
“ Jadi maksudmu bahwa orang itu hanya bisa hidup sementara di dunia ini karena tugas dari Tuhan dan akan pergi setelah tugasnya selesai ” ujar Nindy
“ Yaps, benar sekali ” ujar orang tersebut
“ Kamu harus membantunya menyelesaikan tugasnya ” ujar Nindy dengan smirknya
“ Lalu bagaimana dengan yang satu ini, kau tetap ingin membunuhnya atau membiarkannya ” tanya orang tersebut
“ Mana mungkin aku membiarkannya ” ujar Nindy dengan smirk diwajahnya
Falshback Off
Sesampainya dirumah sakit Elina langsung dibawa keruang operasi untuk mengeluarkan peluru yang ada di dadanya, 4 jam pun berlalu dokter yang menangani Elina keluar dan berbicara dengan Rafael Jazztin dan juga Akila
“ Siapa keluarga pasian? ” tanya dokter tersebut
“ Saya dok, saya kakaknya ” ujar Rafael
“ Peluru sudah berhasil dikeluarkan tetapi… ” ujar dokter tersebut
“ Tapi kenapa dok? ” tanya Akila
“ Pasien masih dalam keadaan kritis ” ujar Dokter tersebut
Disaat dokter tersebut berbica dengan Rafael Jazztin dan Akila, seorang suster yang berada diruangan Elina berteriak teriak memanggil dokter, suster tersebut pun keluar dan menemui dokter tersebut
“ Dok, detak jantung pasien melemah ” ujar suster tersebut sesaat setelah sampai didepan dokter tersebut
Dokter tersebut tergesa gesa masuk kedalam ruangan tersebut, Rafael Jazztin dan Akila mulai khawatir, Akila memutuskan untuk menemui utusan Tuhan yang selama ini memandu tugasnya, Akila pergi dari rumah sakit tersebut dengan mengendap ngendap agar Jazztin dan Rafael tidak menyadarinya
Setekah Akila menemukan tempat yang sepi dia membuka sayapnya dan terbang keawan untuk menemui utusan Tuhan tersebut, setelah sesampainya diatas awan tersebut Akila menutup sayapnya dan memanggil manggil utusan Tuhan tersebut, setelah beberapa kali Akila memanggilnya, akhirnya utusan Tuhan tersebut datang kehadapan Akila
Utusan Tuhan tersebut bingung kenapa Akila memanggilnya dia pun berbicara dengan Akila
“ Bisakah kamu membantuku? ” tanya Akila
“ Membantu apa? ” tanya utusan Tuhan tersebut
“ Elina sedang kritis dan sekarang detak jantungnya melemah, aku mohon bantu aku supaya aku bisa berbicara dengannya dialam bawah sadarnya ” ujar Akila
“ Aku akan meminta izin kepada Tuhan terlebih dahulu, Tuhan mengizinkannya atau tidak, jangan pernah membantahnya, mengerti ” ujar utusan Tuhan tersebut
“ Aku mengeti ” ujar Akila
Setelah Akila mengatakan hal tersebut utusan Tuhan itupun pergi menemui Tuhan untuk meminta izin agar Akila bisa berbicara dengan Elina dibawah alam sadar Elina, Akila menunggu disana, setelah beberapa detik menunggu akhirnya utusan Tuhan tersebut pun kembali, dan mengatakan kepada Akila
“ Tuhan mengizinkanmu Akila ” ujar utusan Tuhan tersebut
“ Terima kasih dan juga Terima kasih Tuhan ” ujar Akila
Utusan Tuhan tersebut hanya mengangguk dan tersenyum ke Akila sebagai jawabannya, Akila memejamkan matanya dan fokus untuk menuju kealam bawah sadarnya Elina
Akila sudah berada dialam bawah sadar Elina, dia melihat Elina yang sedang memandangi dan sesekali menghirup aroma bunga bunga yang ada didepannya, Akila pun memanggilnya, Elina yang mendengar namanya dipanggil langsung menoleh untuk melihat siapa yang memanggilnya, Elina terkejut melihat Akila disana dengan mengenakan dress putih
“ Akila ” ujar Elina
“ Iya, ini aku ” ujar Akila
“ Kenapa kamu bisa ada disini? Bukannya kamu sedang berada disana bersama kakak dan Jazztin ” ujar Elina
“ Apa kamu lupa Elina? aku sudah tidak ada dan aku bisa datang kesini karena izin dari Tuhan ” ujar Akila
“ Aku melupakannya, hehehe ” ujarnya dengan cengengesan
“ Apakah kamu ingin pergi dari sana? ” tanya Akila dengan serius