99 Day'S

99 Day'S
Elina mencari cari keberadaan seorang dokter



Setelah Akila dan Elina pergi melewati pintu café ada seseorang yang menelpon Eliya


“ Hmm ” ujar Eliya berdehem setelah mengangkat telpon tersebut


“ Sudah bertemu dengannya? ” tanya seseorang diseberang sana


“ Sudah ” ujar Eliya


“ Kita bertemu ditempat biasa, ada yang ingin aku bicarakan ” ujar Eliya


“ Baiklah ” ujar seseorang tersebut


Eliya pun pergi dari tempat tersebut dan pergi ketempat biasanya dia bertemu dengan seseorang yang menelponnya, sementara itu Akila memilih untuk berjalan jalan di taman, hari pun muali gelap dan Akila  memutuskan untuk pulang ke apartement sesampainya disana dia sudah melihat Jazztin, dia pun bertanya kepada Jazztin dan mereka pun berbicara, disaat Akila melihat jam dia terkejut karena waktu sudah menunjukkan pukul 7 malam dan Akila bergegas menyiapkan makan malam.


Sedangkan Jazztin dia sedang membersihkan badannya dikamar, tak selang beberapa lama Jazztin pun turun dan makan malam bersama Akila, di pagi hari seperti biasa Akila menyaipkan sarapan untuk Jazztin, setelah selesai sarapan Jazztin pergi kekantor sesampainya disana dia bertanya kepada salah satu karyawan “apakah Elina sudah datang kekantor? ” karyawan tersebut menjawab “ belum ”, Jazztin pun langsung pergi ke ruangannya dan menunggu Elina disana.


Setelah lama menunggu Elina yang tak kunjung datang, Jazztin pun menghubunginya


In The Call


“ Elina kamu dimana?, cepat datang keruangan saya sekarang ” ujar Jazztin


“ Oh maaf Jazztin, sepertinya beberapa hari ini aku gak akan kekantor, untuk berkas berkasnya akan ada seseorang yang mengantarnya ” ujar Elina


“ Tapi ke… ” ucapan Jazztin yang dipotong oleh Elina


“ Udah dulu ya, nanti akan aku hubungi lagi ” ujar Elina menutup panggilannya


Setelah panggilan tersebut berakhir ada seseorang yang mengetuk pintu ruangan Jazztin, ternyata orang tersebut adalah suruhan Elina untuk mengantarkan berkas berkas penting ke ruangan Jazztin.


Elina langsung pergi bergegas ketempat dokter tersebut, sesampainya disana Elina kehilangan dokter tersebut, sudah beberapa kali Elina kehilangan jejak dokter tersebut, karena kesal terus terussan kehilangannya dia menyuruh anak buahnya untuk membawa dokter tersebut bertemu dengannya setelah menemukannya, sudah 5


jam Elina terus mencari keberadaan dokter tersebut


Dan tiba tiba saja salah satu anak buahnya menelpon dan berkata bahwa dokter tersebut pergi keluar kota, setelah mendengar hal tersebut Elina menyuruh anak buahnya untuk mengikuti kemana perginya dokter tersebut, setelah susah payah mencari dokter tersebut akhirnya Elina bisa bertemu dengan dokter tersebut.


“ Pak maaf, apakah benar nama bapak Suryana? ” tanya Elina


“ Benar, ada apa ya? ”


“ Kita cari tempat yang nyaman dulu setelah itu saya akan bicara tujuan saya bertemu dengan bapak ” ujar Elina


Mereka pun mencari café terdekat disana, setelah menemukannya mereka langsung kesana dan berbicara di café tersebut


“ Mohon maaf pak, selama bapak menjadi dokter apakah ada nama pasien Akila Adellissya yang bapak tangani? ” tanya Elina


“ Akila Adellissya? ” ujar pak Suryana bingung


“ Ohh Akila, pasien yang di dalam tubuhnya banyak mengandung obat berbahaya ” ujar pak Suryana


“ Apa? Apa maksud bapak? ” ujar Elina terkejut dengan perkataan pak Suryana


“ Tunggu tunggu pak Akila yang saya maksud yang ini ” ujar Elina menunjukkan Foto Akila


“ Iya ini Akila yang saya maksudkan tadi ” ujar pak Suryana