99 Day'S

99 Day'S
Idihhh, kepo amat lho



“ Akila ” ujar orang tersebut sedikit membentak


Akila yang mendengar tersebut hanya terpelonjak kaget dengan bentakkan orang tersebut


“ Kamu tau apa yang sudah kamu lakukan ” ujar orang tersebut


“ Akila kamu tidak berhak ikut campur soal kematian dan kehidupan orang lain, aku memberimu tugas untuk menjaga dan membantu Jazztin, bukan mencampuri urusan kematian orang lain, kamu mengerti ” tambah orang tersebut


“ Tapi aku tidak bisa melihat saja, seorang nenek yang akan tertabrak mobil, aku tidak bisa tinggal diam ” ujar Akila


“ Tapi kamu harus sadar Akila, siapa dirimu sekarang kamu harus sadar ” ujar orang tersebut


“ Aku mengerti, tidak usah memberitahu pun aku juga sudah mengerti ” ujar Akila


Setelah mengatakan perkataan tersebut Akila pun langsung pergi dari situ dan kembali lagi ke dunia, Akila pun membuka matanya dan dia melihat sekeliling tempat dan dia menyadari bahwa dia sudah berada di dekat café tempat perjajnjiannya dengan Elina, Akila pun langsung masuk kedalam café tersebut dan manik matanya mencari


keberadaan Elina, Elina yang menyadari hal tersebut pun langsung memanggil nama Akila sambil melambaikan tangannya ke Akila.


Akila yang mendengar namanya dipanggil pun langsung menoleh dan menemukan Elina di sana, Akila pun datang menghampiri meja Elina,


“ Maaf telat, sudah lama menunggu ” ujar Akila sesampainya di meja Elina


“ Tidak juga ” ujar Elina


“ Kamu tidak sibuk? ” tanya Akila


“ Hmmm, sebenarnya sibuk sih, gara gara Jazztin beberapa hari ini aku lembur terus ” ujar Elina


“ Wahhh, Jazztin memang benar benar ya ” kesal Akila


“ Udah lah, mau pesan apa? ” tanya Elina


“ Samain aja sama kamu ” ujar Akila


“ Baiklah ” ujar Elina


“ Mbak ” ujar Eina memanggil pelayan sambil mengangkat tangannya


“ Iya, mau pesan apa? ” tanya pelayannya


“ Flavoured soda 2 sama Mochinya 2 ” ujar Elina


“ Baiklah, silahkan menunggu, pesanan anda akan segera kami antarkan ” ujar pelayan tersebut


In the call


“ Hallo ” ujar Elina


“ Yakkk, kamu dimana? ” ujar Jazztin


“ Aku sedang makan siang, kenapa? ” ujar Elina


“ Sama siapa? ” tanya Jazztin


“ Idihhh, kepo amat lho ” ujar Elina sambil menutup telpon tersebut


End the call


Setelah menutup panggilan tersebut Elina dan Akila pun menyambung pembicaraan mereka, disela sela pembicaraan lagi lagi Jazztin menelpon Elina


In the call


“ Apa lagi? ” tanya Elina


“ Cepet balik ke kantor sekarang, cepat ” ujar Jazztin dari seberang sana


“ 1 jam lagi, aku akan balik ke kantor, ok ” ujar Elina


“ Tidak tidak sekarang juga balik ” ujar Jazztin


“ Kenapa sih? Kan jam makan siangnya belum selesai ” ujar Elina


Setelah berdebat cukup lama akhirnya Elina pun langsung kembali ke kantor


“ Mbak minta bonya? ” ujar Elina ke pelayan tersebut


“ Baik mbak ” ujar pelayan tersebut


Tidak lama kemudian pelayanpun tiba dengan membawa bonnya, Elina pun membayarnya


“ Maafkan aku, aku harus kembali ke kantor tiba tiba saja ada meeting mendadak ” ujar Elina


“ Iya, tidak apa apa ” ujar Akila


Setelah mendengar jawaban Akila, Elina pun langsung pergi dari tempat tersebut, Akila pun juga langsung meninggalkan tempat tersebut, Akila memutuskan untuk pergi ke suatu tempat