
Jazztin bangun dari posisi duduknya dan melihat sekitar sekolah dari atas rooftop, setelah itu dia mengambil handphonenya dan juga earphonenya, Jazztin menyalakan music dan memasangkan earphone tersebut ke telinganya, beberapa jam kemudian pada saat matahari berada tepat di atas, tiba tiba saja pintu rooftop terbuka dan memperlihatkan Elina dan juga Rafael, setelah mengetahui dimana keberadaan Jazztin dari anak buahnya, Elina dan Rafael segera menuju ke tempat tersebut
Sesampainya di sana Elina dan Rafael di kejutkan dengan Jazztin yang sedang berjalan jalan di pinggiran rooftop dengan earphone yang masih berada di kedua telinganya, Elina dan Rafael berulang kali memanggil manggil namanya tetapi Jazztin sama sekali tidak meresponnya, dan sekali lagi Elina mencoba untuk memanggilnya, akhirnya berhasil itu yang dipikirkan Elina, dia berhasil membuat Jazztin menoleh ke arah Elina dan Rafael
Jazztin melepas earphonenya dan di saat dia ingin melangkah maju mendekati Elina dan Rafael kakinya terpeleset dan terjatuh, “ Jazztinnn ” teriak Elina dan berlari untuk mencoba menolong Jazztin, sementara itu Rafael, dia juga berlari untuk mencoba menolong Jazztin, dan di saat dia berlari Rafael berteriak “ Akilaaaaa ”, seketika seseorang dengan sayap datang dan menolong Jazztin yang sudah hampir sampai di atas tanah
Dan seseorang tersebut adalah Akila, setelah berhasil menangkap Jazztin, Akila membawa kembali Jazztin ke rooftop dan meletakkannya di sana, setelah meletakkannya Akila menutup kembali sayapnya, Jazztin tersenyum sebelum dia benar benar tidak sadarkan diri, Akila Elina dan Rafael terkejut karena Jazztin yang tiba tiba menutup matanya mulai berteriak memanggil namanya berulang kali dan akhirnya mereka pun membawa Jazztin ke rumah sakit
Sementara itu Jazztin yang berada dalam alam bawah sadarnya dan di saat dirinya membuka matanya dia melihat seorang perempuan di depannya, Jazztin pun tersenyum dan berkata “ Akhirnya aku bisa bertemu denganmu secara langsung ”, orang yang berada di depan Jazztin terkejut dan berkata “ Jadi… ”, “ Itu benar, aku memang sengaja melakukannya ” ujar Jazztin memotong perkataannya
“ Aku tau kau kan yang menyamar menjadi Bi Mirna waktu itu ” ujar Jazztin, Michel pun menjawab “ Itu memang aku, tapi kenapa kau bisa kepikiran cara seperti ini agar bisa bertemu denganku? ”, “ Memangnya jika aku memintanya, apakah kau akan mau bertemu denganku? Tidak kan ” ujar Jazztin, dan Michel hanya meresponnya dengan menganggukkan kepalanya dan senyuman tipis di wajahnya
“ Kau datang menjadi Bi Mirna di saat aku tau semuanya karena kau tidak ingin aku melakukan sesuatu yang tidak tidak dan semua yang di lakukan Akila selama ini tidak membuahkan hasil, kau ingin agar Akila bisa segera beristirahat dengan tenang, karena itulah kau menyamar menjadi Bi Mirna agar aku tidak membunuh diriku sendiri, dan kau kira setelah aku pergi dari sana, aku sudah tidak berpikiran tentang bunuh diri lagi, tetapi semua yang kau pikir salah kau melihat diriku jatuh dari gedung dan sekarang kau masuk ke dalam alam bawah sadarku untuk membujukku sekali lagi ” jelas Jazztin panjang lebar
Michel yang mendengar hal tersebut membulatkan matanya terkejut, “ Aku benar benar salah tentang dirimu Jazztin ” ujar Michel, “ Sekarang aku mengerti apa yang ingin Tuhan tunjukkan kepada Akila ” batinnya setelah dia mengucapkan kata kata kepada Jazztin