
“ Kamu tidak ingin menceritakanya padaku ” ujar Elina, Jazztin menggenggam tangan Elina dan menatap Elina dengan tatapan yang sulit diartikan, Jazztin menggelengkan kepala untuk memberitahukan kepada Elina bahwa dirinya tidak apa apa, Elina hanya menghembuskan nafasnya pasrah karena Jazztin tidak ingin memberitahukan apa yang dikatakan Nindy kepadanya
Sedangkan Akila sedang bertemu dengan Eliya disebuah café mereka berdua sepakat untuk datang kerumah sakit dimana Akila dulu dilarikan setelah tertembak, sebelum kerumah sakit tersebut Akila menelpon Elina untuk memberitahukannya, Elina yang mengetahui hal tersebut langsung pergi ke ruangan Jazztin untuk meminta izin
kepadanya agar Elina bisa pulang lebih awal dan sekalian untuk memberikan Elina cuti selama 1 bulan
Jazztin yang mendengar permintaan Elina terkejut, Jazztin bertanya alasannya tetapi Elina tidak mau memberitahukannya kepada Jazztin, akhirnya Jazztin pun mengizinkannya, setelah mendapatkan izin dari Jazztin Elina segera pergi dari kantor dan menuju ke tempat Akila dan Eliya, sesampainya di tempat tersebut Elina Akila dan Eliya pun masuk ke rumah sakit tersebut dan berbicara dengan resepsionis yang ada disana
Mereka bertiga meminta kepada resepsionis untuk memberitahukan dimana letak ruangan kepala rumah sakit, orang resepsionis tersebut tidak memberitahukannya kepada mereka bertiga, setelah berbicara cukup lama akhirnya orang resepsionis tersebut pun memberitahukan dimana letak ruangan kepala rumah sakit, mereka bertiga pun langsung pergi mencari letak ruangan kepala rumah sakit
Setelah menemukannya mereka mengetok pintu ruangan tersebut, setelah mendapatkan izin dari sang pemilik ruangan mereka bertiga pun langsung masuk ke ruangan tersebut, kepala rumah sakit tersebut bertanya kepada mereka bertiga ada keperluan apa hingga mereka bertiga secara langsung ingin bertemu dengan kepala rumah sakit, Akila pun menjelaskan apa yang mereka inginkan
Mereka ingin melihat berkas berkas lama tentang pasien yang pernah di rawat di rumah sakit tersebut, kepala rumah sakit tersebut meminta maaf kepada mereka bertiga karena tidak bisa melakukan apa yang mereka inginkan karena berkas berkas tersebut sangat privasi dan menyangkut dengan pasien yang pernah di rawat di rumah sakit
Mereka bertiga tidak semudah itu untuk menyerah mereka terus memohon kepada kepala rumah sakit, akhirnya kepala rumah sakit tersebut pun menyetujui permintaan mereka dengan syarat mereka tidak menyebarluaskan apa yang akan mereka lihat nanti, mereka bertiga pun mengiyakan syarat yang di berikan oleh kepala rumah sakit, mereka bertiga pun di antarkan oleh kepala rumah sakit ke tempat penyimpan berkas berkas rumah sakit
Sesampainya disana kepala rumah sakit bertanya kepada mereka “ Kalian ingin melihat berkas tahun berapa? ”, mereka bertiga kompak menjawab tahun 20**, kepala rumah sakit tersebut pun menunjukkan rak dimana dokumen tahun tersebut tertata, setelah memberitahukannya kepada mereka bertiga kepala rumah sakit tersebut pun pergi
dari ruangan tersebut, mereka bertiga segera mencari cari informasi tenatng kematian Akila, di salah satu dokumen
Sedangkan disisi lain Jazztin melihat jam di tangannya, setelah melihatnya dia segera membereskan meja kerjanya dan segera pergi dari kantor untuk bertemu dengan seseorang, sesampainya di tempat pertemuannya dengan seseorang, “ Tidak usah banyak basa basi segera tunjukkan apa yang ingin kamu tunjukkan ” ujar Jazztin setelah
sampai ke tempat pertemuan