga sangat merindukan aku." ucap Nyonya Tapasya dalam sambungan telepon selulernya saat mengutarakan rasa rindunya kepada sang cucu kepada sang suami.


Ada kebahagiaan tersendiri di hati Nyonya Tapasya saat suaminya menyetujuinya, kalau mereka akan pergi ke rumah sang menantu, untuk bertemu dengan cucu, putri dan sang menantu. Yang tentunya Mereka juga pasti dirindukan oleh sang cucu dan juga putri mereka.


Apalagi Anastasia merupakan putri tunggal Mereka. membuat Nyonya Tapasya sulit sebenarnya berpisah dengan putrinya. Tapi apa boleh buat, sang putri sudah menikah. Sudah sewajarnya putrinya harus ikut tinggal bersama suaminya.


Apalagi walaupun Anastasia putri satu-satunya, Anastasia tidak ingin bermanja-manja. Ia wanita tangguh, gigih , mandiri. Sehingga ia mampu membahagiakan kedua orangtuanya. Dengan keberhasilannya mengelola restoran miliknya yang ia rintis dari nol.


Bersambung.....


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓🙏


JANGAN LUPA TEKAN, FAVORIT, LIKE, COMMENT, VOTE, DAN HADIAHNYA YA TRIMAKASIH 🙏💓


JANGAN LUPA MAMPIR KE KARYA EMAK YANG LAIN