99 Day'S

99 Day'S
Dia laki laki atau perempuan?



“ Ohh Akila, pasien yang di dalam tubuhnya banyak mengandung obat berbahaya ” ujar pak Suryana


“ Apa? Apa maksud bapak? ” ujar Elina terkejut dengan perkataan pak Suryana


“ Tunggu tunggu pak Akila yang saya maksud yang ini ” ujar Elina menunjukkan Foto Akila


“ Iya ini Akila yang saya maksudkan tadi ” ujar pak Suryana


“ Coba bapak ceritakan segalanya ” ujar Elina


“ 3 tahun yang lalu ada seorang pasien yang di dalam tubuhnya banyak mengandung obat berbahaya, dia hampir saja mati, tapi tuhan berkehendak lain dia masih diberi kesempatan untuk hidup akan tetapi tubuhnya sangatlah lemah, saya terus mencoba untuk menyembuhkannya disaat saya hampir berhasil ada seseorang yang menghampiri saya dan meminta saya untuk memberikan sebuah obat ke pasien Akila tersebut dan jika saya tidak mau melakukannya nyawa keluarga saya menjadi taruhannya” jelas pak Suryana


“ Dan bapak ngelakuinnya ” tanya Elina memastikan


“ Maafkan saya, saya benar benar minta maaf, saya tidak punya pilihan lain selain melakukan apa yang dia perintahkan ” ujar pak Suryana memohon permaaffan dari Elina


" Sudah saya duga " gumam Elina


" Apakah bapak ingat seseorang tersebut? " tanya seseorang tersebut


" Seingat bapak dia tinggi, kurus, dan juga memiliki bekas luka dibagian bawah telinganya, tapi bekas luka tersebut tidak terlalu besar nyaris tidak kelihatan " jelas pak Suryana


" Dia laki laki atau perempuan pak? " tanya Elina


" Saya tidak tau nak, karena dia memakai topi, masker, dan hoodie berwana hitam pada saat itu, dan disaat itu juga lampu ditempat pertumannya juga mati " jelas pak Suryana


Setelah selesai berbicara dengan pak Suryana Elina langsung pergi ke apartement yang sudah dia pesan sebelumnya


Sementara Akila dia mencoba mencari orang yang pernah merawatnya dirumah sakit waktu itu, dan saat dia meminta keterangan dari satu per satu perawat tersebut dia tidak menemukan apa apa dan tiba tiba saja ada seseorang yang menelponnya


In The Call


“ Ada apa? ” tanya Akila setelah mengangkat panggilan tersebut


“ Bisakah kamu ke kantorku sekarang ” ujar Jazztin


“ Memangnya ada apa? ” tanya Akila


“ Tolonglah aku menyelesaikan dokumen ini, Elina sedang ada diluar kota, dan dokumen ini harus selesai 5 jam lagi, karna dibutuhkan untuk rapat, kamu bisa kan? Aku mohon bantu ya ” ujar Jazztin memohon


" Bagaimana dengan karyawan yang lain? " tanya Akila


" Aku ga bisa memberikan pekerjaan kepada karyawanku apalagi ini dokumen yang sangat penting " ujar Jazztin


" Lalu kenapa kamu memintaku mengerjakannya " ujar Akila


" Karna aku yakin kamu pasti bisa membantuku menyelesaikannya kamu kan pintar " ujar Jazztin


" Jadi aku mohon, bantu ya " ujar Jazztin


“ Baiklah akan aku bantu ” ujar Akila


Setelah panggilan tersebut berakhir Akila langsung menuju ke kantor Jazztin, sementara Jazztin dia kelihatan sangat senang dengan Akila yang akan datang ke kantornya, sebenarnya Jazztin berbohong ke Akila, dia mengatakan hal tersebut agar dia bisa dekat dengan Akila tapi tentang dokumen yang menumpuk itu memang benar.